Franchise horor Five Nights at Freddy’s akan kembali berlanjut lewat film ketiganya. Kabar terbaru menyebutkan bahwa proses produksi akan dimulai tahun ini dan naskahnya kini sedang dikerjakan oleh David Robert Mitchell, sosok di balik film horor terkenal It Follows.
Informasi tersebut diungkapkan oleh Skeet Ulrich saat menghadiri acara Sinister Creature Con. Aktor tersebut mengaku bahwa ia dan Matthew Lillard akan memiliki keterlibatan yang cukup besar dalam film ketiga.
Kehadiran David Robert Mitchell menjadi perhatian tersendiri bagi para penggemar. Pasalnya, dua film sebelumnya ditulis oleh Scott Cawthon dan sama-sama mendapat banyak kritik dari para kritikus.
Meski demikian, hal tersebut tidak menghalangi kesuksesan franchise Five Nights at Freddy’s di box office. Film-filmnya justru berhasil meraih keuntungan besar dengan biaya produksi yang relatif kecil.
David Robert Mitchell dikenal lewat film It Follows dan Under the Silver Lake. Dalam berbagai wawancara, ia sering membicarakan inspirasi yang berasal dari mimpi buruk masa kecil, film horor klasik, dan logika mimpi. Namun hingga saat ini belum diketahui apakah Mitchell memang merupakan penggemar Five Nights at Freddy’s atau tidak.
Keterlibatannya dalam proyek ini pun memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian orang menduga bahwa proyek tersebut hanyalah pekerjaan biasa bagi sang penulis. Namun ada juga yang percaya bahwa ia memiliki ketertarikan terhadap dunia Five Nights at Freddy’s.
Terlepas dari alasan di balik keterlibatannya, kehadiran Mitchell memunculkan harapan baru bagi para penggemar. Banyak yang berharap film ketiga bisa menghadirkan kualitas cerita yang lebih baik dibanding dua pendahulunya.
Five Nights at Freddy’s film tentang apa?
Five Nights at Freddy’s sendiri merupakan adaptasi dari video game horor populer yang memiliki basis penggemar besar. Kisahnya berpusat pada seorang penjaga keamanan bernama Mike yang menerima pekerjaan malam di sebuah pusat hiburan keluarga yang sudah ditinggalkan.
Karakter tersebut diperankan oleh Josh Hutcherson. Tugas sederhana yang awalnya tampak biasa berubah menjadi mimpi buruk ketika ia menyadari bahwa empat maskot animatronik di tempat tersebut ternyata hidup.
Makhluk-makhluk tersebut akan membunuh siapa saja yang masih berada di sana setelah tengah malam. Situasi itulah yang menjadi inti kengerian dalam film tersebut.
Film pertama Five Nights at Freddy’s disutradarai Emma Tammi dan dirilis bertepatan dengan musim Halloween. Film itu langsung mencetak pembukaan fantastis dengan pendapatan mencapai 80 juta dolar AS.
Kesuksesan tersebut menjadi semakin mengejutkan karena filmnya dirilis secara bersamaan di bioskop dan platform streaming Peacock. Antusiasme penonton muda berusia di bawah 25 tahun menjadi salah satu faktor utama keberhasilannya.
Sekuel Five Nights at Freddy’s raih pendapatan tinggi
Sekuel yang hadir pada 2025 juga tidak berhasil memikat para kritikus. Film tersebut bahkan hanya memperoleh nilai 13 persen di Rotten Tomatoes.
Namun respons negatif itu ternyata tidak berdampak pada pendapatan. Film kedua tetap berhasil mengumpulkan sekitar 236 juta dolar AS di seluruh dunia dengan anggaran produksi yang hanya mencapai 35 juta dolar AS.
Strategi seperti ini memang sudah menjadi ciri khas Blumhouse. Studio tersebut dikenal mampu memproduksi film horor dengan biaya minim tetapi menghasilkan keuntungan besar di box office.
Kini perhatian para penggemar mulai tertuju pada film ketiga. Dengan hadirnya David Robert Mitchell sebagai penulis, banyak yang penasaran apakah franchise ini akan mengalami perubahan besar dari segi cerita.
Apalagi nama Mitchell sudah identik dengan film-film horor yang memiliki atmosfer kuat dan pendekatan yang berbeda. Hal tersebut membuat ekspektasi terhadap Five Nights at Freddy’s 3 semakin meningkat.
Belum banyak detail yang diungkap mengenai alur cerita maupun jadwal perilisannya. Namun dengan proses penulisan yang sedang berlangsung, petualangan baru di dunia animatronik mematikan itu tampaknya akan segera dimulai.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, film ketiga ini bisa menjadi babak baru yang menarik bagi franchise Five Nights at Freddy’s. Kehadiran penulis It Follows pun memberi secercah harapan bahwa film selanjutnya mungkin akan menawarkan sesuatu yang berbeda.
Baca Juga
-
Hidden Gem Sarapan di Tangerang! Wajib Coba Nikmatnya Katupek Pitalah di Bopet Nan Katuju
-
Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai
-
Sinopsis Ray Gunn, Detektif Swasta Bongkar Konspirasi Besar Kota Futuristik
-
Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP
-
Ghost in The Cell Menang Best Picture di Fantastic Fest 2026, Siap Tayang di Bioskop Amerika Serikat
Artikel Terkait
-
Wandance Live Action Tayang 27 November 2026, JO &TEAM Jadi Pemeran Utama
-
Cuplikan Film Digger Rilis, Tom Cruise Suguhkan Penampilan Eksentrik!
-
Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru
-
Review Your Fault: London, Kisah Menarik tentang Ego Remaja dan Kedewasaan
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
Entertainment
-
Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya
-
Anime Shin Oishinbo Ungkap Tiga Pengisi Suara Utama Jelang Tayang 2027
-
Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!
-
Didukung Kai EXO, Atlet Ini Tepati Janjinya Raih Emas Asian Games 2026
-
Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra
Terkini
-
Senja yang Meminjam Fajar
-
Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!
-
Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?
-
Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'