“Apa yang kau lihat bukanlah segalanya.”
Pernah dengar kalimat itu? Kalimat di atas merupakan salah satu kutipan yang saya ambil dari drama Korea (drakor) The Art of Sarah. Pernyataan tersebut rasanya sangat cocok untuk menggambarkan cerita-cerita yang membuat penonton tidak bisa begitu saja percaya pada apa yang ditampilkan di layar. Apa yang awalnya terlihat sederhana bisa berubah menjadi jauh lebih rumit ketika satu per satu rahasia mulai terungkap.
Drama dengan alur yang penuh dengan rahasia, kebohongan, manipulasi, hingga permainan psikologis kadang memang bikin penonton mikir berat dan menebak-nebak jalan ceritanya. Saya merasa drama semacam ini memiliki daya tarik tersendiri, bahkan bikin betah nonton karena terus dibuat penasaran. Kalau Sobat Yoursay juga menyukai drakor dengan kisah penuh intrik dan manipulasi, berikut lima judul yang bisa masuk daftar tontonanmu.
1. Pyramid Game: Manipulasi Sosial Berkedok Permainan di Lingkungan Sekolah
Pyramid Game bercerita tentang Song Soo-ji (Bona), siswi baru di kelas 2-5 SMA Putri Baekyeon yang harus menghadapi sebuah permainan kejam bernama Pyramid Game. Setiap bulan, para siswa melakukan voting untuk menentukan peringkat teman sekelas, dan mereka yang berada di peringkat F otomatis menjadi sasaran perundungan.
Setelah dirinya dan Myeong Ja-eun (Ryu Da-in) menjadi korban, Soo-ji berusaha menghentikan permainan tersebut meski harus berhadapan dengan Baek Ha-rin (Jang Da-ah), siswi berpengaruh yang diam-diam mengendalikan sistem itu.
Sebagai pengendali permainan dari balik layar, Baek Ha-rin digambarkan sebagai sosok yang manipulatif. Melalui permainan piramida yang dia buat, Ha-rin memengaruhi teman-teman sekelasnya untuk merundung siswi yang berada di peringkat F, bahkan membuat perundungan tersebut seolah menjadi sesuatu yang wajar.
Posisinya sebagai pewaris Baekyeon Group semakin membuat siswa lain enggan melawannya. Namun, Soo-ji menjadi salah satu siswi yang berani menentang permainan tersebut dan menghadapi Baek Ha-rin secara langsung dengan berbagai cara.
2. Anna: Dari Kebohongan Kecil hingga Pencurian Identitas
Berulang kali gagal dan diperlakukan secara tidak adil membuat Lee Yoo-mi (Bae Suzy) tumbuh menjadi gadis yang penuh luka batin dan keputusasaan. Hal itu kemudian memuncak ketika ia melihat hidup atasan di tempatnya bekerja, yaitu Hyun-joo atau Lee Anna (Jung Eun-chae) hidup bergelimang harta dan memiliki banyak privilege yang tak pernah ia rasakan.
Rasa iri membuat Yoo-mi melakukan hal yang sangat nekat: mencuri identitas Lee Anna dan membangun kehidupan baru. Dengan identitas tersebut, Yoo-mi berhasil mendapatkan pekerjaan bergengsi, memasuki lingkungan elite, hingga menikah dengan seorang pria berpengaruh.
Kehidupan Yoo-mi di drama ini digambarkan penuh dengan kepalsuan. Berbagai kebohongan terus ia ucapkan demi menutupi kebohongan lainnya. Ia bahkan juga memanipulasi dokumen untuk mendukung kebohongannya. Intrik di drama semakin memuncak ketika Yoo-mi harus berhadapan dengan pemilik identitas asli dan suaminya sendiri yang ternyata sama-sama manipulatif dan kejam.
3. The Art of Sarah: Gemerlap Kemewahan yang Penuh dengan Kepalsuan
Bercerita tentang Sarah Kim (Shin Hye-sun), pemilik butik tas mewah dengan merek Boudoir yang memiliki identitas misterius. Penemuan jasad seorang wanita di sebuah selokan dengan identitasnya kemudian membuka satu demi satu rahasia yang selama ini tersembunyi dengan begitu rapi.
Berbeda dari dua drama sebelumnya, The Art of Sarah ini lebih bikin penonton pusing. Selain karena karakter Sarah Kim yang manipulatif dan membangun kemewahannya melalui kebohongan, kita juga dibuat berpikir tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Sarah Kim, mengapa ditemukan mayat dengan identitasnya, hingga siapa Sarah Kim sebenarnya.
4. Dear X: Jeratan Dingin Gadis Sosiopat yang Mempermainkan Emosi Manusia
Baek Ah-jin (Kim Yoo-jung), aktris terkenal yang terlihat anggun dan sempurna di hadapan publik, tetapi menyimpan masa lalu penuh trauma. Tumbuh dalam keluarga abusif membuat Ah-jin berkembang menjadi sosok cerdas, ambisius, dan manipulatif.
