Daddy Issues merupakan sebuah kedaan psikologis di mana seorang wanita akan mengalami ketertarikan pada seorang pria yang memilki karakter sosok ayah yang dia dambakan. Hal tersebut umumnya terjadi pada wanita yang besar tanpa sosok ayah, memiliki sosok ayah yang disfungsional serta menjalani hubungan yang tidak sehat antara anak dengan ayahnya.
Akibat dari hal tesebut, anak tumbuh menjadi sosok yang sulit percaya, takut ditinggalkan, possesive, dan overprotective. Seorang yang mengalami daddy issues juga sering kali terjebak dalam hubungan asmara yang toxic.
Dikutip dari Alodokter.com, berikut 4 tanda seorang wanita mengalami daddy issues.
1. Tertarik pada pria yang lebih tua
Wanita yang mengalami daddy issues cenderung menyukai sosok pasangan yang lebih tua dari dirinya. Hal tersebut terjadi karena dia ingin memiliki sosok pria yang serupa dengan ayahnya.
Pria yang lebih tua akan membuatnya merasa lebih aman, penuh perhatian dan kasih sayang. Persis seperti perlakuan sosok ayah yang dia dambakan, namun tidak dia dapatkan ketika anak-anak.
2. Posesif dan protektif terhadap pasangan
Daddy issues dapat membuat seorang wanita mengalami kecemasan akan ditinggalkan oleh pasangannya. Hal tersebut membuatnya menjadi sosok yang overprotektif dan posesif, seperti merasa cemburu dan mencurigai pasangannya sepanjang waktu.
3. Mudah merasa kesepian
Karena sudah pernah mengalami pengabaian di masa kecil, wanita dengan daddy issues akan menjadi sosok yang ingin selalu ditemani. Dia tidak akan nyaman ketika sendirian karena ketergantungannya pada pasangannya.
4. Selalu membutuhkan perhatian dan kepastian
Efek daddy issues pada seorang wanita adalah hilangnya rasa percaya diri dan berganti menjadi rasa insecure. Hal tersbut membuatnya tidak bisa mempercayai pasangannya, sehingga selalu menuntut kepastian. Selain itu, dia ingin selalu diperhatikan setiap waktu dan disayangi secara terus menerus oleh pasangannya.
Daddy issues sendiri bukanlah gangguan mental, namun hal tersebut dapat mengganggu kualitas hidup orang yang mengalaminya.
Selain itu, daddy issues juga berdampak buruk terhadap kelangsungan hubungan asmara yang terjalin. Bila kamu mengetahui seseorang dengan 4 ciri di atas, maka berilah saran padanya bahwa sebaiknya dia melakukan sesi konsultasi dengan psikolog agar mendapat penanganan yang tepat!
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Kafe Dekat ISI Jogja, Harga Terjangkau Nyaman Buat Nongkrong!
-
5 Rekomendasi Tempat Camping di Purwokerto, Viewnya Memesona!
-
5 Rekomendasi Wisata Keluarga di Klaten, Seru dan Menyenangkan!
-
4 Kafe di Temanggung dengan View Gunung Sumbing dan Sindoro
-
5 Kafe di Boyolali dengan View Gunung Merapi yang Memesona, Auto Bikin Betah
Artikel Terkait
-
Apakah Anak Bisa Menyelamatkan Ayah yang Tidak Salat? Ini Kata Buya Yahya
-
Kejam, Ayah Bakar Anak Hidup-hidup Gegara Tak Kerjakan PR!
-
3 Hal Ini Bisa Diberikan pada Pasangan agar Rasa Saling Sayang Makin Besar
-
Reza Arap dan Wendy Walters Pasangan YouTuber Mengalami Keretakan Rumah Tangga
-
Para Istri PNS di Buleleng Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Data Pribadi Dan Keluarga
Lifestyle
-
6 HP Realme dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Mulai Rp5 Jutaan Saja, Laptop Ryzen 5 Ini Cocok Buat Kuliah dan Kerja
-
Bye-bye Kulit Kasar! Ini 5 Pilihan Body Wash Yogurt yang Super Melembapkan
-
Preppy hingga Chic Style, Ini 4 Ide OOTD Monokrom ala Gong Seung Yeon
-
5 Gaya Office Look Minimalis ala Noh Sang Hyun untuk Profesional Muda
Terkini
-
Tayang Paruh Pertama, Varietas The Great Guide 3 Pilih Maroko dan Ethiopia
-
Dalam Sujudku: Film Inspiratif tentang Cinta, Doa, dan Keutuhan Keluarga
-
Terapi Alam yang Menenangkan: Kisah dari Pantai Lebuk Situbondo Jawa Timur
-
Membolang di Namorambe: Tempat 19 Teman dari Berbagai Sirkel Berkumpul
-
Senyum Karyamin: Menelusuri Jejak Kemanusiaan di Balik Ironi Desa