Garuda Indonesia akhirnya harus menerima kekalahan dari juara dunia Argentina. FIFA Matchday antara Indonesia vs Argentina yang berlangsung semalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mengharuskan Indonesia kalah dengan skor 0-2 atas Argentina.
Argentina melalui Lenadro Parades dan Christian Romero berhasil mengumpulkan masing-masing satu gol yang mengantarkan kemenangan pada pertandingan malam itu.
Walaupun menerima kekalahan, akan tetapi masyarakat Indonesia tidak lantas sedih, karena yang dihadapi semalam adalah juara dunia dengan pemain-pemain terbaik walau Messi tidak hadir di tengah-tengah Timnas Argentina itu.
Dari segi level seperti mental, skill, postur pastinya Timnas Argentina jauh di atas rata-rata Timnas Indonesia. Dengan perbedaan level yang tinggi itu, Indonesia sudah sangat baik mampu mengimbangi permainan lawan semalam.
Salah satu yang membuat masyarakat Indonesia bangga ialah momen Asnawi Mangkualam mentekel Alejandro Garnacho untuk melindungi gawang timnas yang kini menjadi topik hangat di media sosial.
Asnawi terlihat berusaha keras mempertahankan sisi kanan dari serangan-serangan lawan, terlebih saat Alejandro Garnacho bermain di babak kedua.
Terlihat pemain Argentina itu tampak kesulitan menghadapi Asnawi, bahkan saat Garnacho hendak melakukan serangan, Asnawi berhasil mentekel serangan pemain Argentina itu yang kini menjadi trending di media sosial.
Salah satu komentar yang sering muncul dari netizen ialah perihal Messi yang tak datang lantaran takut dengan tekel dari kapten Timnas Indonesia itu.
Messi diketahui tidak ikut bermain semalam lantaran harus beristirahat sebelim dirinya bergabung di Inter Miami. Tak ayal absennya Messi di laga semalam sempat membuat masyarakat Indonesia kecewa.
Akun Twitter @sosmedkeras membagikan momen Asnawi mentekel Garnacho semalam.
"Messi takut sama asnawi jadi ga dateng," komen akun @crum***
"Pantes messi gak mau datang krna takut kepala nya benjol di sleding asnawi wkwkwk" tulis akun @Akun***
"Pemain mahal kelas dunia di kasarin, untung messi gak maen...Cedera rungkat," ujar akun @rahc***
"Ternyta ini alesan sebenernya messi ga dateng," komentar akun @kant***
"Messi ketar-ketir takut dikantongin asnawi," sambung akun @soos***
"Cuma tekel sekali netijen indonesia hebohnya minta ampun, padahal statistik indonesia kalah jauh," nyinyir akun @23yh***
Pertandingan Indonesia vs Argentina masih menjadi trending topik yang hangat dibicarakan di media sosial.
Baca Juga
-
Sinopsis Trinity, Serial tentang Ancaman Nuklir dan Konspirasi Global
-
Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi
-
Netflix Umumkan Tanggal Tayang Blue Eye Samurai Season 2, Simak Sinopsisnya
-
Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?
-
3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap
Artikel Terkait
-
Kalah Normal dari Argentina, Publik Desak Perpanjangan Kontrak Shin Tae Yong, Beri Waktu Tambahan!
-
Pertahanan Timnas Indonesia Cukup Solid, Asnawi Jadi Bintang Lawan Argentina, Ramalan Bupati Garut Gagal
-
Shin Tae-yong Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia Lawan Argentina: Terima Kasih Sudah Bekerja Keras
-
Timnas Indonesia Kalah Usai Lawan Argentina, Jokowi: Kerja Keras Pemain Kita Ini Luar Biasa
-
Wonderkid Manchester United Dibuat Tak Berdaya, Warganet Sebut Asnawi Mangkualam Layak di Liga Inggris
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Novel Tanah Para Bandit: Ketika Penegak Hukum Justru Terlibat Kejahatan
-
Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru
-
Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS
-
Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?
-
Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil