Kalau sudah terjebak dalam hubungan yang toksik, itu bukanlah tanda sebuah cinta yang sebenarnya. Sebab, memiliki obsesi untuk mengekang pasangan merupakan suatu hubungan yang tidak sehat. Namun, masih banyak orang yang menjadikan tanda-tanda hubungan toksik justru dianggap sebagai hal yang romantis.
Itu terjadi karena banyak orang yang belum mengetahui ciri-ciri hubungan toksik. Oleh karena itu, yuk kenali 4 tanda di bawah ini untuk mengetahui hubungan yang toksik.
1. Wajib kirim laporan setiap saat
Jika pasangan sangat posesif atas segala hal yang sedang kamu lakukan, itu merupakan tanda hubungan yang toksik. Sebab, dia pun punya kehidupan privasinya yang mesti dilakukan tanpa ada kehadiranmu. Pahamilah bahwa setiap orang membutuhkan waktu me time, entah untuk berkumpul bersama teman-temannya, keluarga, dan lainnya.
2. Meminta kata sandi akun media sosial pasangan
Jika sudah meminta atau memaksa untuk meminta sandi akun media sosial pasangan, meski dengan alasan ingin mengetahui segala hal yang dilakukan di media sosial merupakan salah satu dari hubungan yang toksik. Padahal, pasangan juga butuh privasi yang semestinya kamu hargai.
Meskipun dengan alasan biar tidak ada orang ketiga dalam hubungan, sebaiknya jangan berpikiran ke arah sana, ya. Kalau pun pasangan memiliki rasa cinta padamu, maka dia juga tidak akan sengaja untuk merusak hubungannya sendiri, kok.
3. Cemburu berlebihan bahkan sampai mengekang
Cemburu merupakan hal yang wajar, namun jangan sampai berlebihan. Misalnya saja melarang untuk berinteraksi dengan lawan jenis, atau parahnya lagi pasangan selalu mengekang untuk berinteraksi dengan orang-orang yang kita kenal.
Tentu saja kita sangat membutuhkan sosialisasi, entah dalam pertemanan atau bahkan pekerjaan. Namun, kalau sudah cemburu berlebihan itu merupakan tanda hubungan yang toksik, lho.
4. Kekerasan fisik maupun verbal
Jika sudah melakukan tindakan kekerasan secara fisik maupun verbal, itu tandanya sudah berada pada hubungan yang sudah tidak sehat. Hal ini tidak diperbolehkan meskipun memiliki alasan apapun.
Perlu diingat, bukan hanya menyakiti perasaan, namun dapat membuat pasanganmu trauma, lho. Jika mengalami trauma, maka dia akan merasakan luka batin yang sulit untuk dipulihkan seperti sedia kala.
Tidak semua hal itu dibenarkan, seperti pada 4 tanda di atas. Jika kamu merasa tidak nyaman berada dalam hubungan toksik, maka diskusikanlah dengan pasanganmu. Namun, kalau tingkah lakunya tidak berubah, sudah seharusnya kamu mengakhiri hubungan toksik.
Baca Juga
-
3 Alasan Orang Selingkuh dalam Hubungan yang Perlu Kamu Ketahui
-
5 Cara Bijak untuk Menerima Fakta Bahwa Cinta Tak Selalu Berbalas
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Punya Pacar yang Romantis!
-
5 Hal Buruk Jika Terlalu Bersikap Baik dengan Pasangan
-
4 Kesulitan yang Suka Dialami oleh para Pegawai Kontrak, Pernah Merasakan?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Facial Foam untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Bebas Rasa Ketarik!
-
Fenomena Brondong Dekati Janda: Apa Tips Sukses Asmara Beda Usia?
-
4 Peeling Gel Cica, Solusi Eksfoliasi Kulit Sensitif untuk Cegah Iritasi
-
Career Minimalism ala Gen Z: Mengenal Tren Kerja yang Anti Burnout
-
Bingung Pilih Speaker JBL Portable? Ini 5 Model Original Paling Worth It
Terkini
-
Pertama dari K-Pop, Stray Kids Masuk Daftar Headliner Governors Ball 2026
-
Film Greenland 2: Migration, Resiliensi Pasca Hantaman Komet Clarke
-
Gempita AFC U-23 dan Kenangan Manis One Hit Wonder Timnas Indonesia karena Tangan Dingin STY!
-
Mendesak Percepatan Infrastruktur Pasca-Longsor dan Banjir Bandang Aceh
-
X-Men Kembali! Teaser Avengers: Doomsday Tampilkan Xavier, Magneto, Cyclops