PERODUA Malaysia Masters 2023 akan menggelar babak perempat final di Arena Axiata, Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (26/5/2023). Dari total 23 wakil Indonesia yang dikirim ke turnamen Super 500 ini, hanya enam yang berhasil tembus sampai ke perempat final. Namun, semua sektor masih punya wakil dan bahkan ganda putra masih punya dua pasangan yang siap buru tiket ke semifinal.
Dua wakil Indonesia dipastikan menghadapi wakil Korea Selatan. Ada Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari yang harus berjuang melawan Seo Seung Jae/Chae Yu Jung pasca empat kali kekalahan beruntun dalam turnamen sebelumnya. Sedangkan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadanti kembali bertemu Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong untuk ketiga kalinya dengan keunggulan head to head 2-0 bagi ganda putri Indonesia.
Sering jadi 'musuh' bebuyutan, dua wakil ganda putra Indonesia bakal melakoni laga kontra unggulan Malaysia. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin akan menantang sang juara dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik setelah tertinggal head to head 1-5. Sedangkan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Man Wei Chong/Kai Wun Tee akan bertemu untuk kedua kalinya setelah Singapura Open 2022.
Laga berat dipastikan bakal dihadapi tunggal putri andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Bertemu wakil China, Wang Zhiyi untuk kali keempat, Jorji kalah catatan head to head 1-2. Bahkan dalam pertemuan sebelumnya di Singapura Open 2022, Jorji dipaksa menyerah dalam dua gim dengan skor yang cukup sengit.
Setelah andalan pertama dan kedua Indonesia kandas, asa tunggal putra bertumpu pada Christian Adinata. Di babak perempat final nanti, Adinata akan melakoni laga perdana kontra Srikanth Kidambi dari India. Meski secara peringkat jauh berbeda, tapi performa Adinata beberapa waktu terakhir cukup meyakinkan untuk memberi perlawanan sengit bagi Kidambi.
Babak perempat final sendiri akan disiarkan mulai pukul 08.00 WIB untuk sesi pertama dan pukul 14.00 untuk sesi kedua. Laga hari ini juga akan disiarkan live di INews TV dan YouTube BWF TV.
Jadwal laga wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2023
Court 1
- Gregoria Mariska Tunjung vs Wang Zhiyi (China)
- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia)
Court 2
- Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari vs Seo Seung Jae/Chae Yu Jung (Korea Selatan)
- Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan vs Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia)
Court 3
-Christian Adinata vs Srikanth Kidambi (India)
- Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadanti vs Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong (Korea Selatan)
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z
-
Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!
-
Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z
-
Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan
-
Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan
Artikel Terkait
-
Malaysia Masters 2023: Tunggal Putra dan Tunggal Putri Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Malaysia Masters 2023: Semifinal Super 500 Pertama untuk Christian Adinata
-
Malaysia Masters 2023: Kalahkan Mantan Pemain Terbaik Dunia, Christian Adinata Ungkap Kunci Kemenangannya
-
Hebat! Christian Adinata Kandaskan Eks Nomor 1 Dunia, Melaju Semifinal Malaysia Masters 2023
-
Malaysia Masters 2023: Taklukkan Wakil China, Gregoria ke Semifinal!
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?