Siapa yang tidak tahu dengan aplikasi kencan Tinder? Ya, aplikasi biro jodoh atau kencan ini menjadi aplikasi pencarian jodoh terpopuler saat ini. Banyak orang yang mendapatkan jodohnya melalui dating apps ini, namun banyak juga dari mereka yang tertipu. Bayangkan saja, ada jutaan pengguna yang menggunakan dating apps dari berbagai negara.
Mereka bisa bebas mengakses identitas dan berkenalan dengan orang-orang di luar sana secara virtual. Banyak kasus yang menimpa mereka akibat penggunaan dating apps abal-abal dan tidak digunakan secara bijak. Secara umum, ini 5 bahaya yang perlu kamu ketahui dan waspadai saat menggunakan aplikasi kencan atau dating apps.
1. Identitas Tidak Jelas
Penggunaan dating apps atau aplikasi kencan bisa menjadi permasalahan baru di dalam hidup kita. Hal ini karena identitas para pengguna dating apps terkadang tidak menunjukkan suatu hal yang jelas. Contohnya, banyak orang yang memalsukan identitas seperti nama, umur, pekerjaan, hingga tempat tinggal. Hal ini tentu perlu dicurigai dan dicari tahu lebih dalam agar kita tidak tertipu dengan muslihat mereka.
2. Hanya Memperlihatkan Sisi Baik
Beberapa waktu yang laku, muncul film berjudul Tinder Swindler yang menceritakan seorang pria yang menipu banyak wanita lewat aplikasi kemcan dan merugikan banyak pihak hingga kerugian materil. Pria ini berhasil menipu dengan menunjukkan kekayaan yang ia miliki lewat dating apps dan media sosialnya. Oleh karena itu, banyak wanita yang terlena dan menganggap laki-laki ini merupakan pria tajir melintir.
3. Pertemuan di tempat yang tertutup
Orang-orang yang berkenalan melalui dating apps biasanya akan tertarik satu sama lain dan memutuskan untuk bertemu secara langsung. Banyak dari mereka yang mendapatkan kasus dimana mereka diminta untuk bertemu di suatu tempat terpencil dan tertutup, bukan di area publik seperti di mall atau perkantoran. Hal ini wajib diwaspadai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
4. Modus meminjam uang
Modus ini paling sering terjadi ketika menggunakan aplikasi kencan atau dating apps. Banyak oknum tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi ketika melakukan pendekatan melalui dating apps dengan meminta sejumlah uang atau materi lain dengan dalih akan diganti atau sedang terdesak sesuatu.
Bagi orang orang yang mudah percaya dengan kata-kata, mereka akan memberikan uang dengan niat membantu. Padahal, mereka tidak merasa bahwa mereka sedang ditipu.
5. Menjual cerita sedih
Banyak orang yang juga menceritakan kesedihan yang mereka alami melalui dating apps dan membuat orang lain iba serta datang untuk membantu. Hal ini sering terjadi jika menggunakan dating apps dan dengan mudahnya memberikan pertolongan kepada orang yang tidak dikenal. Bahkan, ada beberapa kasus yang membuat banyak orang tertipu hingga mendapatkan kerugian moril dan materiil.
Itulah lima bahaya yang perlu kamu waspadai saat menggunakan aplikasi kencan. Bahaya menggunakan aplikasi kencan ini memiliki bahaya yang sama dengan media sosial lainnya. Oleh karena itu, bijaklah menggunakan media sosial agar terhindar dari hal-hal buruk.
Baca Juga
-
Jangan Bingung, 9 Langkah Ini Bisa Kamu Lakukan saat Merasa Stuck
-
Kamu Tidak Perlu Merasa Bersalah atas 6 Hal ini, Bentuk Cinta Diri Sendiri!
-
Bukan Hanya Soal Gaji, Ini 6 Alasan Karyawan Mau Bertahan di Perusahaan
-
7 Cara yang Bisa Kamu Terapkan Agar Pengeluaran Tidak Membengkak
-
7 Tanda Kamu Termasuk Orang yang Fast Learner, Salah Satunya Tidak Takut Salah!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe
-
AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan
-
Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan
-
MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
Terkini
-
Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja
-
Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!
-
Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?
-
Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?