Seni merupakan hal yang tak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Tanpa kita sadari kita akan dengan mudah menemukan seni disekitar kita bahkan dalam hal-hal sederhana.
Ditambah dengan perkembangan zaman dan teknologi yang pesat, semua terasa mudah untuk diperoleh. Sebagai contoh Instagram merupakan produk teknologi yaitu media sosial yang berfungsi sebagai wadah karya seni. Seni yang dimaksud adalah seni fotografi.
Untuk kamu penyuka fotografi, saat ini kamu tak perlu lagi menunggu lama cetak foto untuk melihat hasil gambar dari kamera analogmu. Cukup gunakan gadgetmu dan kamu pun sudah dapat melihat hasilnya.
Kamupun bisa mengeditnya jika ingin fotomu terlihat lebih baik. Lalu menyebarkannya ke media sosial untuk berbagi momen dengan banyak orang.
Instagram hadir sebagai solusi untuk berbagi momen dan mendapat apresiasi dari orang banyak dengan fitur love nya tanpa perlu bersusah memajang karyamu di pameran. Ya, teknologi memudahkan segalanya dan kita sangat merasakan manfaatnya bukan?
Teknologi saat ini juga memengaruhi cara orang-orang dalam menikmati seni maupun berkarya seni. Contohnya seperti yang sering kita lihat di Instagram.
Mereka akan membuat suatu karya foto dengan tidak hanya mempertimbangkan apakah karya tersebut terlihat bagus baginya saja namun juga menarik untuk dilihat oleh orang lain dengan cara diunggah di media sosial seperti Instagram.
Mereka merasa foto yang terlihat bagus baginya harus diunggah di media sosial agar dilihat oleh orang lain juga.
Banyak orang berlomba-lomba membuat tampilan feeds Instagramnya sebaik dan seestetik mungkin. Berbagai macam filters dan fitur edit dilakukan demi mempercantik setiap foto yang diunggah.
Seakan ada kepuasan sendiri apabila memiliki feeds Instagram yang rapi dan estetik karena followers yang melihatpun akan ikut memberi apresiasi terhadap foto-foto yang diunggah.
Baca Juga
-
Menanti Nyali DPR: Mampukah Wakil Rakyat Memangkas 'Dompet' Sendiri?
-
Sinopsis Whispering Water, Film Horor Baru yang Dibintangi Kim Hye Yoon
-
BTS Kuasai Chart Melon Top 100, Album ARIRANG Tembus 3,98 Juta Penjualan
-
Review Motorola Razr 60: HP Lipat Murah dengan Konsep Unik
-
Review Saksi Mata: Saat Fiksi Bicara Tentang Kebenaran yang Dibungkam
Artikel Terkait
-
Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati
-
Di Balik Larangan Medsos untuk Remaja: Ada Bahaya Konten Kekerasan, Hoaks, dan Bullying Online
-
Yadea Siapkan Gebrakan Motor Listrik Pintar Jarak Jauh di Pasar Indonesia Tahun Ini
-
Tutorial Tertawa di Atas Penderitaan Sendiri: Kenapa Konten Relate Jadi Candu di Medsos?
-
Kreativitas Anak Muda Indonesia Besar, Tapi Akses Teknologi Masih Jadi Tantangan
Lifestyle
-
Review Motorola Razr 60: HP Lipat Murah dengan Konsep Unik
-
5 Minuman Alami Penurun Kolesterol usai Santap Lemak Lebaran
-
7 Perbedaan Oppo Find N6 vs Samsung Galaxy Z Fold 7, Mana Smartphone Lipat Paling Layak Dipilih?
-
Caviar Rilis Smartphone Mewah Spirit of UAE: iPhone 17 Pro Berlapis Emas Harga Rp 170 Jutaan
-
4 Rekomendasi Proyektor Home Theater Terbaik 2026: Bikin Nonton di Rumah Serasa di Bioskop
Terkini
-
Menanti Nyali DPR: Mampukah Wakil Rakyat Memangkas 'Dompet' Sendiri?
-
Sinopsis Whispering Water, Film Horor Baru yang Dibintangi Kim Hye Yoon
-
BTS Kuasai Chart Melon Top 100, Album ARIRANG Tembus 3,98 Juta Penjualan
-
Review Saksi Mata: Saat Fiksi Bicara Tentang Kebenaran yang Dibungkam
-
Pentingnya Menjadi Manusia Kreatif dalam Buku The Magic of Creativity