Candra Kartiko | Latifah ..
Ilustrasi KPR. (pexels.com/Kindel Media)
Latifah ..

Banyak pasangan yang punya impian memiliki rumah sendiri, dan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) menjadi alternatif yang paling sering dipilih. Hal ini mengingat untuk membeli rumah butuh dana yang gak sedikit, sehingga pilihan kredit dirasa gak memberatkan.

Supaya kamu gak menyesal di kemudian hari, sebaiknya kenali dulu beberapa kesalahan yang kerap dilakukan pasangan muda saat mengambil KPR. Seperti apa itu? Berikut adalah penjelasannya.

1. Memilih yang murah tanpa mempertimbangkan kualitas

Perkembangan properti memang sangat pesat. Ada banyak pilihan rumah yang bisa dipilih sesuai budget. Tak jarang, banyak pasangan demi bisa punya rumah sendiri, jadi menomorsekiankan kualitas.

Bila memang anggaran belum cukup mendapat hunian dengan kualitas baik, sebaiknya tunda dulu mengambil KPR. Jangan sampai kamu mengambil cicilan 15 tahun, tapi baru tahun pertama rumahnya sudah rusak di sana-sini. Pasti kesal, kan?

2. Bayar uang muka dengan berhutang

Inilah alasan kenapa kamu mesti mempersiapkan dengan matang sebelum menikah. Bila nanti pengin punya rumah, hendaknya sudah menabung dari jauh-jauh hari supaya setidaknya bisa membayar uang muka.

Memang, saat ini ada banyak pilihan untuk membayar DP rumah dengan hutang. Akan tetapi, keuanganmu bakal berat, karena harus membayar cicilan dua kali. Yakni, cicilan DP, dan cicilan rumah itu sendiri.

Selain memberatkan tiap bulannya, hal tersebut juga sangat riskan, terutama bila kamu cuma punya satu sumber penghasilan. Bila terjadi hal yang tak diinginkan, maka bakal pusing bayar cicilannya.

3. Hanya mengikuti keinginan, bukan kebutuhan

Memiliki rumah sendiri memang menyenangkan. Kamu bisa mendesainnya sesuai keinginan, dan ada perasaan bebas karena yang kamu tempati milik sendiri, bukan mengontrak.

Akan tetapi, perhatikan dulu kondisi keuangan kalian. Pastikan kalau mengambil KPR itu memang kebutuhan, bukan karena hanya ingin dibilang keren, atau supaya tampak mapan.

Hindari mengambil KPR di daerah yang jauh dari tempat kerja demi mendapati harga murah. Daripada tiap hari harus ‘tua di jalan’, mending fokus dulu pada menambah pundi-pundi penghasilan supaya kamu bisa membeli rumah di lokasi yang lebih nyaman.

4. Gak mencari tahu dulu tentang pasaran harga rumah

Disebabkan sudah ngebet pengin punya rumah sendiri, kamu jadi tergesa-gesa menentukan rumah yang dipilih. Gak mencari tahu terlebih dahulu pasaran harga rumah, sehingga mendapatkan harga yang mahal.

Memang capek harus menyeleksi berbagai pilihan rumah, belum lagi menelusuri bagaimana rekam jejak developer-nya. Akan tetapi, dengan melakukan riset, setidaknya kamu bisa mendapatkan harga dan rumah yang terbaik.

5. Gak memperhatikan detail tentang KPR itu sendiri

Supaya pengajuan KPR-mu bisa lolos, ada baiknya cari tahu dulu secara detail tentang KPR. Persyaratannya apa aja, besaran bunganya, serta apakah sekiranya skor kreditmu memang layak untuk mengajukan KPR atau enggak.

Bila sekiranya semua sudah dipersiapkan dengan matang, maka peluang pengajuan KPR-mu diloloskan akan besar. Jadi, bisa terbebas dari kecewa akibat pengajuanmu ditolak.

Nah, semoga dengan menghindari kesalahan-kesalahan tadi, kamu dan pasangan bisa mendapatkan rumah impian yang baik. Baik secara kualitas, juga baik dari kondisi ‘kantong’.