Di akun Instagramnya, Sophia Latjuba men-upload sebuah gambar nenek miskin yang butuh bantuan dan mengajak warganet membantu. Di gambar itu diperlihatkan seorang nenek sedang duduk di tanah dalam keadaan berantakan, sementara seekor anjing ada di sebelahnya.
Di caption-nya, Sophia bilang, "Hidup ini memang kadang terlihat nggak adil. Therefore we must help each other and share a little of our blessings as much as we can (Untuk itulah kita harus saling membantu dan memberikan sedikit berkat yang kita punya) krn ini bisa saja terjadi sama kita. Menurut saya pemerintah harusnya melakukan sesuatu. Tapi sebelum itu terjadi, satu uluran tangan dari kita semua kalau dikumpulkan bisa menjadi gunung buat ibu ini."
Di gambar itu tersedia juga nomor rekening dan pemilik nomor rekening (yang akan menyalurkan bantuan).
Tak sedikit warganet yang menyatakan kasihan, tapi ada juga yang memuji bahwa sudah seharusnya artis menggunakan popularitasnya untuk hal-hal yang baik;
@julie_maria28; Artis harus spt ini..ga cuma endors yg bisa kasih duit..tp jg menjadi duta kemiskinan duta narkoba..duta persatuan ...duta yg mengangkat akhlak bangsa..teruskan jgn stop @sophia_latjuba88 .salut.pergunakan populeritas yg Allah berikan dgn bijak..dan nikmati karma baik sebagai balasan ...
Ada juga warganet yang meminta agar pemerintahlah yang turun tangan dan menempatkan nenek ini di panti jompo;
@ulungsanjayaMbak @sophia_latjuba88; sebenarnya masih banyak ibu2 seperti ibu2 Sugiyem ini, sekedar masukan saja, infokan dan gencarkan kepada para pejabat2 negara agar lebih memperhatikan mereka2 seperti ibu Sugiyem, kadang saya juga sedih melihat keadaan mereka.
@sitinrllaIMO; Bukankan sebaiknya di taruh di panti jompo saja. Biar ada yg mengurus Mengingat beliau sebatang kara. Kasian kalau hrs mengurus segala sesuatunya sendirian. Meskipun diberi sembako kan ttp saja beliau hrs mengolahnya sendiri.
@orlandjorgei; Drpd bantu transfer dana khawatir kyk kasus yg sudah".. mending langsung bawa ke dinsos taro d panti jompo.. udah selesai...
Komentar warganet bermacam-macam, sehingga Sophia sempat membalas lagi dalam akunnya, bahwa ia tak ingin membahas soal adil atau tidaknya hidup, tapi hanya ingin membantu untuk kemanusiaan;
sophia_latjuba88@henyferdian; Apakah anda masih akan bilang hidup ini adil kalau anda ada di posisi nenek ini? Lagipula point drpd postingan ini bkn utk bahas hidup ini adil atau tidak, tapi untuk sharing sedikit saja apa yg kita punya to make humanity sustainable. Peace out.
Pengirim: Shinta Iriana, karyawati.
Baca Juga
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
5 Ide Outfit Kantoran ala Song Hye Kyo, Elegan dan Formal Banget!
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti
-
Ketika Bernadya Rela Pakai Kacamata Demi Satu Orang: Review Jujur Lagu "Rabun Jauh"
Artikel Terkait
-
Momen Hangat Ariel NOAH Foto Bareng Sophia Latjuba Curi Perhatian
-
Menolak Tua! 5 Artis Senior Ini Buktikan Usia 50-an Justru Makin Memesona
-
Jadi Panitia Reuni SMA, Raffi Ahmad Langsung Telepon Kris Dayanti Hingga Nikita Willy Buat Hadir
-
Apa Agama Sophia Latjuba? Anjingnya yang Lagi Sakit Didoakan Biksu
-
3 Artis Cantik Dekat Banget Sama Ariel Noah, Kini Dikabarkan Pacaran dengan Wulan Guritno
Lifestyle
-
5 Ide Outfit Kantoran ala Song Hye Kyo, Elegan dan Formal Banget!
-
Makeup Anti Ribet! 5 Serum Concealer Ini Siap Buat Wajahmu Cantik Seketika
-
5 Pilihan Spray Serum Bi-phase untuk Hasil Wajah Sehat dan Bercahaya
-
5 Rekomendasi Body Lotion dengan Kandungan Retinol untuk Cegah Penuaan Dini
-
Bahaya Mikroplastik di Kamar Tidur: Lakukan 7 Hal Ini Malam Ini Sebelum Terlambat!
Terkini
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Sisi Gelap Bertahan dalam Luka yang Digambarkan Lagu Berkaca-kaca
-
Seni Bertahan Hidup dengan Gaji UMR yang Habis Sebelum Bulan Berganti
-
Ketika Bernadya Rela Pakai Kacamata Demi Satu Orang: Review Jujur Lagu "Rabun Jauh"
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam