Siluet di Plasa Barat Senayan (Angga)
Foto ini saya ambil saat mengunjungi acara vintage Indonesia Greaser Party 2015 di Plasa Barat Senayan, Sabtu (11/4/2015) lalu. Selain booth-booth-nya yang unik, para pengunjung juga banyak yang berpakaian unik.
Saat saya melihat lain, terlihat pemandangan yang indah di atas langit Jakarta. Matahari yang sedang menuju peraduan memancarkan sinar jingga ke seluruh arah. Menghasilkan siluet yang romantis di senja itu.
Dikirim oleh Angga Pradipta, Jakarta
Anda memiliki foto atau cerita menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
Artikel Terkait
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
Foto
-
Lari dan Nikmati Alam Bebas di Situ Gunung, Sukabumi
-
Viral Lewat Tiktok, 10 Potret Jebung yang Kini Jadi Penyanyi Idola
-
Romantis Banget! Ini Dia 10 Potret Pernikahan Sarah Gibson dan Diska Resha
-
7 Selebgram dengan Gaya Colorful, Tampil Percaya Diri dengan Penuh Warna
-
Indahnya Melihat Sunset di Pantai Walakiri Sumba
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong