Pada usia TK B atau sekitar 5-6 tahun, anak-anak sudah mulai dilatih mengenal huruf dan membaca oleh gurunya di sekolah. Agar tidak tertinggal dan dapat mengikuti proses membaca dari awal, ada baiknya sebelum memasuki usia TK anak sudah dikenalkan pada abjad terlebih dahulu.
Berikut ini ada beberapa tips mengajarkan anak membaca seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
1. Kenalkan huruf sejak dini
Jangan menunggu anak memasuki usia sekolah untuk mengajarkannya membaca. Setidaknya kenalkan huruf sejak dini pada anak, agar pada saat sekolah ia sudah terbiasa dan lebih mudah menghapal abjad secara keseluruhan.
Parents bisa memulai dengan mengenalkan huruf vocal terlebih dahulu, jika anak sudah hapal, mulai kenalkan huruf konsonan secara bertahap.
2. Tempel poster alfabet
Agar anak semakin tertarik membaca, tempelkan poster alfabet yang menarik di dinding rumah, anak akan lebih mudah melihat deretan huruf-huruf yang di pajang sehingga memudahkannya untuk mengingatnya setiap hari.
3. Gunakan flash card
Salah satu alat yang bisa membantu anak mengenal huruf yaitu flash card, biasanya flash card sangat membantu karena ada gambar di sisi huruf yang menunjukan huruf awal dari gambar tersebut.
Anak akan terbantu dan lebih mudah untuk mengingatnya. Gambar ayam akan mengingatkan anak pada huruf "A" dan begitu seterusnya.
4. Ajari suku kata
Jika anak sudah hapal semua huruf abjad, maka selanjutnya parents bisa mengenalkan suku kata pada anak. Untuk awal, ajari anak suku kata simpel 2 huruf yang terdiri satu vokal dan satu konsonan. Contoh: ma, mi, pa, pi dan seterusnya.
5. Ajari akhiran huruf mati
Jika dua suku kata sudah anak kuasai, selanjutnya parents bisa mengajarkan akhiran huruf mati. Contoh: ma lam, ge lap dan seterusnya
6. Ajari huruf mati sambung
Langkah selanjutnya perkenalkan anak pada huruf mati sambung seperti "ng" dan "ny". Jika sudah hapal bisa di kombinasikan dengan suku kata lain. Contoh: uang, nyamuk, dan lain sebagainya.
7. Mulai membaca kata per kata
Jika semua step sudah dilalui, selanjutnya adalah belajar membaca kata per kata. Lanjutkan ke kalimat yang lebih panjang dan latihlah terus menerus sampai lancar.
Kunci utama belajar pada anak adalah konsistensi dan latihan. Semakin sering latihan secara konsisten maka anak akan semakin terbiasa membaca.
Peran orangtua sangat penting dalam hal ini, karena itu jangan bosan untuk terus mengajari anak membaca. Karena membaca adalah jendela dunia, mari dukung anak menjadi pintar membaca!
Baca Juga
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween
-
Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien
-
Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
Artikel Terkait
-
Suami Menanggung Dosa Istri dan Anak, Benarkah? Berikut Penjelasan Buya Yahya
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tak Jelas, Arif Rachman Arifin Eks Anak Buah Sambo Bacakan Eksepsi Hari Ini
-
Indah Permatasari Ogah Bahas Ibunya yang Masih Tolak Arie Kriting Jadi Menantu Padahal Sudah Dikaruniai Cucu
-
Fakta Baru Imam Mahdi Palsu di Riau, Ubah Cara Salat hingga Nikahi Gadis Bawah Umur
-
Bagaimana Fase Anak Mengalami Gagal Ginjal Akut?
Lifestyle
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Bebas Jerawat! 4 Serum Eksfoliasi Fragrance Free Pori Bersih Tanpa Iritasi
-
Atasi Skin Barrier Rusak! 4 Repair Serum Ini Cepat Pulihkan Kulit
Terkini
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026