Kesedihan, rasa stres atau kegalauan karena cinta, bosan, uang, sosial bisa jadi menjadi sebuah keresahan yang akan semua orang alami di kehidupan nya. Oleh karena itu banyak sekali cara-cara orang mengatasi situasi tidak menyenangkan itu baik dengan melakukan traveling, olahraga, mencari kesibukan lain atau dengan mendengarkan musik.
Khusus untuk musik untuk menemani di saat berada di titik terendah dalam hidup. Karena sudah terbukti bahwa musik dapat membuat pendengarnya merasakan emosi yang kuat, seperti kebahagiaan, sedih, atau takut.
Menurut peneliti dari Stanford University, dengan mendengarkan musik dapat mengubah fungsi otak sama seperti pengobatan dalam membantu menghilangkan stress. Seperti yang dinyanyikan Sir James Paul McCartney dalam lagu The Beatles yang berjudul Hey Jude “...Take a sad song and make it better...”.
Tapi jika berbicara mengenai aliran musik seperti apa yang paling cocok untuk menemani di kala galau, anak muda zaman sekarang akan cenderung untuk memilih lagu-lagu yang memiliki musik yang tenang, yang memiliki tempo yang lambat dengan suara penyanyi yang merdu mengayun-ayun. Karena banyak yang beranggapan bahwa musik slow dan sendu memiliki efek relaksasi pada pikiran.
Padahal menurut saya dengan mendengarkan musik-musik rock, punk atau emo dan turunannya akan lebih pas untuk menemani di kala sedih karena pada saat itu juga kita akan merasa tidak sendiri. Kita akan merasa ingin meluapkan semua kesedihan dan amarah dalam diri kita itu dengan berteriak, bernyanyi, menangis tapi tetap bisa bergoyang menghentakkan kepala mengikuti hentakan musik yang identik dengan tempo nya yang cepat ini dan setelahnya kita akan memiliki motivasi baru dalam menjalani hidup.
Berikut beberapa musik-musik “berisik” menurut saya yang mungkin menjadi referensi untuk dijadikan “teman” bersedih bersama:
- My Orphan Year (NOFX)
“Saya kenal banyak orang yang memiliki pengalaman serupa, jadi sungguh luar biasa bisa membangkitkan emosi semacam itu dari orang lain” Itulah yang dikatakan vokalis NOFX Fat Mike tentang lagu ini yang menggambarkan betapa sedih nya lagu yang menceritakan tentang meninggalnya kedua orang tua nya pada tahun 2006 ini. Dari liriknya sudah cukup jelas bahwa lagu ini sangat menggambarkan betapa hancurnya kehidupan anak brokenhome karena kurangnya perhatian dari orangtua.
- Stay Together For The Kids (Blink-182)
Tom DeLonge menulis ini tentang perceraian orang tuanya. Dia berusia 16 tahun, dan orang tuanya baru saja memberitahunya bahwa mereka akan bercerai. Dari lagu ini kita menemukan sesuatu yang terdengar seperti remaja yang mengamuk karena terjebak di tengah badai yang tidak dapat mereka kendalikan.
Kita sebagai remaja tumbuh dengan berpikir bahwa orang tua kita lebih kuat daripada kita. Dengan umur yang lebih tua tentu kita berpikir bahwa mereka tahu lebih banyak daripada kita dan seiring bertambahnya usia, Kita mulai belajar bahwa mereka juga manusia biasa. Mereka sama rapuhnya dengan kita.
- In Circles (Sunny Day Real Estate)
Lagu ini mewakili bagaimana kita menjalani hidup. Kita tidak pernah melihat emosi kita dalam skala nyata. Seolah-olah mereka asing bagi kita. Cara kita memperlakukan hidup kita hampir idealis daripada bersikap lebih realistis dalam cara kita memperlakukannya.
Itu karena kita tidak pernah bisa mendapatkan kembali apa yang hilang, atau memulihkan apa yang diambil. Oleh karena itu, kita semua berputar-putar mencoba memperbaikinya. Berlari ke bawah, memperlakukan hidup sebagai permainan dengan konsekuensi emosional yang nyata. Begitulah cara saya melihat lagu ini.
- Fall Semester (The Get Up Kids)
Lagu ini menggambarkan sebuah problematika khas remaja di mana ketika kita ingin melakukan segalaa sesuatu yang ingin dilakukan tetapi semua orang di sekitar seperti ingin menahan kita dan membuat kita “down”. Jadi kita ingin berkata seperti lirik di lagu tersebut "I Better Off Without You" tapi jauh di lubuk hati merasa sangat menyesal.
- But Why Would You Care? (Knuckle Puck)
“I am an unlocked door. And you`re a fucking thief” Lirik di tiap lagu Knuckle Puck selalu penuh dengan kiasan dan memiliki makna yang mendalam. Tapi terkhusus lagu ini dengan tema yang diangkat tidak heran menjadi salah satu hits dari Knuckle Puck. Sangat related dengan siapapun yang pernah merasakan untuk harus mengambil resiko dalam membuat sebuah keputusan berat dalam suatu hubungan baik itu hubungan pertemanan ataupun percintaan.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
4 Lagu Ciptaan Denny Chasmala: Lahirkan Para Bintang, tapi Cuma Dapat Royalti Rp5,2 Juta
-
Kai EXO Siap Sambut Musim Panas di Teaser Video Musik Lagu 'Adult Swim'
-
Beda Jauh dari Melly Goeslaw, Keluhan Denny Chasmala Usai Dapat Royalti Cuma Rp 5,2 Juta
-
Tahu Denny Chasmala Cuma Dapat Royalti Rp5,2 Juta, AKSI Langsung Bereaksi
-
Tanggapi Kisruh Royalti Musik, Giring Akan Bikin Acara Halal Bihalal Antar Musisi Usai Lebaran
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?