Sekar Anindyah Lamase | Fitri Suciati
Sung Hanbin ZeroBaseOne (X/sunghanbin_twt)
Fitri Suciati

Sung Hanbin akhirnya resmi menyapa para penggemar sebagai penyanyi solo. Member boy group ZeroBaseOne tersebut baru-baru ini merilis mini album pertamanya bertajuk ‘Dead: Alive’ pada Senin (12/10/2026). Sekaligus membagikan video musik untuk lagu utama ‘Undead’ melalui unggahan di kanal YouTube resmi THEL1VE.

Tampil sebagai member pertama ZeroBaseOne yang menapaki karier sebagai penyanyi solo, idola kelahiran tahun 2001 satu tersebut justru menunjukkan image dan sisi yang lebih gelap dan dewasa dibandingkan dengan konsep group yang lebih cerah dan berjiwa muda.

Terdiri dari 8 buah lagu di dalamnya, mini album ‘Dead: Alive’ membahas tentang proses menghadapi rasa takut dan mendobrak batasan diri untuk menemukan versi terbaru dalam diri seseorang.

Seperti pada lagu utama ‘Undead’ yang membahas tentang ketangguhan diri seseorang yang telah disakiti berkali-kali dan terpuruk dalam hidupnya. Namun, tak memilih untuk menyerah. Justru menjadikan rasa sakit dan keterpurukan itu sebagai energi atau semangat untuk bangkit dan hidup kembali.

Sesuai dengan judul lagunya, ‘Undead’ merupakan deklarasi diri untuk tak mudah menyerah dan dihancurkan oleh luka dan kegagalan sekalipun.

Dibawakan dengan iringan riff gitar yang powerful, serta vokal menggelegar ala Sung Hanbin, dengan ketukan drum yang intens. Lagu ini tak hanya menyampaikan pesan kebangkitan yang kuat. Namun, juga menyoroti sisi paling menonjol dari sang idola, yakni performance atau penampilan panggung yang kuat sebagai ciri khas utama.

Melalui debut solonya kali ini, Sung Hanbin benar-benar ingin menjadi contoh yang baik tak hanya untuk para penggemar. Tetapi, juga para member ZeroBaseOne yang lain untuk mengikuti jejaknya dalam menjalani aktivitas individu di masa depan.

Sementara itu, lagu ‘Undead’ berpusat pada rasa penerimaan diri yang kuat atas rasa sakit yang pernah dialami. Rasa kehilangan jati diri yang begitu kuat sebelumnya, perlahan terkikis menjadi semangat dan motivasi untuk bangkit dan hidup kembali. Bahkan ketika tubuh dan jiwanya telah terluka berkali-kali.

Dari awal lagu liriknya-liriknya menyerukan tentang seseorang yang mungkin terlihat begitu rapuh dan mudah dihancurkan dalam keadaan dirinya yang sudah terluka dan terpuruk. Namun, justru prasangka itu menjadi asumsi yang salah besar, karena meski terluka keinginan untuk tetap hidup dan lahir kembali menjadi versi terbaru yang tak pernah disadari oleh orang lain justru muncul begitu kuat.

Seperti pada bagian chorus lagu, yang terasa begitu powerful dan penuh energi lewat rangkaian liriknya yang membakar semangat, seperti, “Menembus api/ Kupeluk dirimu, mesk tajam dan keras adanya/ Jangan pernah menoleh ke belakang/ Tidak, aku takkan pernah menoleh ke belakang/”

Dilanjutkan dengan lirik, “Menembus api/ Aku bangkit dari abu yang hitam pekat/ Hidup kembali/”

Lebih menarik lagi, lagu ini menyajikan bagian chorus dengan rangkaian lirik yang berbeda-beda. Namun, mengandung pesan yang sama. Yakni, tak mudah menyerah dan akan terus bangkit kembali atau hidup kembali dari kematian sesuai dengan judul lagunya.

Menutup lagu, lirik penuh harapan disampaikan dengan penuh motivasi. Bahwa di ujung kegelapan yang kusut sekalipun, akan ada secercah cahaya rapuh yang menyelinap masuk untuk menyelamatkanmu.

Dari sesuatu yang terasa begitu tipis dan sedikit itu, jika terus dipupuk dengan semangat dan keberanian yang kuat maka cahaya itu akan semakin membesar dan terang dan menjadi sumber kekuatanmu untuk hidup kembali.

Melalui debut solonya kali ini, Sung Hanbin sukses menampilkan image yang kuat dan menonjolkan segala aspek diri yang ia miliki. Seolah lahir kembali menjadi sosok baru yang penuh semangat, sang idola juga menyampaikan pesan keberanian untuk bangkit dari luka dan kegagalan lewat lagu debut solo ‘Undead.’