Gerombolan anak 'Abege' berkerumun di depan sebuah toko bermerek, yang berada di sebuah mal di Depok, Jawa Barat, menarik rasa penasaran saya.
Kenapa mereka mengantre di depan toko? Kenapa si toko juga menutup pintunya pada para pelanggan ini?
Jawaban akan penasaran saya akhirnya didapat dari petugas cleanig service. "Ada beli satu gratis satu, Mba."
Oooh, rupanya godaan membeli barang lebih daripada yang dibutuhkan, sedang merasuk ke diri para abege ini.
Wajar saja jika si toko pun menerapkan sistem buka tutup --buka untuk dua pelanggan masuk, tutup dari serbuan puluhan pelanggan kalap.
Lucunya, terkadang ada pengunjung mal lain yang ikut berkerumun. Bukan untuk bersabar demi gratisan, tapi hanya penasaran dengan apa yang ditunggu para abege ini.
Dikirim oleh Zika, Jakarta
Baca Juga
-
Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
-
Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu
Terkini
-
Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
-
Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact