Dulu, ketika anak masih sangat kecil sering kali orang tua merasa terganggu karena anak menempel melulu. Tapi, semakin ia beranjak besar, malah kurang dekat lagi dengan orang tua. Gak hanya itu, di rumah pun jadi tidak betah dan sering keluyuran.
Anak yang terlalu sering keluyuran di luar rumah tentu saja bikin orang tua khawatir. Takut nanti salah pergaulan, bertemu orang jahat, atau jadi tidak konsentrasi dengan sekolahnya.
Nah, sebenarnya ada beberapa alasan, lho, kenapa anak jadi tidak betah di rumah sehingga lebih sering keluyuran di luar. Apa saja alasan yang dimaksud? Mari simak pembahasan di bawah ini.
1. Orang tua tidak memberi rasa nyaman
Saat kamu bekerja, meski gaji besar tapi bila lingkungan kerjanya gak bikin betah, tentu kamu bakal resign, bukan? Dari sini bisa disadari bahwa kenyamanan itu penting bagi kehidupan seseorang. Tak terkecuali dengan anak-anak.
Meski rumahmu besar, tapi kalau tidak bisa memberi rasa nyaman bisa membuat anak jadi hobi keluyuran. Misalnya saja, anak sering kamu marahi ketika melakukan kesalahan-kesalahan sepele yang sebenarnya wajar dilakukan anak kecil. Bisa pula anak merasa sendirian karena meski orang tuanya di rumah tapi gak berinteraksi dan sibuk dengan HP masing-masing.
Ketidaknyamanan ini juga bisa disebabkan karena hubungan ayah bunda yang tidak harmonis. Sering terjadi pertengkaran membuat anak jadi capek mental dan memilih berkumpul dengan teman-temannya.
2. Aktif di sekolah
Alasan lain anak tidak betah di rumah bisa disebabkan kegiatannya yang padat di sekolah. Dengan demikian, anak jadi tidak punya waktu banyak di rumah.
Setelah pulang, karena capek dengan berbagai aktivitas tersebut, anak akan bermain dengan teman-temannya di luar sebagai caranya menyegarkan pikiran kembali. Apalagi jika di rumah disuruh belajar melulu. Makin malaslah ia di rumah bersama orang tuanya.
3. Jenuh dengan kondisi rumah
Kejenuhan juga bisa jadi alasan anak malas ada di rumah. Di rumah hanya melakukan aktivitas itu-itu saja. Kalaupun bermain, jarang ditemani orang tua. Akhirnya, ia mencari lingkungan baru yang dapat membuatnya jauh lebih bahagia, yaitu saat bertemu teman-temannya di luar.
Itulah tiga alasan kenapa anak tidak betah berada di rumah. Semoga dari uraian tadi bisa jadi bahan evaluasi bagi para orang tua agar bisa menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bari anak. Dengan begitu, anak jadi lebih betah di rumah.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia
-
Makeup Anti-Luntur! 4 Setting Spray Mulai Rp38 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
5 Pilihan Sleeping Mask Remaja: Kunci Kulit Lembap, Cerah, dan Sehat
-
Pilih HP POCO X8 Pro atau Infinix GT 50 Pro? Inilah Perbandingan Detailnya
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
Terkini
-
Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
Laut Bercerita Akhirnya Difilmkan: Sebuah Pengingat Akan Luka yang Belum Usai