Banyak orang yang salah mengartikan makna antara self-esteem dan self-confidence. Kebanyakan mereka mengartikan keduanya memiliki arti kepercayaan diri. Padahal kedua hal tersebut memiliki makna berbeda.
Dilansir dari Halodoc, self-esteem berarti harga diri yang membuat seseorang merasa bangga, menghargai dan menyukai diri sendiri secara menyeluruh, sementara self-confidence berarti kepercayaan terhadap diri sendiri akan kemampuan yang ada dalam diri secara menyeluruh.
Namun jika berlebihan, self-esteem juga bisa memberikan dampak buruk. Lalu bagaimanakah ciri-ciri orang dengan self-esteem tinggi? Berikut adalah ciri-cirinya seperti yang terangkum dari situs Halodoc berikut ini.
1. Melakukan tindakan apapun secara mandiri
Orang dengan self-esteem tinggi cenderung bertindak untuk memutuskan atau memilih sesuatu dengan dirinya sendiri.
2. Bangga dengan prestasi yang dimiliki
Merasa bangga dan senang terhadap prestasi yang berhasil dicapai dan tidak sungkan untuk memuji dirinya sendiri atas apa yang telah dia dapatkan.
3. Menyukai tantangan baru
Orang dengan self-esteem tinggi tentunya tidak akan segan menerima tantangan baru yang ditawarkan kepadanya. Tantangan tersebut bisa berupa tugas atau pekerjaan yang sebelumnya belum pernah dia coba.
4. Merasa dapat mempengaruhi orang lain
Dengan sifatnya yang percaya diri, seseorang dengan self-esteem yang tinggi merasa mampu mempengaruhi orang lain dengan kesan sebagaimana dimilikinya.
Dengan beberapa alasan di atas, maka kebanyakan orang yang punya self-esteem tinggi cenderung dianggap menyebalkan oleh orang-orang di sekitarnya karena mereka menganggap dirinya selalu benar dan tidak menerima masukan dari orang lain.
Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi self-esteem dari seseorang seperti yang dikutip dari laman halodoc adalah sebagai berikut:
- Alam bawah sadar atau pikiran dari dalam diri sendiri
- Kemampuan diri
- Pekerjaan
- Usia
- Pendapat orang lain
Demikian informasi tentang self-esteem yang ada pada diri seseorang, perlu diingat jika self-esteem memang diperlukan dalam kehidupan, namun jangan sampai berlebihan ataupun kekurangan. Jika self-esteem terlalu tinggi menyebabkan orang di sekitar kamu menjadi tidak nyaman. Sebaliknya jika self-esteem terlalu rendah kamu bisa menderita gangguan kecemasan dan depresi.
Tempatkanlah self-esteem di tengah-tengah agar bisa seimbang dan dapat menjalani hidup dengan baik. Sekarang apakah kamu sudah memiliki self-esteem yang cukup dalam diri kamu?
Baca Juga
-
Trailer Kedua Serial Harry Potter Dirilis, Petualangan di Hogwarts Dimulai!
-
Film The Runner Hanya Raih Skor 9%, Jadi Film Terburuk Gal Gadot
-
Trailer Perdana Street Fighter Dirilis, Ryu dan Ken Siap Tarung di Turnamen
-
6 Film Terbaru Netflix September 2026, Smile 2 hingga Top Gun: Maverick
-
Pokemon Kembali ke Layar Lebar lewat Film Pokemon: Wild Card, Tayang 2027
Artikel Terkait
-
Tes Kepribadian: Ilusi Optik yang Dilihat Pertama, Ungkap Jati Diri Anda Sebenarnya
-
Tes Kepribadian: Apa yang Pertama Kali Anda Lihat? Tentukan Suatu Kepribadian
-
Tes Kepribadian: Gambar yang Dipilih, Ungkap Rahasia Kelemahan Anda dalam Hal Cinta
-
4 Ciri-Ciri Pacar Toxic yang Harus Kita Hindari, Bikin Masalah!
-
Tes Kepribadian: Pilih Kartu, Ketahui Perubahan Apa yang akan Anda Miliki untuk Hari Esok
Lifestyle
-
5 Lip Blurring untuk Samarkan Garis Bibir, Makeup Jadi Makin Flawless!
-
5 Parfum Citrus Woody Terbaik: Wangi Segar dengan Sentuhan Kayu yang Elegan
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Pentingnya Membatasi Aktivitas Luar Ruangan
-
Chipset Xring O3 Xiaomi Tembus 5,22 Juta Poin AnTuTu, Penentang Snapdragon dan Dimensity?
-
Kupas Tuntas HP Lipat Terbaik 2026: Mana yang Paling Sempurna Buat Kamu?
Terkini
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Air Tidak Bisa Dicetak Ulang, Hutan Jangan Dihabiskan demi Uang
-
Kerja Secukupnya, Hidup Sepenuhnya: Saat Gen Z Mulai Ubah Definisi Sukses
-
Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!
-
The Golden Spoon: Hasrat Keluar dari Kemiskinan dan Obsesi Mengubah Nasib