Tidak semua orang terlahir dalam kondisi kaya raya. Banyak dari kita yang harus meraih rupiah demi rupiah dengan bekerja keras tak kenal lelah. Banyak pula dari kita yang masih sering mengalami krisis secara keuangan atau memiliki keuangan yang belum stabil.
Banyak hal yang menjadi pengaruh keuangan yang sulit. Namun sesulit apapun itu, hidup terus berjalan. Banyak hal yang membuat kita dipaksa bangkit dan mengikuti arus kehidupan yang menyiksa.
Berikut ini merupakan 4 cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi ekonomi yang sulit.
1. Mengoptimalkan daya pikir kreatif
Kini, manusia-manusia kreatif sangatlah dibutuhkan. Dan banyak hal yang tercipta melalui ide-ide yang kreatif. Di mana hal tersebut akhirnya bisa menjadi sumber penghasilan.
Ketika kamu berusaha untuk memperbaiki ekonomi yang sulit, cobalah untuk memulai daya pikir yang kreatif. Mengelola sesuatu yang sederhana, namun bisa menjadi ide dan gagasan yang cemerlang.
2. Mencari tambahan penghasilan
Ketika penghasilan pokok dirasa tidak bisa memberikan kecukupan terhadap kebutuhan hidup, maka jangan merasa gengsi untuk melakukan pekerjaan tambahan yang lainnya.
Dengan mencari tambahan penghasilan, kamu akan memiliki penghasilan lain di luar pendapatan pokok di mana hal tersebut akan membuat kamu bisa mengelola uang dengan lebih baik.
3. Hemat
Hemat adalah perilaku yang sangat mudah untuk dijelaskan. Namun sulit sekali diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Apakah kamu termasuk orang yang hemat? Namun tidak bisa ditampik bahwa peribahasa hemat pangkal kaya adalah sebuah hal yang nyata. Ketika kamu berusaha berhemat, maka kamu akan punya keuangan yang meningkat.
Ketika ekonomi sedang sulit, maka usahakan untuk hidup sehemat mungkin. Ketika pendapatan dan pengeluaran tidak bisa diseimbangkan, maka krisis ekonomi akan sulit sekali terpecahkan.
Kamu sendiri yang bisa mengontrol dirimu. Jangan terus menerus menjadi seseorang yang konsumtif. Pikirkan kebutuhan lain yang jauh lebih penting.
4. Mengumpulkan barang yang punya nilai jual
Untuk apa mengumpulkan barang yang punya nilai jual? Untuk apa lagi kalau bukan untuk dijual. Meskipun tentu saja rasanya sayang sekali untuk menjual beberapa benda yang dikumpulkan dengan bersusah payah. Namun demikian, bukankah kebutuhan tidak bisa ditolong lagi oleh hal yang lainnya?
Hasil penjualan dari barang-barang tersebut bisa kamu pakai untuk memutar yang dan membuatnya bertambah banyak. Misalnya untuk modal jualan atau bisnis yang akan membuat kamu mendapatkan keuntungan.
Jadi, itu dia 4 cara mengatasi kesulitan secara ekonomi atau finansial. Semoga hal ini akan menyadarkan kamu untuk mempersiapkan keuangan yang baik.
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
Pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi di IKN Nusantara Beri Dampak ke Sektor Ekonomi Kaltim
-
Pasar Lokal Suara UMKM, Komitmen Suaradotcom dalam Mengembangkan UMKM
-
Dipicu Latar Belakang Keluarga yang Tak Harmonis dan Miskin, Perempuan Ini Enggan Menikah: Saya Masih Susah
-
Komisi XI Apresiasi Kinerja Pemerintah Koordinasikan Penanganan Ekonomi Terdampak Covid-19
-
4 Hal yang Bisa Dilakukan saat Tidak Mendapat Pinjaman Uang dari Orang Lain
Lifestyle
-
7 Ide Outfit ala Yuki Kato untuk Kamu yang Ingin Solo Traveling
-
Daftar 5 Film Horor Indonesia Tayang Februari 2026: Dari Mitos Pohon Waru hingga Teror Lift!
-
4 Face Wash Centella Bebas Parfum & Alkohol yang Gentle di Kulit Sensitif
-
Tak Perlu Foundation! 4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 50 Ini Bikin Wajah Cerah
-
4 Ide Mix and Match Celana Jeans ala Lisa BLACKPINK yang Wajib Kamu Contek!
Terkini
-
Topeng Arsenik di Pendapa Jenggala
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?