Sikap posesif sering dimaknai positif. Padahal, sikap demikian mencirikan hubungan yang toksik. Sikap posesif bisa membuat pasangan jadi nggak betah selama menjalin hubungan asmara. Bila nggak betah, tentu pasangan bakal sulit setia, kan? Dalam artian nggak hanya dapat membuka celah perselingkuhan, tapi juga hubungan kalian akan sulit bertahan lama.
Sebagai upaya evaluasi diri, ada beberapa ciri pasangan posesif yang mesti kamu kenali. Kalau dalam dirimu ada ciri-ciri ini, sebaiknya benahi, deh. Pasalnya, ada pertanda kamu pasangan yang posesif, lho!
1. Rasa ingin tahu berlebihan
Sebagai pasangan, sangatlah lumrah ketika kamu ingin berusaha mengenal lebih dalam sosok yang kamu cintai. Hanya saja, tiap orang punya batasan. Berada di dalam hubungan asmara, nggak berarti hilang batasan masing-masing.
Terlalu ingin tahu urusan pasangan, bahkan jika hal itu dilakukan dengan landasan curiga, bisa menjadi tanda kalau kamu termasuk pasangan yang sangat posesif. Meski dia pacar, suami, atau istrimu, nggak benar, lho, kalau sampai selalu menanyakan aktivitasnya setiap waktu. Itu bisa mengganggu pasangan.
2. Mengatur-atur pasangan
Sikap seperti ini juga jarang disadari ternyata bisa jadi sumber hubungan yang toksik. Terlalu mengatur pasangan, meski kamu berniat baik, hal tersebut juga akan berdampak buruk. Alih-alih pasangan akan berterima kasih, yang ada malah dia merasa tertekan karena kamu yang terlalu mendominasi kehidupannya.
Terlalu mengatur, bisa membuat dia merasa kalau kamu nggak menghargai atau memercayainya. Kalian kan sudah sama-sama dewasa. Jadi, harusnya bisa mengambil keputusan mandiri, tanpa ada pihak lain yang mengatur, sekalipun itu pasangan sendiri.
3. Terlalu cemburu
Cemburu memang bisa jadi bumbu dalam kehidupan asmara. Akan tetapi, saat porsinya sudah berlebihan, malah membuat hubungan asmara jadi rusak.
Cemburu yang berlebihan dapat memberikan sinyal kalau kamu nggak bisa memercayai pasangan. Dan itu bisa menyakitkan hatinya, lho!
Rasa memiliki dalam hubungan merupakan hal yang wajar. Sudah pasti ketika berpacaran atau menikah nggak mau dia meninggalkan atau berpaling darimu, kan?
Akan tetapi, kalau perasaan ketakuan ditinggalkan malah bikin kamu jadi posesif, ketakutanmu itu malah bisa benar-benar terwujud. Ketidaknyamanan akibat sikap posesifmu itu bisa membuat dia jadi enggan untuk bertahan. Jadi, hindari ya!
Tag
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
Terkini
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Tayang 12 Juli, Kyuhyun hingga Nucksal Jadi MC di The Psychopath I Met
-
Ulasan Film The Furious: Badai Aksi Tanpa Ampun yang Berkelas Dunia!
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia