Tidak sedikit pemimpin yang ada di perusahaan memiliki kepribadian introvert. Kepribadian introvert biasanya lebih kalem dibandingkan dengan kepribadian ekstrovert.
Di tempat kerja, jika kamu memiliki pemimpin introvert bisa jadi itu pertanda baik. Pemimpin yang introvert cenderung tidak menyukai basa-basi dan pertemuan tatap muka secara langsung.
Selain itu, ada keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan sebagai bawahannya. Kabar baiknya, pemimpin dengan kepribadian introvert ini lebih banyak mendengarkan dibandingkan bicara.
Untuk lebih lengkapnya, simak empat keuntungan pemimpin introvert di tempat kerja berikut ini.
1. Tidak terlalu sering pertemuan tatap muka atau rapat
Introvert menyadari bahwa beberapa orang seperti diri mereka sendiri tidak menikmati rapat. Orang-orang dengan kepribadian ini menyadari membutuhkan waktu untuk mengisi ulang energi dan mempersiapkan diri secara mental untuk bekerja keesokan harinya.
Oleh karena itu, pemimpin introvert cenderung untuk memanfaatkan waktu rapat sebaik-baiknya dan tidak ada kumpul setelah jam kerja.
2. Banyak berikan pendekatan 'belajar sambil berjalan'
Biasanya pemimpin dengan kepribadian introvert ini tidak melatih bawahannya satu per satu. Justru mereka menyukai 'belajar sambil berjalan'.
Orang dengan kepribadian introvert lebih suka menunjukkan kepada seseorang dasar-dasarnya dan membiarkan mereka belajar sambil berjalan. Hal ini memungkinkan mereka untuk mempelajari budaya perusahaan sambil juga mengembangkan gaya kerja mereka sendiri.
Sehingga mereka bisa menetapkan hal yang paling cocok untuk kepribadiannya.
3. Lebih banyak mendengarkan dibanding berbicara
Salah satu keahlian yang harus dimiliki pemimpin adalah public speaking. Meskipun pemimpin introvert bisa berbicara di depan umum, ada waktunya mereka untuk mendengarkan.
Jika dibandingkan dengan orang ekstrovert, orang-orang introvert ini cenderung lebih banyak mendengarkan bawahannya dibandingkan berbicara pada mereka.
4. Menangani konflik dan masalah dengan cara berbeda
Setiap orang memiliki kepribadian dan latar belakang yang berbeda-beda. Begitu juga dengan pemimpin yang introvert.
Biasanya mereka cenderung lebih berhati-hati ketika menangani masalah dan konflik yang ada. Selain itu, mereka juga tidak akan tergesa-gesa untuk menyelesaikan masalah. Terkadang, terlalu lama dalam menangani suatu masalah biasanya menghambat mereka.
Kaum introvert harus belajar untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam menyelesaikan masalah dan konflik. Tapi ada juga orang-orang introvert yang menyelesaikan dengan cara yang unik dan efektif soal ini.
Meskipun begitu, bukan berarti orang-orang introvert adalah pemimpin yang terbaik. Setiap orang memiliki gaya kepemimpinan efektif masing-masing dan memiliki ciri khas.
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Joel Khawatirkan Ellie usai The Last of Us Episode 5, Ini Kata Craig Mazin
-
Bikin Ngakak, Pedro Pascal Ungkap Kejadian Lucu saat Ditawari Peran The Last of Us
-
3 Fakta Menarik Serial The Crown Season 5
-
5 Fakta Menarik Manga One Piece Chapter 1066
-
7 Rahasia Gelap Pemerintah Dunia dalam Dunia One Piece!
Artikel Terkait
-
CEK FAKTA: Kagum dengan Islam, Kim Jong Un Kunjungi Indonesia
-
Ulasan Film Split: Memahami Gangguan Kepribadian Ganda (DID)
-
Ulasan Buku Quiet Karya Susan Cain: Kekuatan Seorang Introvert
-
Harga Setara Lexi 155, Begini Memikatnya Motor Listrik Ultraviolette Shockwave
-
Koreksi Diri, 3 Hal Ini Membuat Kita Terjebak dalam Pilihan Salah
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata