Sekar Anindyah Lamase | Anggia Khofifah P
The Bloodthirsty Bride Devours the King (X/en_dolphin0702)
Anggia Khofifah P

Kabar gembira bagi penggemar manga fantasi romantis. Manga The Bloodthirsty Bride Devours the King atau Chi ni Ueta Hanayome wa O o Kurau karya Shiki dan ilustrator Yu Shinonome dipastikan mendapatkan adaptasi anime televisi. Pengumuman tersebut disampaikan melalui situs resmi yang baru dibuka pada Senin (2/11), dengan jadwal penayangan yang direncanakan berlangsung pada 2027.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, pihak produksi turut memperkenalkan visual utama dan tagline yang menggambarkan hubungan kedua karakter utamanya. Kalimat tersebut bermakna, "Saling melahap berdasarkan naluri. Apakah perasaan ini cinta atau racun?" Tagline itu memberikan gambaran mengenai kisah fantasi romantis gelap yang akan menjadi inti cerita anime ini.

Mengusung tema forbidden dark romantic fantasy, ceritanya berlatar dunia yang tengah dilanda peperangan. Tokoh utamanya adalah Kate, seorang putri sekaligus pendeta perempuan yang memiliki kekuatan vampir. Demi melindungi tanah airnya dari ancaman musuh, ia memutuskan mengambil kekuatan dari leluhur pertama vampir atau Vampire Progenitor.

Namun, Kate menyadari bahwa kekuatan tersebut belum cukup untuk menjamin keselamatan kerajaannya dalam jangka panjang. Ia kemudian mengajukan pernikahan kontrak kepada Luka, raja dari negara terkuat di benua tersebut. Kate menawarkan kekuatan vampir yang dimilikinya sebagai imbalan atas perlindungan bagi tanah airnya.

Sayangnya, pernikahan politik tersebut tidak berjalan mudah. Luka dikenal sebagai penguasa yang sangat kuat, tetapi ia juga membenci vampir. Sikap dingin dan penolakannya terhadap makhluk tersebut membuat hubungan mereka dipenuhi ketegangan sejak awal.

Situasi semakin rumit ketika keduanya menjalani malam pertama sebagai pasangan suami istri. Aroma darah Luka membangkitkan naluri vampir Kate yang selama ini tersembunyi. Kekuatan dan insting tersebut mulai memengaruhi hubungan mereka, menciptakan ikatan berbahaya yang sulit dikendalikan.

Seiring berjalannya cerita, Kate dan Luka harus menghadapi batas antara kewajiban, naluri, serta perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka.

Untuk pengerjaan adaptasi anime, Mariko Iwazaki dipercaya sebagai sutradara yang akan memimpin produksi bersama IMAGICA Infos dan Imageworks Studio. Menariknya, Shiki selaku penulis cerita asli juga terlibat langsung dalam proyek ini dengan bertanggung jawab atas penulisan naskah serial anime.

Sementara itu, perusahaan en-dolphin bertugas memproduksi proyek tersebut. Taeko Miura akan menangani pengarahan suara di studio RD, sedangkan komposisi musik dipercayakan kepada Kujira Yumemi. Komposer tersebut sebelumnya terlibat dalam sejumlah anime, termasuk As a Reincarnated Aristocrat, I'll Use My Appraisal Skill dan Chillin' in Another World With Level 2 Super Cheat Powers. Kazuya Takahashi juga tercatat sebagai pengawas produksi.

Meskipun jadwal penayangan pada 2027 telah diumumkan, pihak produksi belum mengungkapkan daftar pengisi suara, stasiun televisi yang akan menayangkannya, maupun tanggal dan musim penayangan secara lebih spesifik. Informasi mengenai detail tersebut masih perlu menunggu pengumuman resmi berikutnya.

Sebagai informasi, manga The Bloodthirsty Bride Devours the King merupakan karya orisinal dari Shiki dan Yu Shinonome yang diterbitkan melalui tim editorial en-dolphin. Manga ini tersedia dalam format bab individual maupun volume digital di sejumlah layanan Jepang, termasuk honto dan MechaComic. Bab ke-29 serta volume keempatnya telah dirilis pada Oktober 2026.

Hingga kini, belum ada informasi mengenai distributor resmi yang akan menghadirkan manga tersebut untuk pembaca di wilayah Barat. Dengan premis pernikahan kontrak yang dipadukan dengan konflik vampir, politik, dan romansa terlarang, adaptasi anime ini menjadi salah satu judul yang menarik untuk dinantikan pada 2027.