Bagi sebagian orang, menyampaikan kritik dan saran adalah momok menakutkan. Pasalnya, tidak jarang orang merasa tersinggung dengan kritik yang kita sampaikan meskipun niatnya baik. Oleh karena itu, banyak dari kita yang memutuskan untuk menutup mulut dan menghindari kritik agar hubungan dengan orang-orang terdekat tidak renggang.
Namun, menghindari kritik pun bukan pilihan terbaik. Jika kita mengetahui seseorang perlu memperbaiki diri sedangkan kita memilih bungkam, maka mereka tidak akan pernah belajar untuk menjadi orang yang lebih baik.
Nah, agar kritik dan saran yang disampaikan bisa diterima oleh orang lain, kita harus memperhatikan cara menyampaikan kritik yang baik. Penasaran? Yuk, cek pembahasan di bawah ini!
1. Sampaikan di waktu yang tepat
Ketika ingin menyampaikan kritik dan saran, hal pertama yang harus diperhatikan adalah memilih waktu yang tepat. Apakah orang tersebut sedang terlihat lelah? Apakah dia sedang emosi? Apakah kalian berada di tempat ramai?
Kritik dan saran yang baik disampaikan ketika orang tersebut siap menerimanya. Pilihlah saat ketika dia tidak terlihat lelah atau kesal sehingga kritik yang kita sampaikan bisa diterima dengan kepala jernih. Selain itu, pastikan kita tidak menyampaikannya di depan banyak orang agar dia tidak menganggap kita ingin menjatuhkannya.
2. Sampaikan kelebihan terlebih dahulu
Meskipun niat kita baik dalam menyampaikan kritik dan saran, tetapi kita perlu memperhatikan bagaimana cara kita mengungkapkannya. Jangan sampai niat baik kita malah dianggap menyerang. Oleh karena itu, sebaiknya kita memulai kritik dengan menyampaikan kelebihan terlebih dahulu.
Jika kita memulai dengan kelebihan, maka rasa percaya dirinya akan meningkat sehingga apa yang kita sampaikan tidak dianggap sebagai serangan. Selain itu, kita akan terdengar lebih objektif karena kita tidak hanya melihat kekurangannya.
3. Gunakan bahasa yang lugas, jelas, dan sopan
Berkomunikasi memang tidak semudah bayangan kita, apalagi jika menyampaikan kritik. Kadang pesan yang ingin kita sampaikan tidak bisa diterima dengan baik karena bahasa yang digunakan menimbulkan arti lain. Oleh karena itu, salah satu cara menyampaikan kritik dan saran dengan sopan dan santun adalah memperhatikan bahasa yang digunakan.
Agar pesan yang ingin kita sampaikan tidak ambigu dan bertele-tele, sebaiknya kita menggunakan bahasa yang lugas, jelas, dan sopan. Hindari kata-kata yang menimbulkan makna ganda, kalimat-kalimat yang tidak to the point, dan kata-kata kasar.
4. Jangan libatkan emosi
Ketika ingin menyampaikan kritik dan saran, perlu diperhatikan bahwa kita harus bersikap objektif. Hindari kritik dan saran yang tidak membangun dan asal sebut hanya karena kita memiliki masalah personal padanya. Ingat, kritik dan saran ada untuk mengembangkan seseorang agar menjadi pribadi lebih baik, bukan untuk menjatuhkan.
Itulah beberapa cara menyampaikan kritik agar tidak menyinggung orang lain. Silakan dicoba agar kita bisa berkembang sama-sama, ya!
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Sentilan Luhut dan Demokrasi Sopan Santun: Ketika Kritik Dianggap Ancaman
-
Formappi Harap DPR Tak Ulang Kesalahan RUU TNI Saat Bahas RUU Polri
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Dita Karang Pamit dari SECRET NUMBER: Simak Lagi Jejak Inspiratif Idol K-Pop Pertama Asal Indonesia
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya