Saking capainya, Titi Kamal nggak malu tidur sambil mangap begini. Saya ingat, kalau tidur mangap begini ada istilahnya dalam bahasa Jawa, dan ternyatawarganet menyatakan komentarnya di bawah.
Di akun Instagramnya, Titi sedikit curhat tentang kerepotannya menjadi ibu 2 anak, yang selalu dikejar dengan tugas sehari-harinya. Selain jadi ibu yang selalu dikerubutin anak-anak, Titi juga harus pontang-panting syuting.
@titi_kamall; Saking kecapean sampe lupa hapus makeup tidurnya, ini kejadian jam6 sore, baru kebangun jam12malam waktu Canada, sampe lupa anak2 saking capeknya hahhahaha, di candid sama kakak, lg dikerubutinn anak2 hahahahahha, maaf ya tidurnya sampe begitu, tp iseng mau share kerempongan ibu anak 2, dari mulai kejar2an stock asip saat mau syuting, sampe urusin abang yg maunya nempel mamanya terus, rela ribet kerja sambil bawa anak daripada jauh dr anak suka kepikiran dan kangen -delete soon @kaiattarsugiono @arjunazansugiono.
Saking capainya, Titi sampai lupa menghapus make up-nya dan tertidur dengan anak-anaknya. plus tanpa sadar mulutnya 'mangap'.
Titi menyebut juga, dia sengaja memposting gambar ini di akunnya, karena ingin sedikit share tentang kesehariannya. Sebentar lagi gambar ini akan dihapus, tapi warganet protes;
@rizkapamularsih; Gausah dihapus mbak... Memori perjuangan.
@nry__Ga usah delete kak, di arsip ajah buat kenang2an.
@yuyum.cantika; Delete soon tpi karena banyak yg like dan good comment jdinya dikeep. Liat cek ombak dlu kyknya.
@paulin_panjaitan; Jangan di delete kak ini moment yg lucu dan ga akan terulang bukan lihat ekspresinya tapi lihat anak2nya pada dempet gitu enak rasanya didempetin anak2 cantik kk juga ga hilang @titi_kamall.
@anisah_sep; Jangan di delete kak @titi_kamall lucu liatnya.... apa lagi. Baby kai heheheh pengen cubit tuh pipi nya.
Tidur ala Titi ini, dalam bahasa Jawanya 'ngowoh';
@pradhini.anggi@titi_kamall ; ngowog itu bahasa Jawa. Tidur manngap gt. Hwehehhehehe..
Tag
Baca Juga
-
Misi PSDC GKI Gejayan: Ketika Notasi Lagu dan Coretan Partitur Lebih Seram dari Soal UTS
-
Dia yang Berdehem Tiga Kali
-
Bye-bye Velocity! Mengapa Tren "Natural" D'Masiv Gantikan "Dung Tak Dung" di Momen Ramadan 2026
-
Kemenangan yang Tak Sanggup Kami Beli
-
Review Ingatan Ikan-Ikan: Menelusuri Labirin Memori dan Trauma Tahun 1998
Artikel Terkait
-
Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini
-
Review Film Air Mata di Ujung Sajadah 2: Sekuel yang Menguras Air Mata
-
Review Film Getih Ireng: Obsesi Memiliki Anak yang Berujung Malapetaka!
-
Pengalaman Pribadi? Titi Kamal Terbawa Emosi saat Perankan Adegan Keguguran di Film Getih Ireng
-
Sinopsis Film Air Mata di Ujung Sajadah 2, Perebutan Hak Asuh Baskara Makin Pelik
Lifestyle
-
Review Karier 12 Shio: Kamu Tikus yang Boros atau Naga yang Ambisius tapi Keras Kepala?
-
5 Deodoran Wanita yang Bikin Tetap Harum Sepanjang Silaturahmi Lebaran
-
HP Mendadak Mati? Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mudah Mengatasinya
-
Kulit Lagi Breakout? Ini 5 Sunscreen Cica yang Aman Dipakai Saat Jerawatan
-
5 Sheet Mask dengan Niacinamide untuk Kulit Glowing dan Lembap
Terkini
-
Misi PSDC GKI Gejayan: Ketika Notasi Lagu dan Coretan Partitur Lebih Seram dari Soal UTS
-
Dia yang Berdehem Tiga Kali
-
Bye-bye Velocity! Mengapa Tren "Natural" D'Masiv Gantikan "Dung Tak Dung" di Momen Ramadan 2026
-
Kemenangan yang Tak Sanggup Kami Beli
-
Review Ingatan Ikan-Ikan: Menelusuri Labirin Memori dan Trauma Tahun 1998