Kita tahu di era sekarang public speaking merupakan salah satu skill yang dibutuhkan oleh banyak pihak, dari mulai lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan, perusahaan, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, sudah menjadi suatu hal yang penting bagi seseorang untuk memiliki skill public speaking.
Namun nyatanya di masyarakat luas sudah beredar banyak mitos tentang public speaking yang tidak benar. Dengan beredarnya mitos tersebut membuat banyak orang menjadi ragu dan pesimis untuk dapat menguasai public spaking.
Kamu harus mengetahui mitos tersebut agar kamu tidak memiliki keraguan dan selalu optimis untuk dapat menguasai skill public speaking. Berikut adalah empat mitos tentang public speaking yang tidak terbukti kebenarannya.
1. Public speaking adalah bakat alami sejak lahir
Tentunsaja hal tersebut adalah sebuah mitos yang tidak dapat dibenarkan. Jika public speaking adalah bakat bawaan sejak lahir maka orang yang tidak mempunyai bakat tersebut tidak dapat menguasai skill public speaking.
Kenyataannya adalah bahwa skill public speaking bukanlah bakat bawaan dari lahir. Siapa saja dapat melatih skill public speaking asalkan mereka mau untuk terus mencoba dan berlatih.
Jika mereka tidak mau berusaha dan berlatih maka sampai kapanpun mereka tidka dapat menguasai skill public speaking.
2. Introvert gak bisa public speaking
Untuk kamu yang merasa bahwa dirimu adalah seorang introvert maka kamu tidak eprlu mengkhawatirkan mitos tersebut. Siapa saja tentunya dapat menguasai skill public speaking ini, baik itu introvert ataupun ekstrovert.
Hanya saja mungkin terdapat perbedaan cara untuk melatih skill ini bagi seorang introvert dan ekstrovert. Sejatinya seorang introvert sedikit mengalami kesulitan jika harus berlatih di tempat dan kondisi yang ramai. Jadi, mereka harus melatih skill ini di tempat yang sepi dahulu.
3. Ekstrovert ahli dalam public speaking
Seorang ekstrovert memang menjadi orang yang pandai bergaul dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kita tidak bisa menyamakan perbincangan yang dilakukan sehari-hari dengan berbicara di depan umum.
Untuk dapat berbicara di depan umum kita memerlukan latihan khusus. Oleh sebab itu, tidak menjamin seorang ekstrovert yang pandai bergaul dan berbicara di kehidupan sehari-hari dapat berbicara dengan baik di depan umum.
4. Seorang public speaker harus membuat audiensnya tertawa
Tidak setiap public speakers harus membuat audiens tertawa. Sejatinya setiap pembicara memiliki gaya bicaranya masing-masing.
Hal yang paling penting adalah pembicara tersebut dapat membuat suasana yang menarik dan tidak terlalu tegang. Dengan demikian, para audiens tidak cepat bosan dalam mendengarkan apa yang kita bicarakan.
Itulah empat mitos tentang public speaking yang tidak terbukti kebenarannya. Kunci utama untuk menguasai skill ini adalah dengan terus berlatih dan mencoba. Semakin sering kamu berlatih maka kamu akan menjadi semakin mahir dalam public speaking.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Quiet Karya Susan Cain: Kekuatan Seorang Introvert
-
Berkaca dari Menteri Pariwisata, Pentingkah Pejabat Publik Kuasai Public Speaking?
-
Apa Pekerjaan Widi Wardhana Sebelum Jadi Menpar? Kualitas Public Speaking Ramai Disorot
-
CEK FAKTA: Klaim Garam Himalaya Dapat Meredakan Asam Lambung
-
Public Speaking Dokter Reza Gladys Jadi Sorotan Lagi, Kali ini Sampai Ditegur Anggota DPR!
Lifestyle
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
-
Tampil Menarik dan Keren! Intip 4 Daily Outfit Edgy ala Yoon STAYC
Terkini
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
-
3 Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton Penggemar Solo Leveling
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru