Capek menjadi artis yang sering di-bully, Aming kini menjadi tukang tambal ban. Kegiatan barunya ini diunggah di akun Instagramnya, @amingisback.
Di akunnya ini, Aming curhat panjang lebar. Intinya, ia mengatakan capek jadi aktor. Kalau jelek di-bully, kalau ganteng pun di-bully. Jadi aktor keren atas nama totalitas dan profesionalitas dihujat, oknum bencong beneran dipuja.
Begini katanya secara lengkap, "Cape ah jadi aktor...jelek di bully...geulis di bully...kasep dibully... Jadi model superkeren di bully...jadi aktor keren atas nama totalitas dan profesionalitas dihujat, oknum bencong beneran dipuja... PENDOSA beneran dipuji2.masyarakat yg aneh."
"Gimmick didewakan... pencitraan dituhankan... jujur dihinakan... bohong dibiarkan, berkata jujur dibilang ga sopan... baper, playing victim, akhirnya caper. Maling teriak maling... pelakor teriak pelakor... banci teriak bencong... alay teriak alay... If you are smart enough better u shut... ngaku smart kok koar2 (ini sy koar2 krn mnurut saya, sy g smart lol!) ngaaca ah... hahah..."
"AND U KNOW WHAT... MONEY CANNOT BUY BRAIN MANNER NOR ATTITUDE even ure good looking, famous, rich yet educated... IT'S NOTHING! Blom lg org2 nalar tumpul dan keminter... apa2 LGBT ... TANDA2 KIAMATLAHHH... baru apal seayat 2 ayat aja lo udah belaga jd paling bener kabeh ck3..."
"BROOHHH PLEASEE!!! wawasan lo msh cetek... piknik lo kurang jauhh! Come on U GUYS BETTER THAN THIS LAH! Kumaha ini teh Indonesiaaaa. Ya udahlah jadi tukang tambal ban ajalah sy mah... nambal apa ajah bisa... kecuali nambal hati yg hampa ya... sy nyerah. Wong saya aja msih gagal move on #eh?"
Aming tampil di foto bak tukang tambal ban, seperti yang disebutnya di caption. Dia siap menambal apa saja, kecuali hati yang hampa.
Warganet memotivasinya untuk sabar. Banyak yang bilang, ia tak cocok jadi tukang tambal ban, sebab dia telah menjadi aktor serba bisa;
@aeniaming19; Ciee g curhat nie ka @amingisback lgian jga cocok jdi tukang nambal
Baca Juga
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus
-
4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi
Artikel Terkait
-
Film Yang Disebut Nakal Hadirkan Realitas Hubungan Orangtua dan Anak
-
Taruhan Berujung Petaka, Ini Cerita Seru Pemain 'Warga Rusun 609'
-
Ancaman Penggusuran dan Teror Arwah Seram di Film Warga Rusun 609
-
Aming Ingin Warga Rusun 609 Jadi Hiburan di Tengah Situasi Sulit
-
Review Film Ghost in the Cell: Kritik Sosial Lewat Teror Supernatural!
Lifestyle
-
4 Tone Up Cream SPF 30 Sat-set Bikin Wajah Cerah, Fresh, dan Terlindungi
-
Bebas Kemerahan! 5 Soothing Sheet Mask Korea Penyelamat Kulit
-
4 Face Mist Hypochlorous Acid Andalan Buat Cegah Kulit Gampang Jerawat
-
Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru
-
Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata
Terkini
-
Ambisi Besar PSSI di Piala Asia 2027: 10 Pemain Naturalisasi Jadi Senjata Rahasia?
-
Sadap-Menyadap di Warkop: Dari Tiga Jenderal hingga Kasbon Berenkripsi
-
Darurat Spyware di Indonesia: Saat Penyadapan Ilegal Makin Mudah Mengintai
-
Ironi Wajib Organisasi: Hak Sukarela yang Dipaksa oleh Birokrasi Kampus
-
Gaji Terbatas, Pengeluaran Terus Berjalan: Bisakah Downgrade Lifestyle Jadi Solusi?