HIngar bingar perhelatan Piala Dunia FIFA edisi tahun 2022 di Qatar telah menyelesaikan matchday kedua untuk masing-masing grup. Berbagai pencapaian pun telah didapatkan oleh para kontestan.
Selain pencapaian positif, sebuah hal yang wajar jika sebuah tim mendapatkan hasil negatif dalam pagelaran. Tak terkecuali di gelaran Piala Dunia kali ini.
Disadur dari laman fifa, tiga negara, yakni Prancis, Brazil dan Portugal telah mengamankan tiket untuk melaju ke babak 16 besar. Sementara negara-negara lainnya masih harus berjibaku untuk bisa mendapatkan 13 tiket yang tersisa.
BACA JUGA: Nekat Masuk Lapangan, Suporter Ini Lari-lari Bawa Bendera LGBT saat Laga Portugal vs Uruguay
Meski demikian, hingga usainya matchday kedua perhelatan, sudah ada 2 negara yang dipastikan gagal untuk melanjutkan pertarungan mereka di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut. Sudah tahu negara mana saja? Kita bahas bersama yuk!
1. Qatar
Seperti yang telah banyak diprediksi, tuan rumah Qatar menjadi negara pertama yang harus angkat koper dari gelaran Piala Dunia 2022. Meskipun bermain di kandang sendiri, Qatar yang tergabung di grup A bersama dengan Belanda, Ekuador dan Senegal, tak mampu memberikan banyak warna di gelaran Piala Dunia 2022.
Kelolosan Qatar yang melalui jalur "gratisan" karena berstatus sebagai tuan rumah, disinyalir menjadi alasan utama tersingkirnya Qatar dari persaingan grup, meski baru memainkan dua laga.
Hal ini ada benarnya, karena sepanjang sejarah Piala Dunia, Qatar sama sekali tak pernah mampu menapak putaran final melalui jalur reguler. Langkah Qatar di perhelatan kali ini terhenti setelah sang tuan rumah menelan kekalahan dua kali beruntun, ketika melawan Ekuador dengan skor 0-2, dan Senegal dengan skor 1-3.
2. Kanada.
Berstatus sebagai pemuncak klasemen dalam kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 zona Concacaf (Amerika Utara-Tengah), Kanada justru tampil mengecewakan di gelaran yang sesungguhnya. Kanada yang pada akhirnya mampu kembali tampil di putaran final Piala Dunia selepas terakhir kali mereka lakukan di tahun 1986, tak mampu berbuat banyak di grup F yang ditempatinya bersama dengan Kroasia, Maroko dan Belgia.
BACA JUGA: Kecuali Iran dan Australia, Wakil Asia Kembali Terjungkal di Matchday ke-2 Piala Dunia 2022
Dalam dua kali laga pertama babak penyisihan grup, Kanada harus menelan dua kali kekalahan melalui kaki Belgia dengan skor 1-0 dan Kroasia yang membekap mereka dengan skor telak 1-4. Hasil minor ini membuat Kanada dipastikan terlempar dari persaingan meskipun masih menyisakan satu kali laga melawan Maroko di laga pamungkas.
Itulah 2 negara yang telah dipastikan terhenti langkahnya di babak penyisihan grup Piala Dunia 2022. Dengan 13 tiket babak 16 besar yang tersisa, kini kita tinggal menantikan matchday ketiga yang akan menjadi penentu dan kunci lolos atau tidaknya para kontestan ke fase knock out gelaran.
Baca Juga
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
Artikel Terkait
-
Berkat Gol Casemiro, Brazil Memastikan Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Misi Berat Amerika Serikat di World Cup Lawan Iran: Menang atau Pulang Kampung
-
Aturan Offside di Piala Dunia 2022 Qatar
-
7 Istilah dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Tahu, Simak Yuk!
-
Profil Zakaria Aboukhlal, Pemain Maroko yang Pandai Mengaji dan Rutin Jadi Imam
Hobi
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!