Banyak alasan yang melatarbelakangi seseorang untuk pergi merantau, mulai dari mengenyam pendidikan, bekerja, mengembangkan bisnis, atau sekadar ingin mencoba hidup jauh dari orangtua. Namun yang harus diingat, menjadi anak rantau tidaklah mudah.
Meskipun merantau seakan-akan menjadi budaya yang sering kali dilakukan oleh banyak orang, tetapi memutuskan untuk merantau menuntut kamu ke luar dari zona nyaman. Kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan kebiasaan serta budaya yang terdapat di lingkungan tempat tinggal barumu.
Kamu juga harus benar-benar menjaga sikap dan juga tingkah laku agar tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri. Oleh karena itu, saat hendak merantau, hampir setiap orangtua memberikan banyak nasihat pada anaknya. Nah, berikut ini terdapat tiga nasihat penting dari orangtua yang harus selalu kamu ingat saat berada di tanah perantauan.
1. Jangan Suka Berbuat Ulah
Saat merantau kamu pasti akan bertemu dengan banyak orang yang mempunyai karakter serta sifat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu harus tetap menjaga sikap serta tingkah laku saat berjuang di tanah peratauan. Meskipun terihat sepele, tetapi ini bukanlah perkara yang mudah karena terkadang kamu pasti merasa lelah dengan kerasnya hidup di tempat baru.
Akan tetapi, kamu tidak boleh gampang terpancing emosi, terlebih bila sampai berbuat ulah dan menciptakan kerusuhan. Kamu harus tetap mengedepankan perilaku yang mulia, beretika baik, dan menjadi pribadi yang sopan. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah mendapatkan teman-teman yang baik.
2. Jangan Gampang Terbawa Arus
Hampir setiap orang percaya bahwa tanah ratau mempunyai pengaruh tersendiri, mulai dari adat istiadat, kebiasaan masyarakat sekitar, budaya, hingga pergaulan anak-anak muda setempat. Akan tetapi, tidak semua pengaruh yang muncul bisa membawa dampak ke arah yang positif. Apabila tidak mampu menyaringnya, bisa-bisa kamu justru terjerumus pada hal yang tidak baik.
Oleh karenanya, saat kamu pergi merantau, pesan penting dari orangtua yang harus selalu kamu ingat yaitu jangan mudah terbawa arus. Sebelum mengikuti perkembangan yang ada di lingkungan sekitar, kamu harus mempertimbangkannya terlebih dahulu, apakah hal tersebut akan membawa manfaat atau justru menjerumuskan dirimu sendiri.
3. Harus Menghargai Perbedaan
Saat merantau, kamu pasti akan bertemu dengan beragam perbedaan, mulai dari karakter orang-orangnya, sifat, adat istiadat, bahasa, dan lain sebagainya. Dalam kondisi seperti ini penting bagimu untuk bersikap menghargai. Jangan sampai kamu mengolok-olok serta mencela kebiasaan yang mereka lakukan.
Jika kamu merasa tidak sependapat dan merasa tak suka, lebih baik tetap diam dan tidak perlu mengikutinya. Ini akan lebih baik daripada apa yang kamu katakan justru membuat orang lain merasa tersinggung.
Banyak orang berharap kehidupannya akan mulai berubah saat di tanah perantauan. Akan tetapi, di tanah perantauan, kamu tidak bisa bersikap semaunya. Kamu harus tetap menjaga setiap tingkah laku, dan jangan sampai melupakan nasihat-nasihat tersebut agar kehidupanmu di tanah perantauan bisa tetap damai.
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
-
4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor
-
HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh
-
Bebas Kilap! 4 Physical Sunscreen Silica untuk Kontrol Sebum Kulit Sensitif
Terkini
-
Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti
-
Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon
-
Sekiro: No Defeat Hadirkan Format Anime TV 8 Episode, Tayang Januari 2027
-
Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?: Ikatan Kuat, tapi Cerita Cuma Main Aman
-
Karena Aku Perempuan: Empat Wajah Cinta yang Tak Pernah Sederhana