Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan yang menyeret nama salah satu rapper populer. Song Min-ho, atau yang lebih akrab disapa Mino WINNER, secara resmi dikonfirmasi harus mengulang kembali kewajiban wajib militernya.
Pengumuman mengejutkan ini disampaikan langsung oleh pihak Administrasi Tenaga Kerja Militer Korea Selatan (MMA) pada 16 Oktober 2026 kemarin. Keputusan tegas ini diambil setelah proses hukum terkait pelanggaran kedisiplinan yang dilakukan oleh sang idola selama masa tugasnya dinyatakan telah selesai dan berkekuatan hukum tetap.
Kasus ini tentu saja langsung mengejutkan publik, terutama para Inner Circle (sebutan penggemar WINNER) dan pencinta musik K-Pop global. Pasalnya, Mino sebelumnya diketahui sudah menyelesaikan masa tugas pelayanan publiknya pada Desember 2024 lalu.
Namun, investigasi mendalam yang dilakukan oleh pihak otoritas militer justru menemukan adanya pelanggaran serius yang dilakukan oleh pelantun lagu "Really Really" tersebut selama masa pengabdiannya, sehingga status wamil sebelumnya dibatalkan demi hukum.
Kronologi Kelalaian Tugas dan Vonis Pengadilan
Mino WINNER awalnya mulai menjalankan tugas wajib militer sebagai petugas pelayanan sosial sejak Maret 2023 di salah satu fasilitas kesejahteraan warga di kawasan Mapo-gu, Seoul. Tugas alternatif ini diberikan kepadanya karena pertimbangan kondisi kesehatan pribadinya.
Namun, berdasarkan data absensi yang diperiksa oleh kejaksaan, pria berusia 33 tahun ini terbukti melakukan pelanggaran berat dengan absen tanpa izin atau mangkir selama 102 hari dari total keseluruhan sekitar 430 hari masa kerjanya. Jumlah ketidakhadiran tersebut dinilai sangat tidak wajar karena mencakup hampir seperempat dari total masa pengabdiannya.
Karena tindakan lalai tersebut, kasus Mino akhirnya dibawa ke meja hijau atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer. Pada sidang putusan yang digelar di Pengadilan Distrik Barat Seoul tanggal 1 Oktober 2026, hakim menjatuhkan vonis hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama 2 tahun kepada Mino.
Beruntung bagi Mino, hakim memberikan keringanan hukuman masa percobaan karena sang artis mengakui kesalahannya, menunjukkan penyesalan mendalam, dan memiliki riwayat kesehatan tertentu. Keputusan ini menjadi bersifat final dan inkrah setelah pihak Mino memilih untuk tidak mengajukan banding dalam batas waktu tujuh hari setelah sidang.
Prosedur Wamil Ulang yang Harus Dijalani
Akibat vonis bersalah yang diterimanya, status wamil Mino yang dijalani sebelumnya tidak dianggap penuh oleh negara. Pihak Administrasi Tenaga Kerja Militer (MMA) menegaskan bahwa Mino secara hukum diwajibkan untuk "mengganti" atau mengulang sisa masa tugas wamilnya. Durasi wamil tambahan ini akan dihitung berdasarkan 102 hari yang telah ia tinggalkan dengan sengaja di masa lalu.
Seorang pejabat resmi dari MMA menyatakan bahwa saat ini pihak berwenang sedang meninjau secara menyeluruh mengenai waktu pelaksanaan serta lokasi instansi penugasan baru untuk Mino. Pihak militer akan segera mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada Song Min-ho setelah semua prosedur administrasi selesai diproses.
Permintaan Maaf Lewat Surat Tulisan Tangan
Menyusul kehebohan kasus hukumnya, Mino akhirnya membuka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya pada 9 Oktober lalu. Ini menjadi unggahan pertamanya setelah ia sempat vakum cukup lama dari aktivitas media sosial sejak awal masuk wamil.
Lewat surat tulisan tangan yang tulus, ia mengungkapkan penyesalan mendalam karena telah memberikan contoh yang buruk kepada publik.
"Saya menundukkan kepala untuk meminta maaf karena telah menyebabkan kekhawatiran bagi banyak orang," tulis Mino dalam suratnya.
Ia juga menambahkan rasa penyesalannya kepada para tentara muda yang sedang mengabdi dengan jujur serta kepada fans setianya. Mino berjanji tidak akan melarikan diri dari konsekuensi hukum yang ada dan berkomitmen untuk menjalani sisa kewajiban militernya dengan penuh tanggung jawab hingga selesai.
Baca Juga
-
Sinopsis Summer Vacation: Romansa Jinyoung GOT7 dan Cho Yi-hyun, Tayang 26 Oktober
-
Sacrifice: Gaya Narsis Artis Hollywood yang Berujung Disandera Sekte
-
Bayar Pajak tapi Luput Bansos: Sampai Kapan Kelas Menengah Dipaksa Makan Tabungan?
-
Kritik Karhutla di Panggung Musik: Peduli Bumi atau Peduli Reputasi?
-
Matinya Rasa Empati: Saat Uang Darurat Bencana Masuk ke Kantong Pribadi
Artikel Terkait
-
Bukan Wajib Militer, Negara Justru Lebih Butuh Hacker dan Praktisi IT Buat Jadi 'Komcad'
-
Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan
-
Buat Kaget! Hoshi SEVENTEEN Alami Cedera Lutut saat Ikuti Wajib Militer
-
SEVENTEEN Akan Hiatus untuk Wajib Militer, Sisa 5 Member yang Tetap Aktif
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
Entertainment
-
Sinopsis Summer Vacation: Romansa Jinyoung GOT7 dan Cho Yi-hyun, Tayang 26 Oktober
-
Mulai Syuting, Arin dan Yoon Chan Young Bintangi Film Bongcheon-dong Ghost
-
Kaiju Decode Bagikan Trailer Proyek Baru The Ring of Aidara, Tayang 2027
-
Sinopsis The Trap, Kisah Penulis yang Menjebak Pembunuh Adiknya
-
Sinopsis Jyotei, Drama Jepang Dibintangi Saito Nagisa dan Nakamura Kaito
Terkini
-
Jangan Tunggu Ditegur Negara Tetangga: Karhutla Butuh Keseriusan Pemerintah
-
Korban Tak Sekadar Angka, Jangan Tunggu Terkena Musibah untuk Mulai Peduli
-
Ulasan Bapak Paling Jujur: Lucu, Tajam, dan Penuh dengan Pesan Kehangatan
-
Kabut Asap Menggila, PM Malaysia Anwar Ibrahim Minta ASEAN Turun Tangan Urus Karhutla RI
-
Bukan Hanya Konsol! Xbox Siapkan Family of Devices lewat Project Helix