Di balik citra baik yang ia bangun, Ah-jin pandai memanfaatkan kelemahan dan perasaan orang lain untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, bahkan menyingkirkan siapa pun yang dianggap menghalangi jalannya. Ia dikelilingi Yoon Jun-seo (Kim Young-dae) dan Kim Jae-oh (Kim Do-hoon), dua sosok yang memiliki keterikatan kuat dengannya dan perlahan terjebak dalam hubungan yang dipenuhi obsesi, ketergantungan, serta manipulasi emosional.
5. Mousetrap: Teror Digital yang Menghapus Eksistensi dan Identitas Korban
Meskipun sama-sama tentang pencurian identitas, Mousetrap terasa lebih ektrem daripada drama Anna yang saya rekomendasikan sebelumnya. Di drama ini, pelaku bukan hanya mencuri identitas korban, tapi juga membuat korban kehilangan seluruh eksistensi dan kehidupan pribadinya. Nama, aset, sidik jari, hingga wajahnya semua dihapus dan dicuri secara sistematis oleh pelaku. Teror manipulasi modern ini akhirnya membuat korban kehilangan identitas dirinya di dunia nyata.
Mousetrap bukan drama yang ringan. Bahkan menurut saya, drama ini jauh lebih berat daripada empat drama sebelumnya. Sejak episode awal, kita sudah disuguhkan dengan suasana mencekam dan penuh ketegangan ketika Mun-jae (Ryu Jun-yeol) tiba-tiba kehilangan akses penggunaan identitasnya sendiri. Perasaan bingung, kacau, marah, takut tergambar begitu jelas melalui ekspresi dan sorot mata Ryu Jun-yeol. Beberapa episode awal, alurnya mungkin terasa membingungkan, tapi kalau menonton sampai akhir, kita bisa lebih memahami ceritanya. Tentunya, ada banyak plot twist juga di drama ini.
6. The Manipulated: Saat Hukum dan Keadilan Ada di Tangan Sang Manipulator
Kehidupan Park Tae-jung (Ji Chang-wook) yang tenang seketika berubah drastis ketika ia dijebak dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang tidak pernah ia lakukan. Dengan bukti yang telah dimanipulasi secara sempurna, Tae-jung divonis penjara seumur hidup.
Dalang di balik masalah yang menimpa Tae-jung ini adalah An Yo-han (Doh Kyung-soo), CEO perusahaan keamanan IT yang jenius namun sosiopat. Namun, perusahaan keamanan yang ia miliki rupanya hanya kedok. Ia sebenarnya menerima pesanan dari klien-klien elit, seperti konglomerat, pejabat, dan menteri untuk menutupi kejahatan pembunuhan yang mereka lakukan. Dengan menggunakan kecerdasan dan teknologi canggihnya, Yo-han merekayasa tempat kejadian perkara (TKP) serta memalsukan bukti.
Sementara Tae-jung bisa dibilang ketiban sial karena dipilih oleh Yo-han secara acak untuk menjadi korban yang menggantikan kilennya untuk menerima hukuman. Dari sinilah dimulai permainan manipulasi yang kejam, sekaligus perjalanan balas dendam yang perlahan mengubah Tae-jung menjadi sesuatu yang bahkan ia sendiri tidak kenali.
Enam drama di atas semuanya memiliki kisah yang penuh dengan intrik dan manipulasi. Setiap episode kita dibuat tegang dan penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Dari semua judul yang saya sebutkan, mana yang paling bikin Sobat Yoursay penasaran? Jangan lupa masukin watchlist, ya!
Baca Juga
-
Saat Hidup Terasa Melelahkan, 5 Lagu Ini Jadi Pengingat untuk Berhenti Sejenak
-
Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan
-
Konten Edukasi Finansial: Menambah Wawasan atau Malah Bikin Cemas?
-
Saat Kekuatan Super Bertemu dengan Masalah Finansial: Dilema Kocak Lee Jun-ho di Drama Cashero
-
Kirain Murah, Ternyata Cuma Pemancing: Prank Harga di Etalase Marketplace
Artikel Terkait
Entertainment
-
Aktor Lovely Runner Song Ji Ho Akan Menikah Oktober Ini Usai Pacaran Lama
-
Sinopsis Hide and Seek, Drama Jepang Dibintangi Fukushi Sota dan Shida Sara
-
Fan Exhibition T.O.P Dibatalkan Usai Jumlah Reservasi Jauh di Bawah Target
-
Sinopsis Fated Master and Disciple, Dracin Ju Jing Yi dan Zhang Yun Long
-
The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap
Terkini
-
Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika
-
Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal
-
Sonobudoyo, Museum yang Menyimpan Jejak Panjang Kebudayaan Jawa
-
Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini
-
Ulasan Film Sunshine, Bedah Isu Aborsi dan Kriminalisasi Reproduksi