Bertahan dalam toxic relationship atau hubungan yang tidak sehat hanya akan membuat perasaanmu semakin tersiksa. Akan tetapi, kamu masih saja ingin bertahan dalam hubungan tersebut karena banyak pertimbangan, walaupun ini artinya kesabaran hatimu akan sangat teruji. Jika kamu tidak segera keluar dari toxic relationship, kedepanya tak menutup kemungkinan kamu akan mengalami hal-hal yang lebih buruk. Sebenarnya ada beberapa penyebab yang mungkin membuat kamu memilih bertahan dalam hubungan tidak sehat. Berikut 3 penyebab kamu masih bertahan dalam toxic relationship.
1. Takut Jika Hidupmu Tidak Akan Berarti Tanpa Kehadirannya
Ada kalanya rasa cinta yang terlalu besar bisa membuat kamu tidak bisa berpikir dengan jernih. Terkadang juga kamu berpikir bahwa tanpa kehadirannya hidupmu tidak ada artinya lagi. Padahal, pemikiran semacam ini sama sekali tidak benar lho.
Kamu hanya akan semakin ketergantungan padanya dan semakin sulit untuk meninggalkannya. Bahkan, kamu juga akan terus memberikan toleransi kepadanya ketika dia melakukan kesalahan. Padahal, bisa dibilang bahwa perlakuannya kepadamu itu sudah berlebihan.
Oleh sebab itulah, kamu harus membuang pemikiran semacam ini karena sebenarnya keyakinan tersebut hanyalah sugestimu saja. Percayalah, kamu masih akan tetap bahagia tanpa kehadirannya.
2. Hubungan Kalian Sudah Terlalu Lama
Mungkin kamu menjadikan usia hubungan asmara sebagai alasan agar tidak berpisah darinya. Karena hubungan kalian sudah terlalu lama, pada akhirnya kamu khawatir akan susah move on bila sampai putus. Kamu juga khawatir tidak bisa menemukan pengganti yang lebih baik darinya. Padahal hubungan yang sudah lama juga tidak menjamin hubungan kalian akan baik-baik saja.
Kalau dia sering kali menyakitimu baik melalui perkataan maupun perbuatan, sebaiknya kamu percaya diri untuk berpisah darinya. Tak ada gunanya bertahan dalam waktu yang lebih lama lagi jika selama menjalin hubungan kamu terus disakiti. Kamu begitu berharga dan tidak layak bertahan dalam toxic relationship. Ingat, di luar sana masih banyak orang yang lebih baik darinya, yang bisa menghargai dan mencintai kamu dengan ketulusan.
3. Lebih Mencintai Dia Daripada Dirimu Sendiri
Disadari atau tidak, orang yang masih saja bertahan dalam hubungan asmara beracun atau toxic relationship karena dia sulit mencintai dirinya sendiri. Begitupun dengan kamu yang lebih mencintai dan menyayangi pasanganmu sehingga kamu rela disakiti olehnya asalkan dia merasa puas dan bahagia.
Bagimu, kebahagiaannya adalah hal yang paling utama, walaupun sebenarnya dia melakukan hal-hal yang melukai. Alhasil, kamu pun berpikir bahwa sikapnya itu merupakan bentuk dari kekhawatirannya padamu sehingga kamu merasa bahwa dia berhak memarahimu ketika kamu melakukan satu kesalahan kecil.
Itulah 3 penyebab kamu masih bertahan dalam toxic relationship. Apakah kamu masih berada dalam toxic relationship? Sekarang cobalah renungi beberapa hal yang menyebabkanmu sulit terlepas dari hubungan yang tak sehat itu. Sehingga kamu dapat berpikir lebih jernih dan mengambil keputusan yang baik.
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Punya Koleksi Merchandise Piala Dunia? Simak 7 Tips Merawatnya Supaya Awet
-
4 Headset Gaming Murah dengan Active Noise Cancellation, Mulai 300 Ribuan
-
HP Vivo Y500 Resmi di Pasar Global: Baterai 8.100 mAh dan Layar AMOLED 1,5K
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?