Kol merupakan tanaman sayuran yang biasa ditemukan dan tumbuh di wilayah dataran tinggi. Kol juga termasuk jenis tanaman yang bisa dibudidayakan baik dalam musim hujan maupun musim kemarau asalkan dirawat dengan benar. Tanaman ini berdaun membentuk bulatan yang sangat rapat padat. Bulatan tersebut biasa disebut dengan krop.
Tanaman kol tumbuh dengan baik pada ketinggian 800 m dpl ke atas dan sangat membutuhkan pengairan yang cukup. Tanaman ini juga memerlukan sinar matahari dengan suhu 20-25 derajat celcius setiap harinya. Tanaman tersebut juga bisa ditanam di polybag.
Berikut adalah 4 cara menanam kol di polybag sebagaimana dilansir dari cybexpertanian.go.id:
1. Menyiapkan Media Tanam Kol di Polybag
Ada baiknya 5 hari sebelum menanam kol siapkan terlebih dahulu media tanamnya di polybag. Media tanam tersebut pertama adalah tanah, lalu pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Setelah semuanya sudah siap, haluskan dengan cara diayak, kemudian aduk hingga tercampur rata.
2. Menyiapkan Penyemaian Benih
Siapkan juga media untuk penyemaian benih tanaman kol. Kita bisa menggunakan campuran tanah dan pupuk kandang yang telah dihaluskan sebelumnya dengan perbandingan 1: 1.
Jangan lupa untuk merendam benih yang akan disemaikan ke dalam air hangat selama setengah hingga satu jam. Kemudian taburkan benih dengan merata di polybag dan tutup dengan daun pisang selama 3 sampai 4 hari.
Benih harus disiram setiap hari dengan menggunakan alat penyemprot air yang kecil supaya benih tidak rusak. Buka tutup daun pisang setiap pagi sampai pukul 10.00, juga saat sore mulai pukul 16.00. Amati bibit kol secara teratur. Bila ada yang terserang hama atau penyakit, segera petik dan buang daunnya supaya pertumbuhan bibit tidak terganggu.
3. Perawatan
Beri tananam kol pupuk susulan saat berumur 28 hari, dan jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara teratur setiap sehari sekali. Setiap seminggu sekali, amati hama – hama yang mungkin menyerang tanaman kol. Hama yang biasa menyerang tanaman kol adalah ulat.
Untuk menanggulanginya, siapkan semprotan insektisida. Tanaman kol juga bisa menderita penyakit yang diakibatkan oleh jamur plasmodiophora brassicae. Jika terserang penyakit tersebut, daun kol akan layu dan jika dicabut akarnya akan terlihat seperti mengalami pembengkakan.
Untuk mencegah penyakit ini, sebelum ditanam ada baiknya benih tanaman tersebut direndam benih dengan pestisida alami yang terbuat dari ekstrak bawang putih selama kurang lebih 2 jam.
4. Panen
Tanaman kol biasa sudah dapat dipanen setelah berumur 81 hingga 105 hari. Tanaman tersebut harus dipanen tepat waktu. Kol sudah siap dipanen jika bagian atas krop sudah terlihat melengkung keluar dan bagian dalamnya sudah padat.
Nah, itu tadi adalah cara menanam kol menggunakan polybag. Mudah bukan?
Baca Juga
-
Sinopsis Film Kingdom of the Planet of the Apes, Tayang 10 Mei 2024
-
Resmi Berkencan dengan IU, Lee Jong Suk Tulis Surat Mengharukan untuk Fans
-
Daftar Pemenang KBS Drama Awards 2022, Ada Lee Seung Gi dan Joo Sang Wook!
-
Keren! BTS Masuk Daftar Musisi yang Banyak Pecahkan Rekor Tahun 2022
-
Keren! Belum Resmi Rilis Album Solo, Jimin BTS Kembali Memecahkan Rekor Ini
Artikel Terkait
-
Awas! Ini 4 Risiko Mengintai Akibat Makan Kol Goreng untuk Kesehatan
-
Hobi Berkebun? Perhatikan Tips Feng Shui Agar Tanaman Membawa Keberuntungan
-
5 Perlengkapan Berkebun yang Wajib Dimiliki Pemula
-
Budidaya Tanaman Porang Sedang Tren, Anda Mau Coba?
-
Tanaman Porang: Cara Menanam, Jenis, Manfaat dan Harganya
Lifestyle
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Era Baru Smartphone: 5 HP 2026 dengan Daya Tahan 3 Hari dan Performa Ngebut
-
Kulit Kusam Bikin Kurang Pede? Ini 5 Rahasia Body Scrub Sea Salt untuk Kulit Glowing!
-
Anti-Basah! 5 Deodoran Roll On Agar Ketiak Kering Seharian
-
4 Sunscreen Spray yang Bisa Dipakai di Atas Makeup, No Geser-No Ribet!
Terkini
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Perempuan Bergaun Kuning yang Duduk di Atap Rumah Lek Salim