Bagaimanapun juga, perselingkuhan sama sekali tidak bisa dibenarkan. Perselingkuhan dapat menjadi penyebab utama putusnya sebuah hubungan bahkan pernikahan. Perselingkuhan juga dapat memicu kekerasan dalam rumah tangga serta dapat memberikan dampak buruk terhadap korbannya.
Sudah seharusnya setiap pasangan berusaha keras untuk menghindari perselingkuhan. Namun, tetap saja ada orang yang berselingkuh. Mengapa hal ini bisa terjadi? Berikut ini adalah beberapa motif yang dapat melatarbelakangi kenapa seseorang tetap berselingkuh.
1. Jatuh cinta kepada orang lain
Motif pertama yang dapat membuat seseorang berselingkuh adalah karena ia telah jatuh cinta kepada orang lain. Terkadang, kurangnya rasa cinta ia rasakan kepada pasangan dalam hubungan yang telah terjalin cukup lama dapat memunculkan keinginan untuk berselingkuh. Ia merasa perlu mencari cinta yang lain.
2. Perasaan bosan yang melanda
Motif kedua kenapa seseorang berselingkuh adalah karena ia merasa bosan dengan hubungan yang sedang ia jalani. Meskipun terlihat tidak ada masalah dalam hubungannya, tetapi berkurangnya variasi dalam hubungan dapat membuat suasana bosan semakin terasa dan akhirnya ia lebih memilih untuk berselingkuh.
3. Merasa diabaikan oleh pasangan
Motif ketiga adalah ketika seseorang sering merasa diabaikan oleh pasangannya. Mirip dengan perasaan kurangnya cinta, perselingkuhan juga dapat terjadi karena kurangnya perhatian yang dicurahkan oleh pasangan.
4. Situasi dan kondisi yang mendukung
Tindakan perselingkuhan tidak hanya dapat terjadi karena ketidakpuasan dalam hubungan, tetapi juga dapat terjadi karena situasi dan kondisi yang mendukung. Faktor situasional seperti mabuk atau stres berat juga dapat menyebabkan seseorang selingkuh.
5. Meningkatkan harga diri
Bagi sebagian orang, berselingkuh dapat meningkatkan ego dan harganya dirinya. Ia menganggap bahwa ia mampu menaklukan orang lain. Padahal, situasi ini sama sekali tidak dapat dibenarkan. Sudah seharusnya seseorang menghargai pasangannya dengan benar dan tidak mencoba untuk mencari cinta yang lain.
6. Tidak merasa berkomitmen
Faktor selanjutnya kenapa seseorang dapat berselingkuh adalah karena ia merasa tidak sedang berkomitmen. Kurangnya komitmen seseorang pada pasangan dapat mengarah pada rasa ketidakpuasan hubungan hingga akhirnya ia lebih memilih untuk berselingkuh.
Itulah enam faktor yang dapat menjadi penyebab kenapa seseorang berselingkuh. Kita tentu tidak bisa membenarkan apapun alasannya karena perselingkuhan mendatangkan banyak sekali dampak buruk.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
Artikel Terkait
-
Mengenal 4 Zodiak yang Tidak Cocok dengan Scorpio dalam Hubungan Asmara
-
Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku
-
Motif Asmara Tak Direstui! Aksi Fortuner Putih Culik Lansia di PIK Terancam 12 Tahun Bui
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Sadis! Pemuda Tewas di Biliar Grogol Sengaja Dijatuhkan dari Lantai 2 usai Cekcok Mabuk Miras
Lifestyle
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bye Bekas Luka! 4 Brightening Body Lotion Ini Bikin Kulit Cerah dan Lembap
-
5 Pilihan Body Scrub Ekstrak Green Tea untuk Merawat Kulit Cerah dan Halus
-
Bebas Bahan Iritan, 4 Pilihan Body Lotion Fragrance-Free untuk Kulit Eksim
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Kirsten Dunst Gabung Sekuel The Housemaid, Intip Sinopsis dan Jadwal Tayang
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim