DAIHATSU Indonesia Masters 2025 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, masih berkutat dengan sejumlah laga di babak 32 besar pada Rabu (22/01/2025). Namun, lagi-lagi hasil minor didapat wakil tuan rumah dari sektor ganda campuran.
Cukup banyak badminton lovers yang menanti debut Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari di turnamen level Super 500 ini. Sayangnya, hasil yang didapat Verrell/Pitha tidak berujung manis.
Tren positif dari kemenangan Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu di partai sebelumnya ternyata belum mampu berlanjut. Sebelumnya, Jafar/Feli unggul dengan gap skor yang sengit dari Ming Che Lu/Hung En Tzu dengan hasil akhir 21-19 dan 22-20.
Dalam laga yang dilakoni Verrell/Pitha, faktor lawan main yang dihadapi juga cukup besar andilnya. Pasalnya, Verrell/Pitha langsung bertemu dengan unggulan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.
Secara peringkat, pasangan baru ganda campuran Pelatnas ini memang sudah tertinggal cukup jauh. Ditambah lagi jam terbang Dechapol/Supissara memang lebih mumpuni dengan pengalaman di sektor berbeda dan kekompakan yang semakin padu.
Meski begitu, sebenarnya jika melihat skor set pertama, harapan memaksakan rubber bisa diupayakan Verrell/Pitha. Namun, kesalahan sendiri menjadi momok yang membuat Verrell/Pitha takluk dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 11-21 dari Dechapol/Supissara.
Hasil ini tentu bukan hasil yang diharapkan badminton lovers tanah air dan tim kepelatihan ganda campuran di Pelatnas. Namun, jalan Verrell/Pitha masih panjang sebagai partner di turnamen mendatang lainnya.
Tentunya pasangan baru ini harus melakukan evaluasi kembali untuk memperbaiki kekurangan dan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Andai mampu mengembangkan potensinya, tentu akan menjadi harapan bagi sektor ganda campuran di kancah dunia.
Sebelumnya, wakil ganda campuran Pelatnas juga sudah kandas. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah gagal menaklukkan Gao Jiaxuan/Wu Mengying asal China. Amri/Nita kalah usai drama rubber game dengan skor akhir 19-21, 21-15, dan 12-21.
Masih ada beberapa pertandingan lagi hari ini untul wakil Indonesia. Harapannya akan ada wakil yang tembus babak 16 besar kembali.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Tag
Baca Juga
-
Jebakan Dunia Filter: Kenapa Gen Z Sulit Lepas dari Obsesi Validasi Digital?
-
Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?
-
Menjawab Kritik Polisi Bahasa: Mengapa Kita Harus Berhenti Menganggap Bahasa Sedang Rusak
-
Bukan Sekadar Alat Bantu, Mengapa AI Justru Jadi Ancaman Eksistensial bagi Profesional Muda?
-
Badan Tidak Bergerak, tapi Lelah Luar Biasa? Hati-Hati, Kamu Korban Emotional Labor
Artikel Terkait
Hobi
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
-
Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Arc Raiders dan The Finals Resmi Diadaptasi Jadi Film dan Serial TV
-
Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding
Terkini
-
Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam
-
Keanekaragaman Hayati Diajarkan di Kelas, Dihancurkan di Dunia Nyata
-
Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga
-
Ghost in the Shell Umumkan Proyek Anime Baru, Science SARU Kembali Produksi
-
Mengingat Kembali Kelamnya Tragedi Orde Baru Lewat 3 Novel Fiksi Ini