Hantu jenis pocong ini terekam kamera dan menghilang begitu diketapel. Saya sendiri nggak yakin, apakah video ini asli atau cuma hoaks.
Kalau hoaks, si pembuat video benar-benar berhasil menghadirkan suasana seram. Tapi kalau benar terjadi, saya salut sama si lelaki yang mengetapel pocong.
Lelaki ini sedang ada di sebuah gubug, dimana sebelah kiri dan kanannya hanya ada pepohonan. Saat dia sedang asyik melakukan sesuatu, penampakan muncul di depannya.
Walau agak jauh, hantu putih mirip pocong itu terlihat jelas. Ia kelihatan sedang memperhatikan lelaki yang tengah sibuk itu.
Mungkin merasa ada yang memperhatikan, lelaki itu akhirnya mengarahkan senternya ke depan. Lucunya, saat ia melihat penampakan, lelaki itu malah sibuk mencari ketapel dan mengarahkannya kepada pocong.
Ia pun turun dari gubug dan mencari pocong itu. Belum tiba di lokasi, si hantu sudah pergi entah kemana.
Akhirnya lelaki itu mendapati tempat berdiri pocong tadi tak ada apa-apa. Pocong menghilang.
Warganet kagum dengan keberanian lelaki itu, tapi sebagian bertanya-tanya dengan geli, kemana harga diri pocong karena si lelaki ternyata nggak takut padanya;
@mutimahesa; @lilyku.17 Berani bgt jiiiiir.
@edy_indramayu; @shopiie13 kalo aku malah aku lempar pake sandal.
@delilaby; Diketapel dong @tifristi ?? balik kandang pocongnya memar2.
@lenatan106; Kasian pocongnya seketika harga dirinya hancur.
Ini videonya.
Pengirim: Sinta D, pelajar SMA.
Baca Juga
Lifestyle
-
Game Ngebut, Kamera Tajam! Ini 5 HP 4 Jutaan Terbaik
-
4 Serum Retinal Korea Rahasia Kulit Kencang, Tekstur Halus, dan Awet Muda
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
Samsung Galaxy S26 Series Masuk Indonesia, Pre-Order Resmi Dibuka
-
4 Padu Padan OOTD Long Sleeve ala Kim Min Ju, Modis dan Effortless!
Terkini
-
Menjual Keranda di Malam Ganjil
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!
-
Rangkap Jabatan dan Hukum: Mengapa Guru Honorer yang Dipidanakan?