Kawasaki resmi memasuki segmen skutik di Indonesia melalui peluncuran Kawasaki Brusky 125. Kehadiran motor ini langsung menarik perhatian karena desainnya yang oleh sebagian warganet dinilai sekilas mengingatkan pada Honda Vario.
Meski demikian, ada fakta lain yang tak kalah menarik dari peluncuran tersebut. Brusky 125 tercatat sebagai motor matic pertama yang dipasarkan secara resmi oleh Kawasaki di Indonesia.
Selama bertahun-tahun, Kawasaki dikenal melalui jajaran motor sport seperti Ninja, motor trail KLX, hingga motor bergaya retro W175. Berbeda dengan para pesaingnya, pabrikan asal Jepang itu belum pernah memiliki lini skutik yang dijual secara resmi di pasar Indonesia.
Kehadiran Brusky 125 pun menjadi langkah baru bagi Kawasaki untuk menjangkau konsumen yang membutuhkan kendaraan harian yang praktis. Segmen skutik sendiri selama ini menjadi salah satu pasar sepeda motor terbesar di Tanah Air.
Melansir laman resmi Kawasaki Motor Indonesia pada Jumat (12/6/2026), Brusky 125 hadir dengan desain bodi yang mengusung konsep modern dan kompak. Bagian depannya dibekali lampu LED serta garis desain yang terlihat sporty untuk menunjang mobilitas perkotaan.
Dari sisi performa, Kawasaki Brusky 125 mengandalkan mesin 125 cc satu silinder SOHC berpendingin udara dengan sistem injeksi bahan bakar. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sekitar 7 kW dan torsi maksimum 10 Nm.
Untuk menunjang kebutuhan berkendara sehari-hari, skutik ini dibekali tangki bahan bakar berkapasitas 5,1 liter. Kawasaki juga menyematkan bagasi berkapasitas 14 liter yang dapat digunakan untuk menyimpan berbagai barang bawaan.
Fitur lainnya meliputi panel instrumen kombinasi analog dan digital yang menampilkan berbagai informasi berkendara. Tersedia pula port pengisian daya USB yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi baterai perangkat elektronik saat perjalanan.
Menariknya, Brusky 125 bukan sepenuhnya produk yang dikembangkan dari nol oleh Kawasaki. Motor ini diketahui berbasis pada model Modenas Karisma 125S yang lebih dahulu dipasarkan di Malaysia melalui kerja sama antara Kawasaki dan Modenas.
Melalui strategi tersebut, Kawasaki dapat lebih cepat masuk ke segmen skutik yang selama ini belum pernah mereka garap di Indonesia. Langkah ini sekaligus memperluas pilihan produk Kawasaki yang sebelumnya didominasi motor sport, trail, dan retro.
Kawasaki Brusky 125 dipasarkan dengan harga Rp26,5 juta on the road Jakarta. Kehadirannya menandai babak baru bagi Kawasaki di Indonesia setelah bertahun-tahun dikenal tanpa memiliki motor matic di jajaran produknya.
Baca Juga
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Di Bawah Rp1 Juta, FiiO EH13 Punya Fitur yang Ada di Headphone Rp2 Jutaan!
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
-
Mirip iPhone 17 Pro? Itel A200 Hadir dengan Harga Cuma Sejutaan
Artikel Terkait
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
Lifestyle
-
Makeup Anti-Luntur! 4 Setting Spray Mulai Rp38 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
5 Pilihan Sleeping Mask Remaja: Kunci Kulit Lembap, Cerah, dan Sehat
-
Pilih HP POCO X8 Pro atau Infinix GT 50 Pro? Inilah Perbandingan Detailnya
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
-
5 Serum Tranexamic Acid untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat
Terkini
-
Ji Sung Jadi Mantan Bos Geng di Drama Comedy-Thriller 'The Apartment Job'
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Demam Piala Dunia Dimulai: Dari Stadion ke Kebahagiaan Hidup yang Bermakna
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih