Saat ini di Indonesia, pendidikan yang lebih di sekolah adalah pendidikan secara akademik. Para murid akan diajarkan berbagai disiplin ilmu yang sesuai dengan kurikulum yang sudah dibuat. Sejatinya tidak ada masalah sekolah lebih mengutamakan pendidikan akademik, karena memang sudah menjadi tuntutan dari kurikulum.
Yang menjadi masalah saat ini adalah sekolah jarang mengajarkan secara langsung kepada muridnya tentang pendidikan karakter dan pendidikan kehidupan. Padahal sejatinya kedua pendidikan tersebut sangat berpengaruh kepada murid setelah mereka lulus dari bangku sekolah.
Berikut ini adalah lima pelajaran penting yang jarang diajarkan secara langsung saat di sekolah.
1. Manajemen waktu dan tujuan
Saat ini banyak sekolah yang suka memberikan banyak tugas kepada murid-muridnya. Sejatinya tidak masalah memberikan banyak tugas tersebut, asalkan sekolah juga membekali muridnya tentang manajemen waktu yang baik. Masih banyak murid yang kerepotan untuk mengatur waktunya hanya karena banyaknya tugas yang ia terima dari sekolah. Harusnya hal ini menjadi perhatian lebih untuk pihak sekolah agar bisa memberikan tips manajemen waktu yang baik untuk muridnya.
2. Cara mengatasi kegagalan
Meskipun tidak semua namun nyatanya masih banyak sekolah yang hanya mementingkan hasil dari murid-muridnya. Mereka akan memberikan sanksi kepada murid yang gagal. Murid akan merasa takut dan kehilangan semangat ketika mereka mendapatkan sanksi atas kegagalannya tersebut. Seharusnya pihak sekolah lebih mengutamakan untuk melihat proses yang dilakukan oleh muridnya dan memberikan pencerahan ketika muridnya gagal.
3. Cara mengatur keuangan
Manajemen keuangan merupakan salah satu life skill yang sangat berguna dalam kehidupan kita. Mungkin sekolah sudah sering mengajarkan pepatah hemat pangkal kaya. Namun sekolah hanya sekedar mengajarkan pepatah tersebut tanpa ada tindak lanjutnya. Alangkah baiknya pihak sekolah juga memberikan tips-tips mengatur keuangan yang baik untuk para muridnya.
4. Keterampilan bersosialisasi
Keterampilan dalam bersosialisasi juga dapat memberikan pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan kita. Karena kemampuan ini dapat menjadi penunjang bagi diri kita dalam membangun personal branding yang baik. Namun nyatanya keterampilan untuk bersosialisasi ini masih cukup jarang diajarkan di banyak sekolah. Alangkah baiknya sekolah dapat membuat berbagai kegiatan yang dapat menunjang keterampilan ini bagi para muridnya.
5. Menjaga dan merawat diri
Merawat diri di sini tidak hanya merawat dalam bentuk fisik, melainkan juga merawat mental dan pikiran. Kenyataannya masih banyak murid-murid yang mendapatkan banyak pelajaran dan tugas dari sekolah sampai-sampai mereka melupakan kondisi mereka sendiri. Kasus paling banyak adalah mereka mengabaikan kesehatan mental mereka demi bisa menyelesaikan semua tugas yang mereka dapat.
Itulah lima pelajaran penting yang jarang diajarkan secara langsung di bangku sekolah. Alangkah baiknya sekolah juga dapat mengajarkan beberapa pelajaran tersebut bersamaan dengan pelajaran akademik yang sudah sesuai dengan kurikulum yang ada.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan
-
Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!
-
Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat
-
DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!
-
IDAI Usul MBG di Kantin Sekolah, Utamakan Anak di Wilayah 3T
Lifestyle
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
Terkini
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak
-
Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?
-
Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?