Dari zaman kakek kita dulu, sampai orang tua kita kalau soal kehidupan anak kos pasti ada cerita dukanya. Bahkan mungkin cerita susahnya lebih banyak, kan?
Namanya anak kos, jauh dari orang tua dan kampung halaman, berniat menuntut ilmu di jenjang perkuliahan dituntut harus mandiri, bukan lagi belajar mandiri. Kalau sebelumnya terbiasa selalu mendapatkan pelayanan dan pemberian dari orang tua bahkan bisa dibilang semua serba disediakan, jadi anak kos tentu tak bisa begitu. Semua dikerjakan sendiri dari urusan cuci pakaian, soal makanan sampai urusan tetek-bengek dikerjakan sendiri. Walaupun hal ini sebenarnya tidak berlaku bagi anak kos yang orangtuanya sudah tajir melintir.
Nah supaya kamu tetap berjaya di akhir bulan sebagai anak kos, sambil nunggu transferan, dan gak melulu makan mie instan karena uang sudah tinggal selembar, berikut kita bahas 5 tips agar tetap senyum di akhir bulan.
1. Jangan Kosongin Saldo ATM Begitu Dapat Kiriman
Begitu kamu dapat transferan uang dari orang tua di awal bulan, jangan langsung kamu tarik tunai semua uangnya. Lebih baik kamu ambil setengahnya, kemudian kamu belanjakan sembako untuk kebutuhan setengah bulan di kosan seperti beras, dan bahan makanan awet lainnya. Ini berlaku bagi yang suka masak dan di kosannya tersedia alat dapur. Tapi bagi yang gak sempat masak atau gak bisa masak, lebih baik langsung kamu setor ke katering langganan atau warteg favorit. Katakan saja, bahwa kamu nabung uang makan disitu biar gak ngutang!
2. Buat Daftar Belanjaan Bulanan
Sebelum transferan uang datang, kamu mesti membuat daftar kebutuhan bulanan yang pokok, agar pengeluaran kamu terkendali. Syukur-syukur kamu bisa sisipkan sekian persennya untuk ditabung atau uang darurat.
3. Hindari Party-Party
Jangan pernah mengalokasikan dana jatah bulanan kamu untuk kegiatan hiburan yang gak penting, misal party-party. Ingat kamu belum memiliki penghasilan sendiri lho.
4. Jangan Pamer Isi Saldo Kiriman Orang Tua
Jangan suka pamer atau suka umbar jatah bulanan kamu sama teman-teman kuliah. Tahu sendiri, kan? Kalau gak mereka pengen hutang atau minta ditraktir. Ini sama saja pengeluaran tak terduga lho.
5. Hindari Travel Berbiaya Mahal
Hindari traveling mahal, semisal sampai mengeluarkan budget diatas jatah bulanan kamu dari orang tua. Misal, liburan ke labuan bajo atau ke Bali. Tahan dulu soal liburan itu sampai kamu punya penghasilan lain di luar transferan orang tua.
Unik kan tipsnya? Ini berlaku bagi anak kos dengan kategori dari keluarga sederhana ya, bukan keluarga Sultan.
Baca Juga
-
Adu Prestasi Bunga Zainal vs Ria Ricis di Dunia Entertainment, Siapa yang Lebih Unggul?
-
Marak Konten Kontroversial, Apakah Semua Salah Ria Ricis?
-
5 Negara dengan Gaji Tukang Sampah Fantastis, Bisa Bikin Kamu Iri!
-
4 Pesona Cantiknya Nafa Urbach yang Blusukan Masuk Kampung di Magelang
-
Konser Tahun Baru di Labuhan Bajo, Personil GIGI Pamer Pemandangan Indah
Artikel Terkait
-
4 Momen Ketika Menjadi Anak Kos yang Paling Sering Dikenang, Mengalaminya?
-
4 Cara Bertahan Hidup yang Sering Dilakukan Anak Kos, Pernah Mengalaminya?
-
Disayang Bapak dan Ibu Kos, Laki-Laki Ini Sampai Terharu Saat Lulus Kuliah
-
5 Kebiasaan yang Bisa Bikin Rencana Keuangan Anak Kos Berantakan
-
Pembacok Tamu Anak Kos di Cengkareng Berprofesi Ojol, Keluarga Diduga Tutupi Keberadaan Lutfi yang Kini Buron
Lifestyle
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
Bocoran Samsung Galaxy S26 Series: Spek Canggih, Bikin Tech Enthusiast Gak Sabar
-
Suzzanna Tantang Danur Saat Lebaran 2026: Duel Calon Ratu Film Horor Indonesia
-
4 Rekomendasi Tablet Dukung SIM Card Paling Worth It di 2026, Harga Terjangkau Mulai Rp 1 Jutaan
-
4 Sunscreen Matcha, Penyelamat untuk Cegah Kulit Kemerahan dan Breakout
Terkini
-
Bedah Makna Lagu Bernadya "Kita Buat Menyenangkan": Seni Memaafkan Hal Kecil
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
Demon Slayer Infinity Castle dan Gundam GQuuuuuX Raih Best Picture TAAF 2026
-
Dokumen Jeffrey Epstein Sebut Nama Donald Trump dan Bill Clinton, Apa Kasusnya?