Menjelang pemanggilan pemain untuk pemusatan latihan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Putaran Kedua, kabar kurang mengenakkan berhembus ke kubu Timnas Indonesia.
Salah satu pemain andalan mereka di sektor kiri pertahanan, Shayne Pattynama terkonfirmasi tengah dilanda cedera saat bermain untuk klubnya.
Menyadur laman Suara.com pada Rabu (6/3/2024), pemain berusia 25 tahun tersebut mendapatkan cedera saat memperkuat KAS Eupen di Jupiler Pro League yang merupakan kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Belgia.
Dalam keterangan laman transfermarkt, Pattynama yang baru tampil 3 kali bersama Eupen, mendapatkan cedera ringan, dan belum diketahui kapan bisa pulih total.
Jika cedera yang didera oleh mantan pemain Viking FK tersebut berlarut-larut dan belum sembuh sampai hari H pertandingan melawan Vietnam nanti, maka akan sangat mungkin coach Shin Tae-yong bakal mencoret Pattynama, meskipun harus dilakukannya dengan berat hati.
Sejauh ini, coach Shin Tae-yong dan staf kepelatihan Timnas memang tengah mempersiapkan daftar nama pemain yang akan mereka panggil untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia tanggal 17 Maret mendatang.
Meskipun belum dirilis secara resmi, namun besar kemungkinan nama Shayne Pattynama masuk dalam daftar tersebut. Hal ini bukanlah suatu hal yang aneh dan sangat mudah untuk ditebak, karena sang pemain sendiri menampilkan performa yang cukup apik ketika diamanati untuk mengawal sektor kiri pertahanan Pasukan Merah Putih.
Terlebih lagi, dalam enam kali kesempatan membela Pasukan Garuda, Shayne Pattynama sudah sukses memecahkan keran golnya, sehingga menjadi sebuah nilai positif tersendiri mengingat posisi yang merupakan seorang pemain belakang.
Jikapun harus dicoret dari Timnas Indonesia, Shin Tae-yong masih memiliki stok pemain yang berkualitas di sektor kiri permainan timnya.
Menyadur laman transfermarkt, dalam pemanggilan terakhir untuk putaran final Piala Asia 2024 lalu, selain Shayne Pattynama juga adan nama Pratam Arhan dan Edo Febriansyah di posisi bek kiri Pasukan Garuda.
Dan itu artinya, jika nantinya Pattynama benar-benar akan dicoret oleh coach Shin karena permasalahan cedera, kans Edo Febriansyah untuk bermain kembali untuk Timnas Indonesia menjadi lebih besar, karena praktis dirinya hanya akan bersaing dengan Pratama Arhan untuk meyakinkan coach STY.
Sangat disayangkan memang jika Pattynama akhirnya tak bisa tampil karena cedera. Namun jangan salah, Timnas Indonesia juga memiliki pemain yang tak kalah kualitas di posisi yang ditinggalkan oleh Pattynama.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 dan Lionel Messi: Akhir yang Penuh Nestapa bagi sang Legenda
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia vs Vietnam: Rumput GBK Jadi Sorotan, Pengelola Diminta Lebih Perhatian
-
Kejutan! Justin Hubner Resmi Berada di Skuad Utama Wolverhampton Wanderers
-
Media Vietnam Kegirangan Dengar Kabar Shayne Pattynama Cedera Tak Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Maarten Paes, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen Kemungkinan Turun di Laga Timnas Indonesia vs Vietnam Makin Tipis
-
Dibandingkan Negara ASEAN Lainnya, TC Timnas Indonesia Tercatat Paling Telat
Hobi
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!