Setiap orang tentunya mendambakan dirinya menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri digambarkan secara umum sebagai pribadi yang tidak bergantung padak pihak lain dalam mengekspresikan diri, apapun bentuknya. Tentunya untuk menjadi pribadi mandiri diperlukan adanya proses dan bekal. Untuk menjadi pribadi yang mandiri dibutuhkan bekal kematangan dalam berpikir, pengalaman hidup, keberanian mengambil keputusan, dan banyak lainnya.
Kemandirian seseorang akan sangat menetukan dan penting untuk dimiliki pada era yang semakin modern dewasa ini. Meskipun kemandirian merupakan hal yang tidak mudah untuk diterapkan. Apalagi bagi orang yang masih sepenuhnya bergantung kepada orang lain dan tidak percaya akan kemampuan yang dimiliki.
Berikut tips yang dapat kalian terapkan untuk membentuk kepribadian mandiri.
1. Menerima Diri Sendiri (Self-Acceptance)
Kepribadian mandiri seseorang dapat terbentuk dari bagaimana cara kita menerima dan berdamai dengan diri kita sendiri, terutama menerima kekurangan. Selain itu, kekurangan tersebut tidak menjadikan kita membenci diri sendiri. Terimalah diri sendiri, kepribadian, pendapat, pilihan, preferensi, dan kisah hidup diri sendiri.
Belajar untuk menjalani hidup sesuai dengan kata hati dan kehendak yang datang dari dalam diri kita sendiri. Usahakan jangan melakukan sesuatu yang melawan kehendak hati. Jika pernah mengalami kegagalan dari hidup, cobalah untuk melupakan dan menjadikannya sebagai pelajaran berharga dalam hidup. Ini adalah bagian penting untuk menjadi mandiri karena menerima apa adanya siapa kita, akan membuat terhindar dari mencoba untuk bertindak seperti orang lain.
2. Percaya pada Diri Sendiri
Salah satu keistimewaan yang dimiliki oleh manusia adalah dilahirkan berbeda dengan yang lainnya dan memiliki keunikan yang berbeda pula. Dari beragam dan sangat bervariasinya perbedaan yang dapat kita temui, maka kita seharusnya bisa memahami bahwa tidak bisa membuat semua orang menyetujui apa yang kita katakan. Itulah mengapa penting bagi kita untuk berdiri di atas kaki sendiri. Percaya pada diri sendiri akan membuat kita percaya keputusan sendiri, bahkan saat orang lain menentang harapan kita.
3. Memiliki Pandangan yang Terbuka
Menjadi pribadi mandiri berbeda dengan berlaku sombong, egois, antipati, dan tidak percaya kepada orang lain. Justru sebaliknya menjadi pribadi yang mandiri mampu memahami aspek-aspek sosial dengan baik dan mampu menyikapi setiap perbedaan dengan bijaksana. Orang dengan kepribadian mandiri cenderung memiliki pandangan yang terbuka terhadap segala kemungkinan yang dapat ditemui dalam kehidupan manusia. Ia mampu memilah dan memilih mana baik dan mana buruk, dan secara sadar memilih untuk berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari waktu ke waktu.
4. Memotivasi Diri Sendiri
Orang lain tidak memiliki dan tidak akan pernah memiliki kepentingan yang sama dalam keberhasilan diri kita. Motivasi dan kesuksesan adalah fungsi dari kebiasaan. Seseorang harus menghentikan kebiasaan menunda sesuatu, dan menggantinya dengan satu perencanaan yang baik. Orang-orang yang paling sukses di dunia tidak selalu pintar, atau pengamat yang baik, tapi tidak peduli apa bakat atau karunia yang mereka dapatkan, mereka telah mendasari diri mereka untuk menghargai kemenangan atas hal-hal besar maupun kecil yang telah berhasil mereka lakukan.
5. Berhenti Peduli tentang Apa yang Orang Lain Pikirkan
Ini merupakan hal yang paling penting tentang menjadi pribadi mandiri. Berhenti mencemaskan penilaian orang lain tentang hidup kita, tidak peduli jika mereka berpikir tentang pakaian yang kita gunakan, pilihan karier, atau pilihan penting lainnya. Ini adalah keputusan yang dibuat oleh diri sendiri, dan bukan oleh orang lain. Jika seseorang selalu memiliki pikiran yang mengganggu seperti “Tapi apa yang akan dipikirkan orang lain jika …?” dalam benaknya, maka ia akan selalu terkekang dalam diri dari hal-hal yang harus dikerjakan.
Nah, itulah cara yang bisa dilakukan untuk menjadi pribadi yang mandiri.
Tag
Baca Juga
-
Ulasan Buku 'Deep Work': Cara Berhasil Fokus di Dunia yang Penuh Gangguan
-
10 Tips Praktis Menjadi Penulis Non-Fiksi, Gak Susah Kok!
-
Ulasan Buku 'Human Kind': Sejarah Penuh Harapan karya Rutger Bregman
-
Ulasan Novel 'Rumah Kaca': Politik Arsip sebagai Mata Radar Hindia Belanda
-
Menciptakan Demokrasi Ideal melalui Penyelenggaran Pemilu di Indonesia
Artikel Terkait
-
Hotman Paris Tolak Jadi Pengacara Lisa Mariana, Tapi Beri Ide Atalia Supaya Selingkuhan Diam
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Profil dan Kekayaan Mia Amiati Iskandar, Eks Kejati Jatim yang Jadi Komisaris Bank Mandiri
-
Sehat dan Bugar dengan Lari: Gaya Hidup Aktif Perempuan Masa Kini
-
Taspen dan Bank Mantap Lepas Mudik Bersama ke Wilayah Jawa dan Sumatera
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda