Pernah tidak kamu merasakan gejolak dalam dadamu dengan alasan dirimu sendiri dan dirimu yang kamu ciptakan bertarung untuk menentukan pemenang?
Seseorang memiliki kepribadian yang terbentuk sejak dini dan dipengaruhi oleh banyak aspek. Aspek tersebut diantaranya adalah didikan orangtua, pengaruh lingkungan, pertemanan, wawasan yang didapatkan, bahkan lika-liku kehidupan yang dijalani.
Dari banyak hal yang terjadi dalam hidup, pribadi kita terbentuk. Sayangnya, tidak semua orang berkenan mempertahankan hal itu. Banyak orang yang mengubah kepribadian dirinya menjadi bertolak belakang dengan kepribadiannya. Apa alasannya?
1. Ingin di terima oleh lingkungan
Kebanyakan orang mengubahnya menjadi orang lain demi diterima dalam lingkungannya. Entah lingkungan tersebut memang menuntut beberapa hal atau memang diri kita sendiri yang terlalu merasa rendah diri.
Pasalnya, banyak orang yang mengubah dirinya demi lingkungan, padahal lingkungan tersebut mau menerimanya apa adanya. Kesalah pahaman dua belah pihak ini biasanya didasari oleh diri kita sendiri yang terlalu rendah diri dan berburuk sangka.
2. Dipandang dengan baik
Seseorang ingin dipandang baik dengan bertopeng menjadi orang lain. Hal tersebut tentu saja percuma dilakukan. Pasalnya ketika dia ingin dipandang oleh orang lain dengan baik, maka dia harus menjadi orang yang baik.
Ketika dia menjadi orang lain, maka yang diterima oleh banyak orang dan dipandang baik oleh banyak orang adalah kebaikan orang lain.
3. Ingin lebih dihargai
Dihargai oleh orang lain tidak harus membuatmu menjadi orang lain. Kamu harus mampu menyesuaikan diri. Jangan sampai kamu terlalu ingin dianggap oleh orang yang tidak menginginkanmu.
Sesekali, tidak mengapa untuk menoleh pada orang yang lebih menghargaimu. Pasalnya, kamu amat berharga di mata orang yang tepat.
4. Mengikuti standar orang lain
Banyak orang yang rela mengubah dirinya karena mengikuti standar orang lain. Biasanya hal ini dialami ketika seseorang sedang jatuh cinta. Dia akan rela melakukan apapun demi mendapatkan pujaan hatinya.
Ketika gebetanmu memiliki standar yang harus dipenuhi jika kamu ingin mendekatinya itu adalah hal yang wajar. Karena tentu saja semua orang menginginkan yang terbaik untuk diri sendiri.
Namun, kamu juga harus bisa memilah dan jangan menjadi budak cinta. Kamu harus mempu memilah mana standar yang menjadikanmu lebih baik, misalnya menjadi orang yang penyayang, pemaaf, dan lain sebagainya. Beserta yang menjadikanmu mengubah diri, misalnya harus punya badan yang kurus, mata yang sipit dan lain sebagainya.
Percayalah, ketika kamu dicintai oleh orang lain namun kamu mengubah dirimu sendiri, tidak ada kebahagiaan yang kamu rasakan. Setiap gerak dan gerik seolah diatur dan diperhitungkan. Kamu tidak akan merasa leluasa.
Itu dia 4 hal yang membuat seseorang rela menjadi orang lain. Pernah melakukannya?
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
Lifestyle
-
7 Ide Outfit ala Yuki Kato untuk Kamu yang Ingin Solo Traveling
-
Daftar 5 Film Horor Indonesia Tayang Februari 2026: Dari Mitos Pohon Waru hingga Teror Lift!
-
4 Face Wash Centella Bebas Parfum & Alkohol yang Gentle di Kulit Sensitif
-
Tak Perlu Foundation! 4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 50 Ini Bikin Wajah Cerah
-
4 Ide Mix and Match Celana Jeans ala Lisa BLACKPINK yang Wajib Kamu Contek!
Terkini
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Kejamnya Label Sosial Tanpa Pandang Umur di Novel 'Dia yang Haram'
-
Preppy Hingga Street Style, Intip 4 Ide OOTD Layering ala Shin Eun Soo Ini!
-
Fetisisme Kesibukan: Saat Lelah Menjadi Simbol Status Sosial