Dalam keseharian yang kita jalani, kita kerap berbincang dan bertukar cerita dengan orang lain, baik dengan orang tua, tetangga, maupun teman-teman. Tak jarang, memulai suatu pembicaraan membawa kita pada berbagai topik bahasan lainnya.
Reaksi setiap orang dalam menanggapi sebuah pertanyaan atau bahasan tentunya berbeda-beda. Pun, setiap orang memiliki sesuatu yang mungkin terasa sensitif untuk dibahas dan tidak ingin ia bicarakan dengan orang lain. Dalam hal ini, kita dapat mengetahui ketika lawan bicara kita tidak berkenan membicarakan sesuatu, yakni jika lawan bicara kita memberikan beberapa isyarat berikut ini:
1. Menjawab seperlunya
Ketika seseorang tidak berkenan membicarakan sesuatu, biasanya ia akan menjawab pertanyaan orang lain tentang hal tersebut seperlunya atau memberi jawaban-jawaban pendek agar tidak terkesan tak sopan, karena tidak menanggapi pertanyaan orang lain. Jika hal ini terjadi, artinya kita harus lebih memahami bahwa ia tidak ingin membahas hal tersebut. Cukupkan pertanyaan kita dan lebih baik kita menanyakan atau membahas hal lain.
2. Mengalihkan pembicaraan
Hal lainnya yang menjadi isyarat seseorang tidak berkenan dengan topik yang dibahas adalah saat ia berusaha mengalihkan pembicaraan. Ia mungkin tidak bisa mengatakan secara langsung bahwa ia tak ingin membicarakan suatu hal, tapi ia berusaha untuk menghindarinya. Jika hal ini terjadi, ada baiknya kita tidak memaksa atau terus-menerus mengungkit hal yang tidak ingin ia bicarakan.
3. Perubahan pada ekspresi dan nada bicara
Ada orang yang tanpa sadar menunjukkan ekspresi bahwa ia tak berkenan ditanya tentang suatu hal. Ada pula yang nada suaranya langsung berubah, seperti tiba-tiba saja bernada ketus saat mendapatkan pertanyaan tentang hal tertentu. Tentunya, suasana juga bisa mendadak berubah menjadi tidak enak dan canggung. Padahal, sebelumnya kita tengah berbincang akrab dengannya. Hal ini barangkali terjadi karena ia sebenarnya merasa tersinggung atau tidak ingin membicarakan hal tersebut.
Demikian tiga isyarat lawan bicara tidak berkenan membicarakan sesuatu. Kita mungkin juga memiliki suatu hal yang tak ingin kita bicarakan dengan orang lain dan hal itu juga berlaku untuk orang-orang di sekitar kita. Penting bagi kita untuk peka dalam membaca reaksi lawan bicara ketika berbincang, agar kita dapat terhindar dari menimbulkan rasa tidak nyaman dalam hati orang lain.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
Lifestyle
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
5 Pilihan Hair Mist Bikin Rambut Segar dan Bebas Bau Matahari
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Sold Out dalam 35 Detik, Toleranshoes Aerostreet Satukan Enam Tokoh Agama
Terkini
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran