Di era globalisasi seperti sekarang ini, mencari nafkah tidak hanya dilakukan oleh laki-laki atau seorang suami saja. Seorang perempuan atau bahkan seorang ibu pun bisa membantu suami dalam mencari penghasilan. Hal itu, karena kemudahan untuk mengakses segala informasi dan segala hal menjadi lebih mudah.
Banyak juga profesi baru atau lama yang sudah berkembang menjadi profesi yang mudah dilakukan dimana saja. Profesi itu hadir karena kecanggihan teknologi zaman sekarang seperti penulis online, bisnis online, design grafis online dan segala profesi lainnya yang bisa dilakukan secara online atau daring di rumah.
Namun terkadang rasa capek dan lelah mengurus rumah tangga, anak dan suami bisa membuat ibu mengalami rasa capek dalam berpenghasilan juga. Karena hal itu membutuhkan tenaga dan pikiran ekstra untuk bisa secara rutin berpenghasilan membantu suami memenuhi kebutuhan hidup.
Berikut 3 hal yang bisa meningkatkan motivasi ibu untuk tetap produktif berpenghasilan. Simak baik-baik artikel ini, ya!
1. Kebutuhan anak-anak semakin banyak
Semakin bertambahnya usia anak, semakin bertambah pula kebutuhannya. Tentunya sebagai semua ibu pasti menginginkan bisa membahagiakan anaknya dengan cara memenuhi segala kebutuhannya tanpa terlewatkan satu pun.
Jika penghasilan suami masih belum bisa memenuhi segala kebutuhan anak, maka peran ibu bisa sedikit membantu agar kebutuhan anak bisa tercukupi dengan sempurna.
2. Lebih dihargai suami dan keluarga suami
Pekerjaan seorang ibu rumah tangga yang berat terkadang sering masih sering diremehkan banyak orang. Termasuk disini juga suami dan keluarga suami. Banyak sekali perempuan atau ibu yang dituntut bisa melakukan segala hal, termasuk berpenghasilan.
3. Sudah terlatih mandiri jika kemungkinan terburuk dalam rumah tangga terjadi
Kehidupan rumah tangga tidak semuanya atau selamanya selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Terkadang kamu akan menemui masalah yang terjadi seperti pertengkaran atau yang lebih berat lagi adalah sebuah perceraian yang tidak bisa dihindari.
Jika seorang ibu sudah terbiasa berpenghasilan mandiri, maka ia juga akan bisa mandiri jika kemungkinan buruk itu benar terjadi.
Itulah tadi 3 hal yang bisa memotivasi ibu untuk tetap produktif berpenghasilan. Semoga dengan artikel ini, banyak ibu yang selalu termotivasi untuk memiliki penghasilan sendiri.
Tag
Baca Juga
-
3 Rekomendasi Channel Youtube yang Bisa Bikin Kamu Lolos Interview Kerja
-
3 Rekomendasi Moisturizer yang Cocok untuk Perbaiki Kulit yang Kering
-
3 Rekomendasi Brand Skincare Lokal dengan Harga di Bawah 150 Ribu, Mau Coba?
-
3 Rekomendasi Film yang Bisa Bikin Kamu Merasa Patah Hati Berhari-hari
-
3 Alasan Kamu Tak Perlu Merasa Rendah Diri Ketika Dinilai Buruk Orang Lain
Artikel Terkait
-
Fuji Blak-blakan soal Pendapatan TikTok: Tak Diambil, Untuk Iseng Dibagikan ke Orang Lain
-
Ngaku Selingkuhan Ridwan Kamil, Penghasilan Akun Instagram Lisa Mariana Setara Satu Mobil
-
Profil dan Kekayaan Mia Amiati Iskandar, Eks Kejati Jatim yang Jadi Komisaris Bank Mandiri
-
Kalkulator Zakat Penghasilan, Berapa yang Harus Dibayar dari Gaji dan Pendapatan?
-
Taspen dan Bank Mantap Lepas Mudik Bersama ke Wilayah Jawa dan Sumatera
Lifestyle
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
-
4 Inspirasi Gaya Harian dari Yeri RED VELVET, Kece untuk Outfit Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda