Banyak di antara muda-mudi di Jakarta yang menghabiskan akhir pekannya untuk pergi ke mall bersama pacar atau teman-temannya.
Tapi, apa jadinya bila seluruh tempat di mall terasa membosankan? Shopping sudah, nonton dan makan juga sudah.. Lalu apa lagi? Sedangkan malam belum terlalu larut untuk dihabiskan bersama 'partner in crime' atau kekasih pujaan hati..
Nah, kebetulan di akhir minggu lalu, saya dan sahabat saya tak sengaja mampir ke Mall Gandaria City. Di Mall yang luas ini kami berjalan-jalan mencari tempat yang sekiranya asyik untuk mengobrol.
Berada di tempat agak 'mojok' kami menemukan gerai ice cream bertema Jepang bernama Shirokuma. Kami langsung seketika duduk di bangku nyaman yang mereka sediakan karena kaki sudah pegal usai berbelanja.
Sesuai namanya, gerai Shirokuma menawarkan ice cream andalan yang berbau Jepang yaitu rasa Matcha dan Black Sesame. Sayangnya, ice cream rasa Black Sesame hari itu tidak tersedia karena ada kerusakan di mesin pembuat ice cream-nya. Akhirnya saya memesan Fruit Parfait dan Snow Matcha Affogato yang keduanya dengan ice cream rasa matcha.
Begitu pesanan Fruit Parfait datang. Tampilannya yang manis membuat kami berdua tidak tahan lagi untuk tidak segera menyantap ice cream ini. Kalau diperhatikan, isi topping dari parfait ini lumayan banyak, ada strawberry, jeruk, red bean dan yang membuat beda adalah bola-bola mochi-nya yang kenyal saat disantap. Hmm, yummy!
Saat asyik menyantap fruit parfait, kami dikejutkan dengan kedatangan menu Snow Matcha Affogato. Wow, besar sekali ukurannya! Yang membuat besar adalah gulungan bola gula kapas yang menutup permukaan cangkir ice cream ini.
Cara menyantapnya unik, kita harus membuat lubang kecil di atas bola kapas, kemudian lewat lubang itu kita menyiramkan sirup matcha-nya, selanjutnya tinggal tunggu bola kapas itu akan mengecil sehingga kita bisa menyantap ice cream yang berada di dasar cangkir dengan mudah. Nah, seru kan?
Soal harga, Shirokuma mematok harga tak terlalu mahal mulai dari Rp15 ribu untuk ice cream cone dan hingga Rp50 ribu untuk menu lainnya. Jadi, lupakanlah sejenak soal lemak dan mari membuat kenangan manis menyantap ice cream bersama orang terdekat walaupun itu hanya di mall sekalipun! Hehehe...
Dikirim oleh Oktaviani, Jakarta
Anda memiliki foto atau cerita menarik? Silakan kirim ke email: yoursay@suara.com
Baca Juga
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
Artikel Terkait
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Pollux Gandeng Marriott, Bidik Perluasan Pasar Perhotelan di Indonesia
-
Perusahaan Logistik Global Ungkap Nasib Pelaku Usaha RI di Pasar Internasional
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
Lifestyle
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong