Yoursay adalah salah satu platfrom yang dimiliki oleh kantor berita online Suara.com. Platform ini memiliki tujuan sebagai wadah yang diberikan Suara.com kepada penulis pemula yang bingung harus mengunggah tulisannya di mana. Tidak hanya itu, Yoursay juga menjadi wadah bagi penulis pemula dalam menulis artikel dengan tata cara yang baik dan benar. Artikel ini berisikan bagaimana aku mengenal Yoursay dan tiba-tiba jadi jatuh cinta kepadanya.
Hai, aku Yanik. Aku adalah salah satu mahasiswa jurusan sosiologi dari Universitas Trunojoyo Madura. Sebelumnya, aku belum pernah mengenal Yoursay dan hanya mengenal Suara.com. Hal ini, karena aku lebih sering membaca lewat layar smartphone berita-berita yang diterbitkan di Suara.com. Sampai akhirnya, kampusku berkerja sama dengan pihak Suara.com dalam kegiatan magang kampus merdeka belajar. Aku berkesempatan selama 3 bulan untuk mengasah skill menulisku.
Aku hanya penulis pemula. Aku masih banyak kekurangan dalam hal kepenulisan. Magang selama tiga bulan kemarin menjadi pengalaman yang tidak pernah aku lupakan. Pasalnya, aku banyak belajar bagaimana menulis yang benar. Sebelumnya, aku berterima kasih kepada pak Arsito dan pak Candra yang telah membimbing aku selama masa magang. Aku pertama kali mengenal Yoursay saat awal magang dan dikenalkan oleh pak Arsito. Aku belajar membuat artikel tentang hal yang aku suka, yakni K-Pop. Yah, tapi sayang, tulisan belum bisa diupload di Yoursay karena masih banyak kekurangan.
Hal tersebut tidak membuatku menyerah. Sembari mengerjakan tugas yang diberikan pak Candra saat magang, aku menyisikan waktu untuk menulis artikel di Yoursay. Yoursay sangat membantuku untuk belajar kepenulisan berita yang baik dan benar. Artikelku yang kedua juga gagal untuk diupload, sempat ciut nyaliku untuk mencoba menulis artikel di Yoursay.
Hingga, aku nekad kembali mencoba menulis salah satu drama Korea yang sedang ku tonton, yakni Bad and Crazy. Aku kemudian me-riviewnya dan akhirnya artikel pertamaku berhasil diupload di Yoursay. Rasa senang tentu menyelimutiku saat pertama kali mendapatkan email masuk dari admin.
Namun, aku tidak lantas puas diri. Pasalnya, artikel tersebut masih diperbaiki oleh editor Yoursay. Aku lantas belajar dari kekurangan pada artikelku tersebut. Menulis lagi dan lagi, hingga akhirnya beberapa artikelku diupload lagi oleh admin Yoursay. Ternyata aku sudah jatuh cinta kepada Yoursay dan suara.com. Aku melatih diriku untuk menulis apa-apa yang aku sukai, seperti K-Poper, K-drama dan lainnya. Aku bahkan mencoba keluar dari zona nyamanku, di mana melatih skill menulisku tentang tema yang lain, seperti lifestyle dan kesehatan.
Terima kasih Yoursay dan Suara.com. Semoga di usia 8 tahun ini menjadi platfrom berita yang semakin keren, serta tidak henti beri arti, terutama kepada anak muda seperti aku. Semoga menjadi platfrom berita online yang memberikan pengalaman yang tidak terlupakan dan mendorong para anak muda untuk selalu berkarya dengan apa yang mereka sukai.
Baca Juga
-
3 Rekomendasi Lagu Indonesia Bertemakan Wanita, Cocok didengarkan Hari Ini
-
Bikin Penasaran, Dispatch Spill GIF Seulgi di Video Jay B di Akun Tiktoknya
-
Profil dan Drama Korea Lee Shin Young, Pemeran Kim Tak di Rookie Cops yang Curi Perhatian
-
Permainan Anak Tempo Dulu yang Tergerus Kemajuan Zaman
-
JTBC Rilis 2 Drama Korea Februari 2022, Song Kang dan Park Min Young Bikin Heboh
Artikel Terkait
Kolom
-
Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial
-
Di Balik Putusan MK soal Gibran, Rakyat Cuma Penonton dalam Konflik Elite
-
Memutus Lingkaran Setan Pungli: Negara Bukan Tempat yang Layanannya Ditentukan Isi Dompet
-
Jerat "Child Grooming" Makin Berbahaya, Orang Tua Harus Menyelamatkan Anak
-
Dilema Sandwich Generation: Ketika Memilih Diri Sendiri Terasa Sangat Egois
Terkini
-
I Need Space: Belajar Mengelola Emosi Lewat Petualangan di Luar Angkasa
-
Perkuat Jejaring Pers, Forum Wartawan Kebangsaan Bentuk Koordinator di DIY
-
Petani di Tengah Perubahan Iklim: Mengapa Kemitraan Inklusif Menjadi Penting?
-
Comeback dengan Lagu Stay, Yuqi i-dle Yakin Hari Esok Pasti Akan Lebih Baik
-
Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau