Banyak orang yang mengatakan bahwa kita harus bisa keluar dari zona nyaman jika ingin bertumbuh dan berkembang. Hal ini memang tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Semua dikembalikan pada pemahaman serta keputusan masing-masing.
Ada yang setuju bahwa kita harus keluar dari zona nyaman, ada juga yang setuju bahwa kita justru harus memperluas zona nyaman itu sendiri. Bukan perbedaan di antara keduanya yang penting, tetapi bagaimana cara kita menerapkannyalah yang penting.
Entah itu keluar atau memperluas zona nyaman, kita harus bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. Berikut ini adalah beberapa cara yang mungkin bisa kamu coba dalam hal memperluas atau keluar dari zona nyaman.
1. Buat daftar hal yang ingin dilakukan
Cara pertama, kamu bisa membuat daftar beberapa hal yang ingin kamu lakukan tetapi kamu terlalu takut untuk memulainya. Misalnya, memulai pembicaraan terlebih dahulu, lebih aktif saat di kelas, dan lain sebagainya. Tulis daftar hal tersebut lalu paksakan diri untuk mencobanya.
2. Temukan hal kecil yang dapat mengubah rutinitas
Rutinitas yang biasa kita lakukan dapat kita modifikasi dalam skala kecil untuk meningkatkan kreativitas atau memperluas relasi. Misalnya, kita bisa mengambil jalan berbeda ketika pulang dari suatu tempat, mengajak teman yang lain untuk makan siang, dan lain sebagainya.
3. Mencoba belajar skill baru
Belajar skill atau keahlian baru pada awalnya pasti terasa tidak nyaman dan cukup asing. Namun, justru di momen inilah kita berlatih untuk menghadapi sesuatu yang membuat kita tidak nyaman. Kita akan berada di zona belajar, sehingga tidak masalah jika masih mengalami kesalahan atau kesulitan.
4. Olahraga dengan cara baru
Memperluas atau keluar dari zona nyaman juga bisa dilakukan dengan olahraga. Jika kita terbiasa olahraga seorang diri, cobalah untuk mengajak teman atau orang lain. Hal ini dapat membuat kita sehat sekaligus memiliki teman berbicara.
5. Ubah rasa cemas jadi excited
Cara kelima yang bisa kamu coba adalah dengan mengubah rasa cemas menjadi excited atau bersemangat. Ubah pola pikir negatif menjadi energi yang positif.
Rasa cemas dan khawatir yang terlalu berlebihan justru dapat membuat kita semakin takut untuk memperluas atau keluar dari zona nyaman itu sendiri.
Itulah lima cara yang bisa kamu terapkan untuk memperluas atau keluar dari zona nyaman. Kamu berani menerapkan cara yang mana?
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
Sehat dan Bugar dengan Lari: Gaya Hidup Aktif Perempuan Masa Kini
-
Imam Masjid di AS Ajak Jamaah Push-Up sambil Dzikir setelah Salat Tarawih, Bagaimana Hukumnya?
-
Review Anime Ao no Hako, Cinta dan Ambisi Berpadu dalam Satu Lapangan
-
Prabowo: Sepak Bola Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Lambang Harga Diri Bangsa!
-
Jangan Sepelekan Cedera Olahraga, Penting untuk Menangani secara Optimal Sejak Dini
Lifestyle
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Tampil Menarik dan Keren! Intip 4 Daily Outfit Edgy ala Yoon STAYC
Terkini
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025
-
22 Tahun Bersama, TVXQ Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?