Manusia memang tak ada yang sempurna. Tapi tak ada salahnya, untuk lebih berhati-hati saat memilih pasangan. Karena jika sembarangan dan kemudian salah pilih, luka hati yang tertinggal bisa terus membekas lama.
Agar kamu berpeluang besar menemukan pasangan yang tepat, ada beberapa hal penting yang mesti kamu perhatikan. Apa saja?
1. Sikapnya terhadap orang asing
Dari caranya memperlakukan orang yang tak dikenal, kamu bisa mengetahui karakter yang sebenarnya. Misalnya saja, dia memperlakukan karyawan restoran tempat kalian makan dengan kasar dan merendahkan, tanda kalau sebenarnya, dia punya perangai yang tak baik. Dan kemungkinan besar, seperti itu pula nantinya kamu akan diperlakukan saat sudah jadian atau ketika telah menikah.
2. Lihat lingkaran pertemanannya
Dengan siapa saja dia dekat, kamu pun bisa menilai, apakah pasanganmu itu tepat atau nggak. Kalau kamu melihat pergaulannya berisi orang-orang yang punya kebiasaan gak baik, seperti sering mabuk-mabukan, hobi main judi, atau menggunakan narkoba, maka pasanganmu pun umumnya gak jauh-jauh dari itu.
3. Apakah prinsipnya sesuai dengan prinsipmu
Hubungan akan butuh usaha yang ekstra untuk bisa terus berjalan, apabila ada perbedaan prinsip antara pasangan. Karena itu, sejak sekarang lah kamu kudu memperhatikan bagaimana prinsip yang ia yakini.
Misalnya saja, selama ini dia pelit sekali. Saat kamu tanyakan hal itu padanya, dia bersikap seperti itu karena menurutnya harta yang dia punya sekarang, hasil dari jerih payah berdarah-darah. Sehingga ia tak merasa bersalah untuk pelit ke orang lain. Prinsipnya, kalau pengin punya uang, ya kerja sana!
Nah, kamu akan kesulitan untuk berhubungan dengannya jika prinsipmu berseberangan. Karena bagimu, harta yang setiap orang punya, meski hasil dari kerja kerasnya sendiri, tapi tetap saja hanya titipan Tuhan. Karena mau sekeras apa pun orang berusaha, kalau Tuhan tak berkehendak, ya sudah gak dapat apa-apa. Beda banget, kan prinsipnya?
4. Bagaimana riwayat percintaannya
Kamu pun perlu menelusuri bagaimana riwayat percintaannya yang dahulu. Kalau dia sering berganti-ganti pasangan, bisa jadi masalah besarnya ada pada pasanganmu itu. Boleh jadi karena memang dia tipe yang bosan dan sulit setia, atau disebabkan karakternya yang buruk sehingga gak membuat nyaman para mantannya.
5. Bagaimana sikapnya ketika kamu sedang berbicara padanya
Dari cara pasanganmu bersikap ketika kamu sedang bicara, juga bisa menunjukkan karakter yang sebenarnya. Percuma saja kalau dia sering memberimu hadiah, tapi jika kamu bicara, gak pernah digubris atau diperhatikan. Malah sibuk main HP. Hal itu pertanda, dia gak menghormati kamu. Bakal sering makan hati, menikah dengan tipe pasangan seperti ini!
Cobalah memperhatikan hal-hal tadi saat memilih pasangan. Memang, gak bisa menjamin seratus persen kamu bakal bertemu calon pasangan yang tepat, tapi setidaknya memperbesar peluangnya.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Glenca Chysara Kece Syuting Pakai Tas Rp250 Ribu, Amanda Manopo Kena Sentil
-
Habis Berhubungan Intim Dengan Pacar, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Bocah ABG
-
Sinopsis Ikatan Cinta 29 Mei 2021: Mang Dadang Bocorkan Semua Rahasia Elsa
-
Wajib Tahu, 5 Kesalahan Ini Bikin Hubungan Seks Pertama Tak Menyenangkan, Apa Saja?
-
Tahu Pacarnya Punya Mantan Jelek, Reaksi Sinis Pria Ini Tuai Kritikan Pedas
Lifestyle
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les