Pertandingan kedua timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2022 grup A berakhir dengan kemenangan telak bagi tim tamu. Menjalani laga di Kuala Lumpur Football Stadium yang menjadi markas bagi Brunei Darussalam, timnas Indonesia tampil menggila dengan melesakkan tujuh gol tanpa balas.
BACA JUGA: Shin Tae-yong Bentuk Pemain Lapis Kedua Timnas Indonesia? Iwan Bule Bereaksi
Uniknya, tujuh gol yang bersarang ke gawang Brunei, dilesakkan oleh tujuh pemain yang berbeda. Kali ini, kita bahas bersama yuk, data dan fakta usia para pemain yang mencetak gol dalam laga melawan Brunei Darussalam.
1. Syahrian Abimanyu.
Gol pertama bagi timnas Indonesia dilesakkan oleh Syahrian Abimanyu. Mendapatkan sodoran umpan dari Ilija Spasojevic, sang Putera Arjuna menembakkan bola dengan menggunakan kaki kiri yang gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Brunei Darussalam. Berdasarkan data dari laman transfermarkt.com, Syahrian lahir pada 25 April 1999, sehingga saat ini pemain yang pernah memperkuat JDT tersebut berusia 23 tahun.
2. Dendy Sulistyawan.
Melalui skrimit yang terjadi di depan gawang Brunei, Dendy Sulistyawan berhasil mencetak gol kedua timnas Indonesia pada laga melawan Brunei. Pemain yang kini memperkuat Bhayangkara FC tersebut tercatat lahir pada 12 Oktober 1996, sehingga saat ini sang penyerang berusia 26 tahun.
BACA JUGA: Hasil Lawan Thailand Jadi Gambaran Layak Tidaknya Timnas Indonesia ke Final Piala AFF 2022
3. Egy Maulana Vikri.
Pemain yang kini merumput di liga Eropa tersebut mencetak gol ketiga timnas Indonesia pada menit ke 59 setelah menerima umpan matang dari Edo Febriansyah dari sisi kiri permainan timnas Indonesia. Egy Maulana Vikri tercatat lahir pada tanggal 7 Juli 2000, sehingga tahun ini masih berusia 22 tahun.
4. Ilija Spasojevic.
Tak berselang lama dari gol yang dicetak oleh Egy Maulana Vikri, Ilija Spasojevic mencetak gol keempat bagi skuat Garuda setelah menerima umpan manis dari Kapten Asnawi Mangkualam Bahar. Dari laman transfermarkt.com, pemain yang kini memperkuat Bali United tersebut lahir pada 11 September 1987 dan saat ini berusia 35 tahun. Sekadar informasi, Spaso merupakan pemain tertua yang diangkut oleh coach Shin di skuat Piala AFF 2022 kali ini.
5. Ramadhan Sananta.
Seolah tak ingin kalah kualitas dengan penyerang tua, penyerang muda Ramadhan Sananta yang lahir pada tanggal 27 November 2002 juga unjuk gigi dengan menyumbangkan satu golnya pada menit ke 68. Dengan demikian, usia sang pemain saat ini adalah 20 tahun dan terpaut sekitar 15 tahun dengan Ilija Spasojevic yang menjadi pencetak gol tertua di laga melawan Brunei Darussalam.
BACA JUGA: Kaleidoskop 2022: Mandalika Punya Pesona, Pentaskan Balap Motor Kelas Dunia di Kawasan Kuta Praya Nusa Tenggara Barat
6. Mark Klok.
Pemain tengah andalan Persib Bandung, Mark Klok kembali mencetak gol di laga melawan Brunei Darussalam. Pemain yang menjadi tulang punggung timnas di era kepelatihan coach Shin Tae Yong ini mencetak gol pada menit ke 86 melalui sontekan manis memanfaatkan umpan Yakob Sayuri. Berdasarkan data dari laman transfermarkt.com, Mark Klok saat ini berusia 29, dan lahir pada 20 April 1993.
7. Yakob Sayuri.
Setelah dua kali membantu rekan setim menciptakan gol, Yakob Sayuri kini yang menutup pesta kemenangan timnas Indonesia. Memanfaatkan umpan dari Edo Febriansyah, tandukan keras Yakob Sayuri bersarang dengan telak ke gawang Brunei Darussalam. Pemain PSM Makassar ini mencetak gol perdananya bagi timnas Indonesia pada usia ke 25 tahun, karena dalam catatan transfermarkt.com, pemain yang kini memperkuat PSM Makassar tersebut lahir pada 22 September 1997.
Itulah usia tujuh pemain yang mencetak gol bagi timnas Indonesia. Tak hanya pemain tua saja yang bisa, pemain muda pun mampu menciptakan gol bagi skuat Garuda.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan