Pedro Pascal merupakan salah satu pemeran utama serial HBO, The Last of Us. Dalam wawancaranya baru-baru ini, Pedro Pascal sempat melupakan tawaran untuk main di serial HBO The Last of Us.
Pedro Pascal menceritakan pengalamannya saat ditawarkan peran The Last of Us dalam reality show 'The Tonight Show' yang dibawakan Jimmy Fallon.
Pascal mengingat jelas percakapan larut malam dengan Craig Mazin dan Neil Druckmann itu. Setelah meminum pil tidur untuk membantu mendapatkan istirahat yang sangat dibutuhkan, Pascal mengatakan bahwa ia mendapatkan telepon lagi untuk mendengar pengumumannya.
"Itu adalah keadaan yang sangat aneh. Saya sebenarnya berada di London dan semua orang berada di Los Angeles," kata Pedro Pascal pada 4 Februari 2023, sebagaimana dilansir dari Screen Rant.
Pascal saat itu dikirimi skrip The Last of Us yang saat ini sudah disiarkan di HBO.
"Saya suka Chernobyl, miniseri yang dia tampilkan untuk HBO. Sungguh luar biasa. Lagi pula, saya membaca naskah pertama dan saya seperti 'Ya, ya, ya'," ungkapnya.
Kemudian Pascal melanjutkan percakapan itu hingga akhirnya dia memerankan Joel Miller.
"Saya mendapat telepon dan diberi tahu bahwa saya mendapat pekerjaan itu setelah mengambil pil tidur," terangnya.
Pascal baru menyadarinya setelah bangun di pagi hari.
"Ya ampun. Saya sangat menginginkan pekerjaan itu," ungkapnya.
Dengan peran Pascal dalam The Last of Us dan The Mandalorian, aktor kelahiran Chile itu dengan cepat menjadi pemeran televisi paling laris saat ini.
Popularitasnya saat ini adalah hasil kerja keras selama dua dekade untuk mengasah keahliannya dan membangun untuk namanya sendiri di dunia hiburan.
Pascal pertama kali bekerja dengan nama Pedro Balmaceda dan Alexander Pascal sebelum akhirnya menetapkan moniker profesionalnya saat ini.
Mengambil peran kecil dalam segala hal, mulai dari Buffy the Vampire Slayer hingga Law and Order dan The Mentalist, Pascal berperan sebagai Oberyn Martell di Game of Thrones Season 4 yang pertama kali membuatnya terkenal.
Kemudian berlanjut memerankan Agen DEA, Javier Pena dalam drama terkenal Netflix, Narcos.
Ketenaran Pascal akan terus meningkat di layar lebar setelah mendapatkan peran yang didambakan, seperti Agen Whiskey di Kingsmen: The Golden Circle tahun 2019.
Meskipun kariernya berkembang pesat dalam satu dekade terakhir, perannya sebagai pemburu hadiah Din Djarin dalam The Mandalorian yang membuat bakatnya bersinar.
Identik dengan pembuat senjata Star Wars, keputusan untuk memilih Pascal sebagai The Last of Us dipuji secara luas. Ada kemiripan karakter dari dua perannya tersebut.
Namun, dengan The Last of Us saat ini menarik perhatian pemirsa, peran baru Pedro Pascal bisa jadi dianggap sebagai salah satu yang terbaik.
Baca Juga
Artikel Terkait
Entertainment
-
Lesti Kejora Pilih Rehat Sejenak dari Dunia Hiburan, Ini Alasannya!
-
Amanda Seyfried Tak Berambisi Menangkan Piala Oscar, Ini Alasannya
-
Aktor AI di Industri Film Jadi Polemik, Chris Pratt Justru Tak Ambil Pusing
-
Produser Bocorkan Kisah Bridgerton Musim 5 dan 6 Jelang Rilis Musim 4
-
#thELastforSYIFA: Intip Momen Intim Tunangan Syifa Hadju dan El Rumi
Terkini
-
Blak-blakan, Erick Thohir Ungkap Misi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Buku Hujan yang Tertinggal di Matamu: Antologi Rasa, Cinta, dan Kenangan
-
Konsep Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi: Nuansa Earthy dengan Busana Elegan
-
Ironi Prioritas: Saat Program MBG Menggeser Martabat Guru dan Nakes
-
4 Cleanser Madecassoside, Penyelamat Atasi Breakout dan Cegah Iritasi