Match day terakhir grup D perhelatan Piala Asia U-17 diwarnai dengan sebuah pertandingan yang menarik. Raksasa Asia dari Timur, Jepang yang berhadapan dengan India yang merupakan wakil dari Asia Selatan, memanen 12 gol dalam satu pertandingan saja.
Iya, tak salah fakta, pada pertandingan penutup fase grup di putaran final Piala Asia U-17 yang kini berlangsung di Thailand tersebut, Jepang dan India memainkan sebuah pertandingan yang berhiaskan 12 gol, di mana pada akhir laga, Jepang menang dengan skor fantastis 8-4 dari sang lawan.
Disadur dari laman the-afc.com, parade panen gol kedua kesebelasan ini sudah dimulai pada menit ke 13. Pemain Jepang, Kawamura mencetak gol pembuka dan membawa Samurai Biru unggul dari sang lawan. Menjelang turun minum, Jepang kembali mencetak dua gol melalui Nawata pada menit ke 41 dan 45. Alhasil, Jepang pun menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.
Memasuki babak kedua, India yang berusaha bangkit memperkecil kedudukan menjadi 3-1 pada menit ke 47 melalui mukul. Namun sayangnya, Jepang yang lebih digdaya langsung mencetak dua gol tambahan ada menit ke 52 dan 54 melalui Nagano dan Mochizuki dan merubah skor menjadi 5-1
India kembali bangkit. Melalui serangan-serangan sporadis, tim Asia Selatan tersebut berhasil mencuri dua gol melalui Meitei pada menit ke 62, dan gol bunuh diri dari Miyagawa pada menit ke 69 sekaligus merubah skor menjadi 5-3. Aksi berbalas gol antara Jepang dan India belum berakhir. Jepang yang tampil kesetanan, berhasil menambah gol pada menit ke 74 melalui Nakajima, dan dibalas oleh India pada menit ke 79 melalui Korou.
Ketika kedudukan berada di posisi 6-4, Jepang kembali menyentak dengan dua gol terakhir. Adalah Yamaguchi dan Sugiura yang mencetak gol pada menit ke 90+6 dan 90+8, melengkapi panen gol kedua kesebelasan menjadi dua belas gol pada pertandingan tersebut, sekaligus mengunci kemenangan 8-4 Jepang atas India.
Pertandingan ini kemungkinan besar menjadi salah satu pertandingan dengan jumlah gol terbanyak di ajang Piala Asia U-17 edisi kali ini. Pasalnya, sejauh ini belum ada pertandingan lain yang menyentuh jumlah gol lebih dari 10. Sebelumnya, rekor pertandingan dengan gol terbanyak terjadi pada match day kedua lalu, ketika China dan Australia bertemu di fase penyisihan grup B. Pada pertandingan tersebut, China harus mengakui kekalahan mereka dari Australia dengan skor telak 3-5.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Keseruan AVC Challenge Cup Indonesia vs India, Raih Juara Grup E
-
Yola Yuliana Tetap Sumbang Point Walaupun Cedera di Laga Indonesia vs India AVC Challenge Cup 2023
-
Lengkap! Berikut Peserta Babak Perempat Final Piala Asia U-17, Sudah Tahu?
-
AFC U-17: Kilas Balik Perjalanan Para Wakil Asean di Babak Penyisihan Grup
-
3 Film India Bertema Cinta yang Tidak Terbalas, Banyak Pesan di Dalamnya
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Paranoia Kolonial di Tanah Suci: Membedah Politik Haji Pada Masa Penjajahan
-
Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan