Latifah
Latifah
Ilustrasi Rekan Kerja. (pexels.com/Edmond Dant├Ęs)

Nggak semua perusahaan bisa memberikan lingkungan kerja yang sehat. Karena balik lagi ke orang-orangnya. Kalau banyak diisi tipe orang toksik, tempat kerja jadi nggak nyaman.

Nah, salah satu tipe orang toksik yang bikin orang sekantor jadi benci, adalah tipe penjilat atasan. Berikut ini ciri-cirinya!

1. Apa-apa, selalu minta persetujuan atasan

Nggak ada salahnya ketika kamu meminta persetujuan atasan saat akan melakukan sesuatu. Apalagi jika hal itu berdampak besar terhadap perusahaan.

Yang jadi salah, kalau tiap hal itu selalu datang ke atasan. Padahal harusnya, permasalahan itu teramat sepele dan bisa dilakukan dengan inisiatif sendiri. Sikap seperti ini, bisa membuat kamu dicap penjilat karena caper pada atasan.

2. nggak suka saat atasan memberi perhatian ke rekan kerja yang lain

Boleh jadi disebabkan saking seringnya kamu mencari muka, sampai-sampai kamu merasa kalau perhatian atasan hanyalah untukmu saja. Sehingga, ketika atasan memberi perhatian pada rekan kerja lain, meskipun hal itu dalam kerangka profesionalitas, kamu jadi nggak suka. Duh!

3. Mengambil ide orang lain

Demi dibilang pintar, inovatif, inisiatif, atau karyawan teladan, kamu jadi melakukan segala cara untuk mengambil hati atasan. Salah satunya dengan mengambil ide orang lain. Yang punya ide siapa, tapi kamu yang ngaku-ngaku.

4. Menuruti segala kemauan atasan meski kurang tepat

Atasan tetaplah manusia. Jadi, pasti punya kekurangan. Sebagai seorang bawahan yang benar, harusnya bisa beri masukan. Bukan malah selalu mengiyakan, padahal nyatanya malah berujung kerugian. Giliran rugi, semua yang disalahkan. Gimana rekan kerja yang lain jadi nggak sebal.

5. Menjelek-jelekkan rekan lain di depan atasan

Ciri penjilat yang paling kentara adalah tukang ngadu. Kesalahan sepele yang harusnya nggak perlu sampai ke telinga atasan, selalu diberi tahu. Tujuannya apa lagi, supaya bisa jadi anak emas dan terlihat bagus. Padahal, sikap seperti itu malah menjelek-jelekkan dirinya sendiri.

Nah, bila ada tanda-tanda di atas pada dirimu, cepatlah sadar! Karena kariermu nggak akan bertahan lama jika sifat menjilat ini kamu pertahankan. Meski kamu berhasil meraih posisi puncak, akan ada masanya, caramu yang licik itu bakal ketahuan. Karena meraihnya bukan dasar prestasi, melainkan jilat sana-sini!