Rasa kurang percaya diri seringkali menjadi duri dalam perjalanan karier kita. Saat disuruh maju untuk mewakili sambutan kepala perusahaan, sering gemetar bahkan kalimat yang semula sudah tersusun rapi di dalam otak, tiba-tiba amburadul saat berhadapan dengan audiensi.
Rasa kurang percaya diri ini tidak boleh diperam atau bahkan dibudidayakan, sebab rasa itu akan melenyapkan kepercayaan orang lain kepada kita yang telah menganggap kita bisa dan mampu mengatasinya.
Berikut lima cara mengatasi rasa kurang percaya diri.
1. Lawan pikiran negatif
Pikiran negatif merupakan gangguan yang harus kita singkirkan, sebab untuk selalu percaya diri dalam segala situasi, kita tidak boleh berpikiran negatif. Kita kadang berpikir, "Saya tidak mungkin bisa melakukannya," "Saya tidak bisa seperti mereka."
Alasan-alasan buruk seperti ini dihasilkan oleh pikiran negatif. Jika demikian, maka kita akan minder. Jika sudah merasa minder, maka jangan harap bisa melakukan segala hal dengan percaya diri.
2. Belajar dari kesalahan
Kesalahan bukan aib atau hal yang mengerikan. Justru kesalahan dapat menunjukkan kepada kita tentang kebenaran dan kebaikan. Kesalahan dapat menghindarkan kita untuk tidak mengulanginya. Belajarlah dari kesalahan tersebut, agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi. Makin kita memperbaiki diri, makin meningkat pula kepercayaan diri kita.
3. Melatih keterampilan yang kita miliki
Setiap manusia memiliki keterampilan masing-masing. Dalam hal menyampaikan pesan, ada dua tipe keterampilan, yaitu berbicara dan menulis. Jika kita menggabungkan dua keterampilan berbahasa ini dan wawasan yang kita miliki makin luas, maka tingkat kepercayaan diri kita akan meningkat.
4. Selalu bersyukur dan berpikir positif
Wujud rasa syukur yang paling baik adalah tidak cepat merasa putus asa karena sesuatu yang tidak sesuai ekspektasi. Selalu berbuat baik dan mensyukuri apa yang diterima merupakan salah satu cara menjalani kehidupan yang lebih baik.
Percayakan pada diri kita bahwa apa yang diterima dan dijalani saat ini merupakan yang terbaik untuk masa yang akan datang. Berpikir positif akan menjadikan diri kita positif dalam menanggapi sesuatu, sehingga kita pun makin percaya bahwa apa yang kita lakukan akan mendapat hasil yang maksimal.
5. Ikuti intuisi dan yakini kebenarannya
Intuisi merupakan bisikan-bisikan yang muncul dari hati kecil kita, dan hati kecil tidak pernah bohong. Jika kita percaya dengan intuisi, maka kita akan menjadi lebih percaya diri untuk melakukan sesuatu.
Mengikuti intuisi dapat menyelamatkan kita dari keburukan yang akan diterima, sebab intuisi dapat menerima pesan dari jiwa kita, tanpa kita ketahui dari mana datangnya. Meyakini kebenaran intuisi akan menghindarkan kita dari melakukan kesalahan, sehingga kita dapat lebih percaya kepada diri kita sendiri.
Inilah lima cara untuk mengatasi rasa kurang percaya diri yang sering menghinggapi kita dalam segala situasi.
Baca Juga
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah
-
Hal Baik Berakhir Baik: Bukan Sekadar Motivasi, tapi Teman Menenangkan Hati
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat
-
Melihat Wajah Asli Jakarta Lewat Buku Tiada Ojek di Paris Karya Seno Gumira Ajidarma
Artikel Terkait
-
Rekam Peristiwa Kebakaran Ucapan Anak Kecil Ini Jadi Sorotan: 'Jangan Senang'
-
Pikiranmu Penat Seperti ingin Meledak? Coba Lakukan 5 Hal Berikut Ini Ya!
-
Selamat dari Kecelakaan, Pria Ini Langsung Salat sebagai Ucapkan Rasa Syukur
-
4 Alasan Kamu Perlu Membiasakan Diri Berpikir Positif, Demi Hidup Bahagia!
-
5 Cara Mengatasi Rasa Ragu kepada Pasangan, Buktikan Kebenaran!
Lifestyle
-
Jangan Dibuang, 5 Tips Membuat Tteok dari Nasi Sisa, Irit dan Gluten Free!
-
WhatsApp Rilis Fitur Baru, Pengguna iPad Kini Bisa Buat Akun Tanpa HP
-
Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea
-
4 OOTD Minimalist Casual ala Jongho ATEEZ yang Cocok Dipakai Kapan Saja!
-
4 Ide OOTD Y2K Streetwear Style ala Jennie BLACKPINK yang Cozy dan Trendi!
Terkini
-
Realita Komunitas Olahraga: Jaga Kebugaran, Cari Teman atau Demi Validasi?
-
Ulasan The Good Bad Mother: Menggugat Warisan Luka dalam Relasi Ibu dan Anak
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops
-
Bukan Sekadar Buku Anak, 'Dad' Menggambarkan Sisi Kompleks Seorang Ayah